BERNASNEWS.COM — Setelah kendala pertama masalah kuota dapat teratasi, mengingat dampak School from Home (SFH) dan banyaknya orangtua siswa yang kehilangan penghasilan karena pandemi Covid-19, SMK Negeri 2 Yogyakarta berusaha mengatasi masalah lainnya.

Kali ini, SMKN 2 Yogyakarta mengatasi kendala baru yakni siswa yang tidak bisa mengikuti pelajaran jarak jauh (PJJ) karena tidak memiliki gadget atau punya gadget tapi tidak bisa men-support atau error ketika dipakai untuk PJJ. “Darii hasil penelusuran dan analisa Pelajaran Jarak Jauh (PJJ) SMKN 2 Yogyakarta yang kesekian kalinya, muncul kendala baru, yaitu ada 8 siswa yang tidak dapat mengikuti PJJ karena gadget yang dimiliki tidak support atau error ketika dipakai PJJ, bahkan ada yang tidak memiliki gadget dari awal,” kata Dodot Yuliantoro, Kepala Sekolah SMKN 2 Yogyakarta, kepada Bernasnews.com, Senin (27/4/2020).
Dikatakan, pihak sekolah akan mengupayakan membantu siswa-siswa ,khususnya yang terdampak pandemi Covid-19.

“Selain bantuan kuota dan sembako periode 1, sekarang peminjaman tablet kepada siswa. Semoga bisa melancarkan PJJ siswa SMKN 2 Yogyakarta dan meringankan beban siswa dan orangtua,” ungkap Dodot.
Senada dengan Dodot, Maryuwono selaku Waka Sarana dan Prasarana menyampaikan, bahwa tablet tersebut dapat digunakan siswa hingga PJJ atau KBM online sampai dengan PJJ dinyatakan selesai. (nun/ ted)











