bernasnews — Kegiatan Pos Yandu dan Lansia RW 08 Suryoputran pada bulan Oktober 2022 ini ada yang berbeda dan cukup istimewa. Pasalnya kegiatan rutin yang digelar setiap bulannya, bertempat di nDalem Probodikaran, Jalan Pesindenan, Kampung Suryoputran, Panembahan, Kraton, Yogyakarta, mendapat kunjungan puluhan tamu yang berasal dari luar negeri.
“Kegiatan rutin terpaksa dimajukan yang biasanya setiap tanggal 14, dikarenakan ada kunjungan rombongan dari FOI (Foodbank of Indonesia) atau Bank Pangan Indonesia dan dari warga negara peserta G20, kegiatan dimajukan hari ini (6/10),” kata Pengurus Lansia RW 08 Suryoputran Nani Susilo, di sela-sela kegiatan, Kamis (6/10/2022).
Lanjut Nani menjelaskan, bahwa kunjungan rombongan tersebut merupakan kali keduanya. Mereka berkunjung ke RW 08 Suryoputran, di tiga titik tempat, Rumah Mbak Tutik warga RT 24, Sekolah TK Negeri 3 Yogyakarta, dan tempat kegiatan Pos Yandu Lansia. Sedangkan kegiatan rutin Pos Yandu dan Lansia sendiri, pengecekan berat badan, serta pemberian makanan bergizi, dan tekanan darah untuk lansia

“Mereka berkunjung kemari karena ada warga kami Mbak Tutik yang menjadi relawan dan mungkin bagian dari mereka. Selain itu, mereka juga memberikan donasi untuk kegiatan berupa makanan, kue dan susu,” ujar aktifis kampung dan PKK Kelurahan Panembahan itu.
Menurut pengamatan bernasnews, puluhan tamu yang hadir di Pos Yandu dan Lansia RW 08 Suryoputran diantaranya seperti wisatawan manca negara yang biasa jalan-jalan melintasi Kampung Suryoputran dilihat dari postur, serta ciri-ciri phisik. Jika dilihat dari logo-logo di banner yang tertempel venue, selain dari FOI atau Bank Pangan Indonesia juga SADARI (Sayap dari Ibu).
Dilihat dari tajuknya ‘Kampung Sayap dari Ibu’, dengan program pangan Balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, rombongan tersebut bisa dikatakan tidak jauh dari program pangan untuk negara – negara berkembang, termasuk Indonesia tentunya.
“Bingkisan setiap satu paket tas kresek, berisi beberapa item makanan dan minuman susu. Bukannya tidak bersyukur tapi kondisinya ya begitulah,” ujar seorang warga yang tidak mau disebut namanya saat bernasnews menanyakan dan melihat isi tas kresek yang ditenteng. (ted)











