News  

Selama Ramadan, RW 08 Suryoputran Tetap Lakukan Penyemprotan Disinfektan

BERNASNEWS.COM — Bertepatan peringatan Hari Bumi, Ketua RW 08 Suryoputran Seno Pratomo mengingatkan kembali pentingnya menjaga lingkungan alam dengan penghijauan atau bercocok tanam apapun dengan memanfaatkan lahan yang ada. Hal itu disampaikan di sela-sela kegiatan penyemprotan disinfektan yang ke 9, Rabu (22/4/2020), di Pos Darurat Corona RW 08 Suryoputran, Ndalem Probodikaran, Jalan Pesindenan, Yogyakarta.

Persiapan penyemprotan disinfektan yang ke 9, Rabu (22/4/2020), di lingkup RW 08 Suryoputran, Kelurahan Panembahan, Kecamatan Kraton, Yogyakarta. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

“Selain menambah keindahan kampung, dengan bercocok tanam akan meningkatkan oksigen dan tentunya juga bisa memberikan manfaat secara ekonomi. Dan dalam upaya memutus mata rantai wabah Covid-19, berdasar kesepakatan Pengurus Kampung Suryoputran penyemprotan disinfektan selama Ramadan tetap dilaksanakan,” terang Seno Pratomo.

Jadwal penyemprotan tetap dilakukan setiap hari Minggu dan Rabu. “Hanya waktu pelaksanaan tidak pagi hari namun selepas bakda Ashar, jam 15:30 WIB. Sekalian ngabuburit menantikan saat berbuka puasa,” ujarnya.

Menurut Seno, untuk penyemprotan seluruh wilayah RW 08 Suryoputran yang terbagi dalam administrasi kewilayahan RT 24, 25, 26, 27 dan 28 membutuhkan waktu rata-rata berkisar 1,5 jam dan menghabiskan cairan disinfektan 300 liter. Seno juga mengingatkan kembali pada warga perihal imbauan larangan untuk mudik.

“Saya ingatkan lagi warga agar yang punya keluarga atau sanak saudara di luar daerah untuk tidak mudik dahulu tahun ini, terlebih pemerintah pusat telah melarang warga untuk mudik mulai tanggal 24 April 2020. Hal ini dimaksudkan untuk memutus rantai penyebaran Corona. Juga untuk menjaga keamanan kampung, beberapa akses jalan jika malam akan diportal atau ditutup,” tegas Seno.

Pembuatan dan penyediaan disinfektan dlakukan secara mandiri dan gotong royong oleh warga RW 08 Suryoputran. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

Dalam kegiatan penyemprotan disinfektan ke 9 itu, Ketua Kesi Paseban Kelurahan Panembahan, Putu Agung mengimbau warga untuk gunakan masker apabila ke luar rumah, cuci tangan pakai sabun sehabis berkegiatan, tetap di rumah saja jika tidak ada keperluan mendesak atau penting.

“Di tengah pandemic Covid-19 kita harus juga waspada terhadap Deman Berdarah Dengue (DBD) dengan pembersihan sarang nyamuk, serta leptospirosis dari kencing tikus. Jangan mudik dahulu dan jaga kamtibmas seperti yang disampaikan oleh Ketua RW 08 Suryoputran,” terang Ketua Kesi Paseban, Putu Agung. (ted)