BERNASNEWS.COM – Hujan lebat yang disertai dengan angin yang terjadi secara sporadis di wilayah Kabupaten Sleman pada Rabu 26 Januari 2022 sekitar pukul 14.00 WIB mengakibatkan sejumlah pohon tumbang. Sementara genteng-genteng bebarapa rumah beterbangan ditiup angin kencang. Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, hanya dampak kerusakan beberapa atas rumah/bangunan.
Dalam laporan situasi kejadian hidrometeorologi yang dikeluarkan TRC BPBD DIY pada Rabu 26 Januari 2022 disebutkan adanya potensi hujan dengan kapasitas sedang hingga lebat. Menurut informasi yang diperoleh BMKG via frekuensi adanya beberapa pohon tumbang di wilayah Kabupaten Sleman.
“Saat ini pukul 16.10 WIB penanganan pohon tumbang serta assesment dampak kejadian masih dilakukan baik oleh komunitas relawan dan TRC BPBD Kabupaten Sleman,” tulis TRC BPBD DIY dalam laporan yang diterima Bernasnews.com.
“Banyak gentieng yang mabur di perumhanku. Puji Tuhan rumahku aman,” kata Bram, seorang warga di sebuah perumahan di Sleman, dalam laporannya di sebuah grup whatsapp.
Wilayah yang terdampak meliputi 4 Kecamatan, yakni Kecamatan Tempel terjadi di Desa Lumbungrejo yang meliputi Padukuhan Bibis, Padukuhan Kromodangsan, Padukuhan Sedogan dan Padukuhan Tempel. Kemudian di Des Merdikorejo yang meliputi Padukuhan Kantongan, Padukuhan Sokamartani Margorejo dan Padukuhan Ngabean.
Sementara di Kecamatan Turi terjadi di Desa Wonokerto yang meliputi Padukuhan Dadapan, Padukuhan Becici, Padukuhan Kiringan, Padukuhan Projayan dan Padukuhan Kenteng.
Sementara di Desa Bangunkerto terjadi di Padukuhan Kelor, Padukuhan Projayan dan Padukuhan Kenteng. Kemudian, di Desa Donokerto terjadi di Padukuhan Randusongo dan Pdukuhan Balong.
Sementara di Kecamatan Pakem terjadi di Kecamatan Pakem khususya di Kalurahan Purwobinangun yang meliputi Padukuhan Beneran danP adukuhan Pulowatu. Sedangkan di Kecamatan Sleman terjadi di Des Caturharjo khususnya di Padukuhan Medari Cilik.
Upaya yang dilakukan adalah Koordinasi dengan ketua regu piket TRC BPBD Kabupaten Sleman, Koordinasi dengan TA TRC BPBD DIY yang terposisi di dekat lokasi untukk assesment dan penangnan, pantauan via alat komunikasi (HT dan HP) terkait update penanganan, petugas penanganan komunitas relawan (SAR DIY Wonokerto, SAR Linmas Kaliurang, masyarakat sekitar). (lip)












