bernasnews — Daur ulang menjadi kebutuhan tidak terelakkan saat ini, baik dalam pengelolaan sampah maupun air limbah begitu pula dalam bidang pengelolaan lingkungan lainnya. Dalam rangka mendapatkan sumber daya baru dan terbarukan (renewable resources) untuk mendukung kehidupan yang berkelanjutan.
Daur ulang air limbah dapat menjadi alternatif masa depan sebagai sumber air baku yang dapat digunakan dalam mendukung ketersediaan sumber daya air yang layak untuk digunakan. Tantangan dalam penerapannya adalah minimnya tenaga yang kompeten untuk perencanaan daur ulang tersebut, terkesan menggunakan teknologi maju, canggih dan berbiaya mahal, walau sebenarnya tidak sepenuhnya benar, hal tersebut pastinya sangat ditentukan oleh kapasitas, target pengolahan dan lokasi penerapannya.
Disamping tantangan lain yaitu pola pikir masyarakat terhadap air daur ulang itu sendiri, tingkat kebersihan dan pemenuhan regulasi terkait serta ketersediaan sumber air lainnya yang lebih mudah dan murah untuk didapatkan. Dengan kepentingan tersebut, Program Studi Teknik Lingkungan melalui Magister Teknik Lingkungan UII bekerja sama dengan Butik Daur Ulang Project B Indonesia menyelenggarakan Webinar dengan tema Daur Ulang Air Limbah : Potensi, Teknologi dan Aplikasi, diikuti lebih dari 600 peserta baik melalui platform zoom dan live streaming youtube, Sabtu (24/9/2022).
“Air limbah yang terus dihasilkan dalam berbagai kegiatan, baik aktivitas domestik (rumah tangga) maupun industri, namun kali ini kita coba fokus pada pengelolaan air limbah domestic,” jelas Hijrah Purnama Putra selaku Sekretaris Program Studi Teknik Lingkungan UII dalam sambutannya pada pembukaan webinar tersebut.
“Potensi pemanfaatannya sangat tinggi, tinggal bagaimana rekayasa keteknikan dibutuhkan untuk menghasilkan teknologi lingkungan yang tepat guna, mudah, murah dan aplikatif di masyarakat,” lanjut dia.

Dr. Joni Aldilla Fajri, M.Eng sebagai pemateri tunggal dalam webinar tersebut memaparkan, berbagai tantangan dalam pengelolaan air limbah domestik, karakteristik, dan opsi teknologi dalam aktivitas daur ulang air limbah. Menurut dia, disamping terdapat berbagai studi kasus perancangan dan pemenuhan persyarakat kesehatan, lingkungan dan regulasi sebagai bentuk dukungan terkait keberlanjutan dalam daur ulang air limbah.
“Optimisme penerapan konsep daur ulang air limbah sangat mungkin untuk diterapkan di Indonesia,” papar dosen tetap Teknik Lingkungan UII ini.
Kepentingan tersebut, ditangkap dan dikemas menarik oleh UII dengan menghadirkan Magister Teknik Lingkungan UII (MTL UII) pada tahun 2022 ini dalam rangka memenuhi kebutuhan pasar untuk menghasilkan tenaga-tenaga profesional dalam berbagai bidang pengelolaan lingkungan, termasuk daur ulang air limbah.
Semester ini MTL UII membuka kesempatan fresh graduate, profesional, ASN, dan kalangan industri untuk bergabung dalam program pascasarjana. Dengan sumber daya yang dimiliki UII diikuti oleh berbagai fasilitas mumpuni diharapkan pengelolaan lingkungan dapat direncanakan dengan baik agar kokoh bersanding dengan aktivitas pembangunan ekonomi yang kian masif, jika tidak maka kualitas lingkungan akan terus dikorbankan demi pemenuhan kebutuhan hidup manusia. (*/ nun)











