Pertumbuhan Aset dan Anggota KSP CU Dharma Prima Kita Sangat Signifikan

BERNASNEWS.COM – Pertumbuhan aset maupun anggota baru Koperasi Simpan Pinjam Credit Union (KSP CU) Dharma Prima Kita pada tahun buku 2019 sangat signifikan. Penambahan anggota baru yang mencapai 15,01 persen maupun peningkatan aset yang mencapai 25,93 persen sangat berpengaruh terhadap perkembangan dan pertumbuhan lembaga secara keseluruhan.

“Selama tahun 2019, pertumbuhan KSP CU Dharma Prima Kita sangat baik. Hal ini bisa dilihat dari pertumbuhan aset/kekayaan yang mencapai Rp 25,408 miliar atau 25,93 persen dibanding aset per 31 Desember 2018 yang hanya Rp 20,175 miliar lebih. Peningkatan aset disebabkan karena adanya pertumbuhan simpanan saham anggota mencapai 1914 persen dan simpanan non saham yang meningkat 53,71 persen,” kata Yosef F Semana SH, Ketua KSP CU Dharma Prima Kita, dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) KSP CU Dharma Prima Kita di kantor koperasi tersebut di Jalan Kebon Agung Dusun Nganti, Desa Sendangadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman.

Deputi Kelembagaan Kementrian Koperasi dan UMKM RI Rulli Haryanto (ketiga dari kiri) foto bersama Penasihat KSP CU Dharma Prima Kita Abat Elias SE (ketiga dari kanan) dan Ketua KSP CU Dharma Prima Kita Yosef F Semana SH (Kedua dari kiri) usai membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) KSP CU Dharma Prima Kita di kantor koperasi tersebut di Jalan Kebon Agung Dusun Nganti, Desa Sendangadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Sabtu (22/2/2020). Foto : Istimewa

Selain dihadiri ratusan anggota yang diundang, RAT KSP Dharma Prima Kita ini juga dihadiri Deputi Kelembagaan Kementerian Koperasi UMKM RI Rulli Haryanto yang sekaligus membuka RAT tersebut serta Penasihat KSP CU Dharma Prima Kita Abat Elias SE.

Menurut Yosef F Semana, pertumbuhan yang sangat signifikan ini menunjukkan bahwa kerja sama yang dibangun selama ini benar-benar membuahkan hasil. Selain itu, penambahan simpanan non saham merupakan wujud nyata terbangunnya kepercayaan anggota, pemilik dan pengguna jasa terhadap KSP CU Dharma Prima Kita.

Sementara dari sisi anggota, menurut Yosef F Semana, per 31 Desember 2019 jumlah anggota KSP CU Dharma Prima Kita mencapai 3.500 anggota, terdiri dari 944 laki-laki dan 2.556 perempuan. Selain anggota perorangan, KSP CU Dharma Prima Kita memiliki anggota dalam bentuk kelompok yakni Kelompok Pasar Bibis (Godean), Kelompok Margokaton (Seyegan), Kelompok Sidoarum (Godean), Kelompok Karang Tengah (Pengasih), Kelompok Karangsari (Pengasih), Kelompok Kedungsari (Pengasih), Kelompok Pasar Bantul (Bantul) dan Kelompok Gunung Kidul.

Para anggota yang diundang mengikuti RAT KSP CU Dharma Prima Kita, Sabtu (22/2/2020). Foto : Istimewa

Dikatakan, sebagai lembaga jasa pelayanan keuangan yang berbasis masyarakat pada umumnya dan anggota pada khususnya, KSP CU Dharma Prima Kita membuat produk pinjaman yang bervariasi yaitu pinjaman khusus, pinjaman biasa dan pinjman mikro. Secara global, selama tahun 2019 KSP CU Dharma Prima Kita memberikan pinjaman kepada 1.154 anggota dengan total nilai pinjaman yang dicairkan Rp 9,477 miliar.

Deputi Kelembagaan Kementrian Koperasi dan UMKM RI Rulli Haryanto (tengah) bersama Penasihat KSP CU Dharma Prima Kita Abat Elias SE (kanan) dan Ketua KSP CU Dharma Prima Kita Yosef F Semana SH (kiri) pada acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) KSP CU Dharma Prima Kita di kantor koperasi tersebut di Jalan Kebon Agung Dusun Nganti, Desa Sendangadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Sabtu (22/2/2020). Foto: Istimewa

Menurut Yosef F Semana, KSP CU Dharma Prima Kita yang didirikannya pada 27 April 2010 berawal dari keprihatinan bagaimana susahnya orang kecil, lemah miskin, tersingkir dan difabel untuk mengakses lembaga keuangan formal dengan persyaratan yang rumit. Dengan dasar itu, muncullah ide untuk mendirikan KSP CU Dharma Prima Kita.

Dikatakan, KSP CU Dharma Prima Kita telah mendapat pengesahan sebagai Badan Hukum Nasional dari pemerintah, dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UMKM RI pada 31 Januari 2012 dengan Nomor BH : 1040/BH/M.KUKM.2/I/2012 dan Nomor Izin Simpan Pinjam 179/SISP/Dep.1/I/2012, NPWP 66.587.748.6-542.000 dan Nomor Induk Koperasi 3404080030036 dan beroperasi di seluruh Indonesia. (lip)