BNNK Yogyakarta: Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba di Lingkungan Pendidikan SD

BERNASNEWS.COM — Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Yogyakarta menyelenggaran kegiatan Rapat Kerja (Raker) Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba di Lingkungan Pendidikan, Kamis (27/2/2020), di Hotel Horison Ultima Riss, Yogyakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh 30 Kepala Sekolah Sekolah Dasar (SD) se Kota Yogyakarta.

Kepala BNNK Yogyakarta AKBP Khamdani, SSos sedang memaparkan materi dan menyamakan persepsi tentang bahaya serta penyebaran narkoba di Kota Yogyakarta. (Foto: istimewa)

Acara dibuka langsung oleh Kepala BNNK Yogyakarta, AKBP Khamdani, SSos dan sekaligus sebagai pemateri awal dengan menyampaikan pemahaman dan menyamakan persepsi pada peserta tentang persebaran narkoba di DIY, khususnya Kota Yogyakarta yang telah merata. “Hal itu menjadi perhatian kita bersama, khususnya bagi para peserta yang hadir selaku stakeholeder di lingkungan pendidikan,” beber Khamdani.

Perlu sinergi dari semua stakeholder karena masalah narkoba memerlukan peran dari seluruh masyarakat. Menurut Khamdani, dengan kegiatan ini berharap adanya sinergitas antar instansi/ lembaga dalam program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) khususnya di Kota Yogyakarta.

Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Drs. Rochmad, MPd sebagai pemateri kedua dlam kegiatan raker. (Foto: Istimewa)

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Drs. Rochmad, M Pd, menyampaikan, Nota Kesepahaman KEMENDIKBUD RI dan BNN RI no 72 tahun 2018 dan pentingnya peran guru sebagai relawan anti narkoba.

Sebagai pemateri akhir atau penutup, Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Yogyakarta, Susilo Budisantoso, SH, MH berbicara tentang Indeks Kemandirian Partisipasi (IKP) di lingkungan pendidikan.

Susilo juga mengimbau setelah kegiatan ini peserta diminta mengirimkan perwakilan untuk diikutsertakan pada kegiatan selanjutnya berupa bimbingan teknis menjadi penggiat anti narkoba di sekolah masing-masing, sehingga dapat meningkatkan Peran Serta Masyarakat (PSM) di lingkungan sekolah.

Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Susilo Budisantoso, SH, MH sedang memaparkan materi. (Foto: istimewa)

“Setelah kegiatan ini kami mengimbau para peserta Kepala Sekolah SD dapat mengirimkan perwakilan untuk diikutsertakan kegiatan bimbingan teknis menjadi penggiat anti narkoba di sekolah masing-masing,” pungkasnya.

Kegiatan rapat Kerja Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba di Lingkungan Pendidikan ini dapat berjalan dengan baik, peserta kegiatan dapat menentukan target dan sasaran yang akan diberdayakan oleh BNN Kota Yogyakarta untuk lingkungan pendidikan serta mampu memberikan masukan tentang kelompok yang akan disasar guna program P4GN lebih lanjut. (ted)