BERNASNEWS.COM – Pertumbuhan Koperasi Simpan Pinjam Credit Union (KSP CU) Damita selama tahun 2019 sangat baik. Hal ini bisa dilihat dari pertumbuhan aset atau kekayaan yang mencapai 51,48 persen atau dari Rp 6,683 miliar lebih per 31 Desember 2018 naik menjadi Rp 10,123 miliar per 31 Desember 2019.
Pertumbuhan aset ini bersumber dari simpanan saham anggota yang meningkat sebesar 50,07 persen dan simpan nons saham meningkat 38,24 persen. Sementara jumlah anggota pun terus meningkat menjadi 1.003 per 31 Desember 2019 atau bertambah 258 anggota selama tahun 2019.
“Peningkatan simpanan saham dan non saham maupun pencairan pinjaman tahun 2019 merupakan wujud kepercayaan dari anggota terhadap pengurus, pegawas dan pengelola KSP CU Damita yang semakin baik,” kata Fransisca Isti Winarni SH, Ketua KSP CU Damita, dalam laporan pertanggungjawaban pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) KSP CU Damita di Kantor KSP CU Damita Jalan Kebon Agung Dusun Nganti, Desa Sendangadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Sabtu (15/2/2020).

RAT yang dibuka oleh Deputi Kelembagaan Kementeriaan Koperasi dan UMKM RI Aldrinsyah itu juga dihadiri oleh pejabat dari Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sleman dan Propinsi DIY serta Ketua Pengurus KSP CU Dharma Bakti Theresia Supartinah Sunardi.
Menurut Fransisca Isti Winarni, pertumbuhan yang signifikan dalam penambahan anggota, tambahan aset dan peningkatan jumlah pinjaman yang disalurkan merupakan realisasi kerja sama yang dibangun secara sinergis selama 7 tahun atau sejak KSP CU Damita didirikan tahun 2012.
“Dukungan dan dorongan dari anggota sebagai pemilik dan pelanggan yang dilakukan secara terus menerus lewat partisipasi baik simpanan saham maupun simpanan non saham merupakan wujud nyata dari pertumbuhan yang berkesinambungana,” kata Fransisca.

KSP CU Damita didirikan 26 November 2012 oleh Yosep F Semana SH. KSP CU Damita didirikan berawal dari keprihatinan bagaimana susahnya orang kecil, lemah, miskin, tersingkir dan difabel dalam mengakses lembaga keuangan formal baik konvensional maupun bank modern dan lembaga keuangan lainnya. Persyaratan mendapatkan pinjaman/kredit begitu sulit karena harus dengan persyaratan yang rumit.
Dengan melihat kenyataan itu maka muncullah ide untuk mendirikan KSP CU Damita agar dapat melayani anggota dengan cepat, tepat dan murah. KSP CU Damita sendiri telah mendapatkan pengesahan Badan Hukum Nasional dari pemerintah, dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UMKM RI pada 7 Juli 2017 dengan nomor VH 004647/BH/M.KUKM.2/VII/2017 dengan wilayah operional di seluruh wilayah RI dan telah mendapatkan NIK dari Kementerian Koperasi dan UKM dengan Nomor 3404080030005.
Saat ini, jumlah anggota KSP CU Damita sebanyak 1.003 orang dengan total aset Rp 10,123 miliar per 31 Desember 2019. Sebagai lembaga jasa pelayanan keuangan yang berbasis masyarakat pada umumnya dan anggota pada khususnya, KSP CU Damita membuat produk pinjaman yang bervariasi yaitu pinjaman khusus, pinjaman biasa, pinjman/kredit mikro yang setiap bulannya sangat variatif.
Secara umum selama tahun 2019, KSP CU Damita memberikan pinjaman kepada 585 anggota dengan nilai pinjaman yang dicairkan sebesar Rp 6,378 miliar lebih. Sementara jumlah sisa hasil usaha (SHU) dari tahun ke tahun juga meningkat. Pada 2019, KSP CU Damita memiliki SHU sebesar Rp 287,090 juta dan mengalami kenaikan dibanding tahun 2018 yang sebesar Rp 212,811 juta.(lip)











