News  

Kemampuan Literasi Kepala Sekolah Harus Mengimbas ke Para Siswa

Kepala Dinas Dikpora DIY Didik Wardaya, S.E.,M.Pd. saat menyampaikan sambutan pada peluncuran Gerakan Literasi “Derap Langkah Kepala SMA-SMK Kota Yogykarta” di Balai Pendidikan Menengah Kota Yogyakarta, Jalan Tompeyan, Tegalrejo, Selasa (4/10/2022). Foto: Y.B. Margantoro/ bernasnews.

bernasnews – Gerakan Literasi “Derap Langkah Kepala SMA-SMK Kota Yogyakarta” yang diselenggarakan Balai Pendidikan Menengah Kota Yogyakarta patut diapresiasi dan dijadikan agenda tetap. Setiap upaya pengembangan kemampuan pendidik, antara lain di bidang literasi, harus dapat mengimbas ke warga sekolah khususnya para siswa.

“Kesadaran dan kemampuan berliterasi sangat penting bagi kehidupan, khususnya di sektor pendidikan. Dengan literasi yang baik, kita akan mampu memecahkan masalah dengan baik pula. Seiring dengan perkembangan zaman dan tuntutan yang kian meningkat, kompetensi literasi tidak cukup hanya membaca menulis, matematika, sains.

Namun berkembang ke literasi data, literasi keuangan, literasi digital, sampai literasi kemanusiaan. Itu semua sangat penting bagi kehidupan kita yang kian kompleks,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Didik Wardaya, S.E. M.Pd. saat membuka Gerakan Literasi yang diselenggarakan Balai Pendidikan Menengah (Baldikmen) Kota Yogyakarta di aula setempat, Jalan Tompeyan Tegalrejo, Yogyakarta, Selasa (4/10/2022).

Sebagaimana dilaporkan Kepala Baldikmen Kota Yogyakarta Dra Triana Purnamawati, M.M., agenda yang akan dilaksanakan secara rutin tahunan ini bertema “Tergerak, Bergerak, dan Menggerakkan”. Acara diprogram empat kali pertemuan, Selasa dan Rabu (4 dan 5/10) dengan 16 kepala SMA sebagai pemakalah. Kemudian dua pekan lagi sebanyak 19 kepala SMK sebagai pemakalah.

Untuk hari pertama Selasa (4/10) tampil sebagai pemakalah Kepala SMA Muhammadiyah 1   Yogyakarta Herunugroho, M.Pd., Kepala SMA N 6 Yogyakarta Siti Hajarwati, M.Pd.Si., Kepala SMA Stella Duce 2 Yogyakarta Antonius Haryanto, M.Pd., Kepala SMA Sang Timur Yogyakarta Dra. Sr. Antoni, PIJ (berhalangan karena sakit, tapi menyampaikan makalah).

Kemudian Kepala SMA IT Abu Bakar Yogyakarta Nur Khasanah, M.Ag., Kepala SMA N 5 Yogyakarta Fadiyah Suryani, M.Pd. Si., Kepala SMA BOPKRI 2 Yogyakarta Dr. Sri Sulastri, M.Pd., dan Kepala SMA BOPKRI 1 Yogyakarta Sartana S.PAK., M.Pd.   

Para pengawas Baldikmen Kota Yogyakarta yang melaksanakan bimbingan karya untuk kelompok SMA adalah Aris Priyanto, Sri Murtiningsih, Miftakodin, dan Reni Herawati. Untuk kelompok SMK adalah Paryoto, Rustamaji, Luh Komang Budi Astuti, Sutrisno, dan Purwanto.

Pada bagian lain, Didik Wardaya mengemukakan, para kepala sekolah dan guru hendaknya meningkatkan komitmen untuk pendidikan yang lebih baik. Peningkatan kualitas pendidikan akan memberikan makna bagi sikap setiap insan, juga pola berpikir, dan pola bertindaknya. Penulisan best practice kepala sekolah adalah sebuah upaya untuk mengenalkan dan melaksanakan kepemimpinan di sekolah demi pendidikan lebih baik.

“Sebagai pendidik, guru tidak dapat menentukan masa depan anak didik. Namun guru dapat menyiapkan anak yang mampu meraih masa depan mereka,” kata Kepala Dinas Dikpora DIY. (mar)