bernasnews — Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta secara resmi menerima hibah berupa Botanical Garden dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BPD DIY, Kamis (29/7/2026).
Penyerahan aset pendidikan ini menandai langkah baru dalam pengembangan fasilitas kampus yang mengusung konsep open lab system atau laboratorium terbuka bagi seluruh civitas akademika.
Botanical Garden ini dirancang tidak hanya sebagai ruang hijau estetis, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran interdisipliner yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan alam, lingkungan, dan nilai-nilai keislaman. Peresmian dan serah terima dilakukan di lingkungan FITK UIN Sunan Kalijaga.
Dekan FITK UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Sigit Purnama, M.Pd. , dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Bank BPD DIY atas dukungannya. Ia juga menekankan harapan besar terhadap keberadaan taman ini.
“Kami berharap Botanical Garden ini bukan hanya memiliki nilai estetis, namun juga menjadi ruang terbuka untuk pendidikan alam dan lingkungan, penelitian, serta penanaman karakter bagi seluruh civitas akademika FITK UIN Sunan Kalijaga,” ujarnya.
Menurut Prof. Sigit, Ini adalah wujud nyata dari komitmen FITK UIN Sunan Kalijaga untuk mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga membawa rahmat bagi alam dan kemanusiaan.
Konseptor Taman, Mike Dewi K dan Dr. Winarti, M.Pd. , turut hadir dalam acara tersebut. Mike menyatakan bahwa keterlibatan berbagai pihak dalam perancangan taman ini menunjukkan sinergi yang kuat antara akademisi, praktisi, dan dunia industri.
Selain itu, imbuh Mike, dengan adanya taman ini, mahasiswa dapat belajar langsung dari alam, mengamati siklus hidup tanaman, memahami interaksi ekosistem, mengasah kepekaan sosial dan lingkungan, serta mengintegrasikan berbagai disiplin keilmuan.
Sementara itu, Kepala Eksekutor Pembangunan dari Bustan Sustainability, Syafni Sukmana, menjelaskan, bahwa taman ini dibangun dengan pendekatan ekologis dan edukatif. Beberapa fitur unggulan yang dihadirkan antara lain:
- Zona Botani Taksonomi : Menampilkan kelompok tumbuhan berdasarkan klasifikasi tertentu, seperti Orchidaceae (anggrek), Marantaceae (garut), dan Bromeliaceae (nanas-nanasan) dll. Zona ini berfungsi sebagai sarana belajar taksonomi tumbuhan secara langsung.
- Fitur QR Code & iNaturalist : Setiap koleksi tumbuhan dilengkapi dengan kode QR yang terintegrasi dengan platform iNaturalist. Fitur ini dirancang untuk melatih citizen science di kalangan mahasiswa dan pengunjung, sehingga mereka dapat berkontribusi dalam pengumpulan data keanekaragaman hayati secara partisipatif.
- Sarang Lebah Trigona & Vegetasi Pendukung : Keberadaan sarang lebah tanpa sengat (Trigona) dan vegetasi pakanannya menjadi laboratorium hidup untuk pembelajaran entomologi dan etologi (ilmu perilaku hewan).
- Zona Pengelolaan Lingkungan : Area khusus untuk edukasi pemilahan sampah dan penanaman karakter tanggung jawab terhadap lingkungan, yang sejalan dengan ajaran Islam tentang kewajiban menjaga alam (khalifah fil ardh).
- Signage Integrasi & Interkoneksi Keilmuan : Seluruh papan informasi dan penanda di taman ini merefleksikan core value UIN Sunan Kalijaga, yaitu integrasi dan interkoneksi keilmuan, sebagai pengingat bahwa ilmu agama dan sains tidak dapat dipisahkan.
Penyerahan Botanical Garden ini merupakan bagian dari komitmen Bank BPD DIY dalam mendukung pengembangan pendidikan dan pelestarian lingkungan di Daerah Istimewa Yogyakarta.
“Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjadi ikon baru kampus hijau UIN Sunan Kalijaga berbasis SDGs serta mendorong terciptanya generasi akademisi yang berwawasan lingkungan dan berkarakter Islami,” pungkas Mike. (*/ ted)












