News  

Pemerintah Kabupaten Sleman Berikan Hibah Alsinta pada 21 Kelompok Tani

BERNASNEWS.COM — Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman serahkan 21 alat mesin pertanian (alsinta), Rabu (29/9/2021) di Tegalsari, Pakembinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman.

Plt. Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman Suparmono mengungkapkan, bahwa hibah ini merupakan bantuan dari Bidang Holtikultura dan Pekebunan Dinas Pertanian, Pangan dan Pertanian Kabupaten Sleman yang bersumber dari APBD.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo secara simbolis menyeahkan hibah bantuan alat mesin pertanian (alsinta) berupa sepeda motor roda tiga kepada salah satu kelompok petani. (Foto: Istimewa)

Hibah alsinta ini diberikan pada 21 kelompok tani yang ada di Kapanewon Pakem, Kalasan, Ngemplak, Turi dan Tempel dengan total nilai Rp 191.874.500,-.  “Alat mesin pertanian yang diberikan berupa motor roda tiga, traktor dangir, cakar baja, pompa air, chopper dan pemotong rumput,” terang Suparmono.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo yang hadir secara langsung menyerahkan hibah tersebut menjelaskan, kegiatan pemberian bantuan hibah bidang holtikultura ini merupakan salah satu wujud komitmen bersama masyarakat dan pemerintah untuk memajukan pertanian dan perkebunan di Kabupaten Sleman.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyerahkan hibah bantuan alat mesin pertanian (alsinta) kepada salah satu kelompok petani di Kabupaten Sleman. (Foto: Istimewa)

“Diharapkan dengan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sleman ini  dapat   menambah   semangat   dan   motivasi   para   petani sehingga   kedepan  petani dapat   lebih   meningkatkan   produktivitasnya yang tentunya akan semakin meningkat pula kesejahteraan para petani,” ujar Kustini.

Bantuan ini, menurut Kustini, juga sebagai salah satu bentuk kepedulian pemerintah untuk mendukung swasembada berupa dukungan bantuan alat mesin pertanian. Ia berharap para penerima bantuan dan kelompok tani dapat memanfaatkan alat mesin pertanian yang diterima untuk kepentingan kelompok tani di wilayah masing-masing dan sekitarnya.

“Saya harapkan para petani dapat memelihara alat mesin pertanian ini agar dapat beroperasi dengan baik, dan berkoordinasi dengan aparat desa dan petugas penyuluh pertanian apabila dijumpai permasalahan di bidang pertanian,” tegas Kustini. (nun/ ted)