bernasnews.com — Kata ‘harapan’ sangat kerap diucapkan oleh banyak pihak sebagai nasihat untuk membesarkan hati lebih-lebih bagi orang-orang yang sedang terpuruk atau terkena bencana. Namun demikian, harapan itu apa, kerap kali tidak dimengerti secara jelas.
Menyoal kata ‘harapan’ ini akan dikupas dengan tuntas dalam acara Peluncuran dan Bedah Buku, yang berjudul ‘Harapan Daya Hidup Manusia’, karya Yoachim Agus Tridiatno. Acara tersebut gratis dan akan diselenggarakan secara daring melalui Live on Zoom dan kanal Youtube PT. Kanisius, Sabtu, 10 September 2022, Pukul 09:00 – 11:30 WIB.
Kegiatan yang diprakasai oleh DPD Ikatan Sarjana Katolik (ISKA) Yogyakarta, UAJY, dan PT. Kanisius ini menghadirkan nara sumber, Rm. Andrianus Maradiyo, Pr, Rm. P. Mutiara Andalas, SJ, Dr. Dra. M.D Susilawati, M.Hum, serta Dr. Drs. Yoachim Agus Tridiatno, M.A selaku penulis. Sebagai Moderator, Dr. B. Wibowo Suliantoro, M.Hum dan MC Lusy Laksita.
“Buku ini menguraikan harapan dari pelbagai perpektif, yaitu psikologi, filsafat, agama, dan ilmu sosial. Menjelaskan pengertian harapan dengan membedakannya dari optimisme, mimpi, keinginan, cita-cita, dan rencana agar dimengerti posisi persisnya,” terang Yoachim Agus Tridiatno, melalui pesan whats app, Kamis (8/9/2022).
Dikatakan, buku ini mendalami harapan dari dimensi-dimensinya yaitu harapan konkret, kebiasaan berharap, dan sikap penuh harapan, yang ketiganya saling terkait. “Buku ini juga menguraikan ajaran agama-agama mengenai harapan sehingga dapat menjadi bahan dialog lintas-agama,” papar Agus.
Bagi masyarakat Indonesia yang rentan terhadap bencana, harapan sangat penting untuk terus dihidupkan, dipupuk, dan dikembangkan. Maka buku ini juga menjelaskan cara dan latihan untuk mengembangkan harapan.
Lebih dari semuanya, kata Agus, buku ini menegaskan, bahwa harapan adalah keutamaan adikodrati, yaitu keutamaan yang tidak bisa semata-mata diupayakan oleh manusia sendiri. “Keutamaan seseorang untuk terus memiliki harapan dapat dicapai oleh karena bantuan rahmat Allah. Maka sikap penuh harapan sebenarnya sama dengan sikap beriman,” menurut dia. (zbd/ ted)pmtotopmtotopmtotopmtotopmtotopmtotopmtoto












