bernasnews – Sebuah hobi atau kesukaan terhadap sesuatu, misalnya bermain musik apabila ditekuni secara mendalam apalagi ditunjang dengan pendidikan yang mumpuni, maka hobi itu juga akan dapat menghasilkan secara financial.
Seperti yang dilakukan oleh Vincent Adito, berawal dari hobi musik cowok lulusan sarjana hukum dari perguruan tinggi swasta ternama di Jogja ini, telah menghasilkan secara financial di luar basic pendidikan sebagai seorang yang bergelar Sarjana Hukum (SH).
Cowok kelahiran 30 Juni 1998, putra sulung dari pasangan Y. Herliyanto ini setiap harinya bisa dikatakan hidup dalam dua habitat, pagi sebagai staf legal di sebuah kantor dan malamnya berprofesi sebagai seorang DJ (Disc Jokey) atau terkadang juga disebut ‘deejay’.
Disc Jokey adalah seseorang yang terampil memilih dan memainkan musik memainkan rekaman suara atau musik yang telah direkam sebelumnya dalam sebuah cakram atau piringan hitam.
“Awalnya saya emang suka musik, hanya untuk memainkan alat musik nggak ada ‘klik’, akhirnya mendalami musik melalui turntable,” ungkap Vincent, saat ditemui bernasnews, di A&M Co, Yogyakarta, Sabtu (1/10/2022).
Dikatakan, dari suka mendengarkan musik dan clubbing serta pingin mencoba sesuatu yang baru yaitu menjadi seorang DJ, Vincent memutuskan untuk belajar di sebuah lembaga pendidikan Beatus, di bilangan Condongcatur, Sleman, DIY.
“Sebagai seorang profesional sertifikasi memang diperlukan, oleh karena itu menjadi DJ juga didasari ilmu. Sedangkan di dunia entertainment, pengalaman dan jam terbang, karya, serta prestasi DJ merupakan kunci kesuksesan,” beber Vincent.
Lanjut dia menjelaskan, bahwa untuk karya musik bagian dari profesi DJ, Vincent Adito mengaku telah menelurkan satu single hits hanya tidak dipublish. Hal itu, dikarenakan lagu karyanya sebagai ciri khas saat ia unjuk kebolehan pada masyarakat clubbing.
“Apa yang saya bisa dan saya suka akan saya kerjakan asal menghasilkan, pasalnya kebutuhan dan keinginan saya banyak. Untuk dua pekerjaan yang berbeda waktu hanya bagaimana kita mengelola jam istirahat, yang jelas saya tidak bisa nongkrong seperti teman sebaya lainnya,” ujar dia.
Bakat musik Vincent Adito mengalir dari sang ayahnya Y. Herliyanto, yang jaman mahasiswanya juga suka nge-band. Sementara Y. Herliyanto setelah lulus kuliah lebih fokus pada satu pekerjaan berwiraswasta dalam bidang tour and travel, dengan nama Asia Tour Jogja yang ditekuni bersama istri, yang juga ibunda DJ Vincent Adito. (zbd/ ted)












