BERNASNEWS.COM — Telah terjadi kebakaran di lapangan rumput Alun-alun Utara Kraton Yogyakarta, Selasa (25/5/2021), sekitar pukul 13:30 WIB. Tepatnya di bagian sisi barat lapangan atau depan regol Masjid Gede Kauman, Yogyakarta.
Kejadian tersebut sontak membuat warga sekitar heboh. Kemudian seorang warga kampung Kauman yang juga sebagai petugas Pam Budaya Wisata Alun-alun melaporkan kejadian kebakaran pada petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Yogyakarta.

Api yang sempat menjalar di lahan rerumputan dan belukar kering itu, dalam waktu kurang dari setengah jam dapat dipadamkan oleh petugas Damkar. “Seandainya mobil Damkar telat satu jam aja rerumputan bisa habis terbakar. Apinya berkorbar seperti kebakaran huta di Kalimantan, untung nggak ada angin kencang juga cuaca mendung,” terang Yusro, warga Suronatan, Kampung Kauman Yogyakarta yang menyaksikan kejadian itu.
Sementara menurut sumber, kebakaran lahan rumput dan belukar kering diakibatkan
oleh putung rokok yang dibuang sembarangan oleh seseorang yang jalan melintasi
trotoar pinggiran sisi barat lapangan di Alun-alun Utara Kraton Yogyakarta itu.
Kejadian kebakaran sempat viral dan menjadi perbincangan hangat oleh warga
Jogja.
Usai kejadian kebakaran, Bernasnews.com juga mencoba konfirmasi resmi dari pihak Kraton Yogyakarta melalui seorang staf Tepas Tanda Yekti, yang dijawab bahwa tidak ada keterangan resmi atas kejadian tersebut. “Wah tidak ada mas. Kami malah menunggu informasi selanjutnya dari petugas damkar,” ujarnya.
Kondisi kekinian Alun-alun Utara Kraton Yogyakarta yang berpagar dan tumbuhnya rerumputan liar beberapa waktu lalu sempat menjadi perbincangan heboh di sebuah akun media sosial yang memiliki 2 juta peserta. Perbincangan berupa mengkritisi pemagaran sehingga masyarakat tidak dapat memanfaatkan untuk olahraga, maupun kondisi rumput liar yang mengganggu pemandangan mata, sangat kontras dengan bangunan depan Pagelaran Kraton Yogyakarta. (ted)











