BERNASNEWS.COM — Meskipun kelihatannya mudah, menjadi seorang Youtuber bukan sekadar mengupload video asal-asalan, kemudian datang bayaran. Butuh kesabaran, komitmen, dan kerja keras untuk bisa menjadi seorang Youtuber.
Hal itu terlihat pada sosok Yossie Riyani selaku Youtuber pendatang baru saat melakukan penggambilan video bersama ibu-ibu dari Komunitas Wanita Pelestari Budaya Nusantara, Sabtu (27/3/2021), di The Jayakarta Hotel & Spa Yogyakarta, Jalan Raya Solo, Kabupaten Sleman, DIY.

“Saya mulai cover lagu bersama Minstry Concept yaitu kelompok pemuda multi media GKJ Sedayu. Dengan lagu rohani Jawa, berjudul “Katresnan Tanpa Wates” yang diunggah di chanel youtube GKJ Sedayu pada bulan Desember 2020 lalu,” terang Yossie Riyani kepada Bernasnews.com.
Ibu dari dua putri itu menambahkan, bahwa dari pengalaman
pertama tersebut pada bulan yang sama Desember 2020 membuat akun cahnel youtube
sendiri, dengan cover lagu Tembang
Tresna, ciptaan Arya Satria. “Disusul bulan Januari 2021, saya membuat cover lagu yang ke 2 dengan lagu Cinta
Terisolasi,” kata Yossie.

Wanita Jawa bersuamikan Andreas Sitepu yang asli Batak Karo
dan berdomisili di Agorejo, Sedayu, Bantul ini mengaku, bahwa dirinya hanya
seorang ibu rumah tangga biasa yang suka dengan kesenian. “Suami saya sangat
mendukung, kebetulan suami juga berlatar belakang pendidikan seni, alumni ISI
Yogyakarta,” ucap Yossie Riyani.

Untuk cover lagu “Gambang Suling” karya Ki Nartosabdo, lanjut Yossie, pihaknya bekerja sama dengan Dimas dan Rofi anak muda yang hebat. Selain melibatkan Komunitas Wanita Pelestari Budaya Nusantara, juga diselingi pembacaan Geguritan (Puisi Jawa) berjudul Piwelinge Ibu, karya Drs. Wahyu, ST dibacakan oleh Sisca Avri.
“Berkarya sebagai youtuber itu banyak sukanya, tambah pengalaman, dapat ilmu baru dan teman-teman baru. Ke depan tidak menutup kemungkinan mencoba meng-cover lagu genre lain. Tapi 90 % lagu-lagu Jawa dan tetap berkebaya,” tutup Yossie Riyani. (ted)











