News  

Salat Subuh Dimanfaatkan Maling, Rumah Warga Ponjong Gunungkidul Disatroni Pencuri

Kasus pencurian rumah terjadi di Ponjong Gunungkidul pada Sabtu, (25/7/ 2026) (Linangkung)

bernasnews.com – Rumah seorang warga di Padukuhan Wirik, Kalurahan Umbulrejo, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul dibobol pencuri saat pemiliknya menjalankan Salat Subuh di masjid pada Sabtu, 25 Juli 2026.

Aksi tersebut mengakibatkan satu unit handphone, satu tabung gas elpiji, dan uang tunai Rp1 juta raib. Korban diketahui bernama Sukirat Aminudin.

Adapun peristiwa baru diketahui sesaat setelah ia pulang dari masjid dan mendapati kondisi rumahnya berubah dari saat ditinggalkan. Kejadian itu kini masih dalam penyelidikan jajaran Polsek Ponjong.

Terkini, polisi dikabarkan masih mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri jejak pelaku yang diduga memanfaatkan waktu ketika rumah dalam keadaan kosong.

Korban Temukan Rumah Berantakan Usai Pulang dari Masjid

Suasana pagi yang biasanya tenang usai ibadah berubah menjadi kepanikan ketika Sukirat memasuki rumahnya. Sejumlah barang tampak tidak berada pada tempat semula sehingga ia segera memeriksa kondisi seluruh ruangan.

Kapolsek Ponjong, Kompol Yuliyanto, mengatakan korban kemudian menyadari beberapa barang berharganya telah hilang.

“Setelah pulang dari masjid, korban mendapati kondisi rumah sedikit berantakan,” ujar Kompol Yuliyanto.

Pengecekan lebih lanjut menunjukkan satu unit telepon genggam, satu tabung gas elpiji, serta uang tunai sebesar Rp1 juta sudah tidak berada di tempat penyimpanannya.

Diduga Masuk Lewat Jendela yang Terbuka

Hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan bahwa pelaku masuk melalui salah satu jendela rumah yang ditemukan dalam keadaan terbuka.

Kondisi tersebut diduga menjadi akses bagi pelaku untuk menyusup ke dalam rumah saat korban sedang menjalankan Salat Subuh di masjid.

Polisi menduga pelaku telah mengetahui rumah sedang tidak berpenghuni sehingga dapat bergerak dengan leluasa selama beberapa menit tanpa diketahui pemilik.

Pelaku Sempat Mengacak Isi Rumah

Dari hasil pengecekan korban, pelaku diduga tidak hanya mengambil barang yang terlihat di depan mata.

Telepon genggam milik korban diketahui sebelumnya disimpan di bawah selimut. Sementara uang tunai Rp1 juta berada di dalam saku celana yang tersimpan di rumah.

Fakta tersebut mengindikasikan pelaku sempat mencari barang-barang berharga di sejumlah sudut rumah sebelum membawa hasil curiannya.

Selain perangkat komunikasi dan uang tunai, satu tabung gas elpiji juga ikut dibawa kabur. Barang-barang yang dipilih merupakan benda yang relatif mudah dipindahkan sehingga pelaku diduga dapat meninggalkan lokasi dalam waktu singkat.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Merasa menjadi korban tindak pidana pencurian, Sukirat segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ponjong.

Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan awal, termasuk mengamati kondisi rumah dan mengumpulkan informasi yang dapat membantu mengungkap identitas pelaku.

Sampai pagi ini, penyelidikan masih berlangsung. Polisi juga menelusuri kemungkinan adanya saksi maupun petunjuk lain yang dapat mengarah pada pelaku pencurian.

Polisi Ingatkan Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Kasus pencurian saat waktu ibadah menjadi pengingat agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan ketika meninggalkan rumah, meski hanya dalam waktu singkat.

Memastikan pintu dan jendela terkunci rapat menjadi langkah sederhana yang dapat mengurangi peluang pelaku memanfaatkan rumah kosong.

Polisi juga mengimbau warga segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Penyelidikan kasus pencurian di Ponjong tersebut masih terus berjalan. Aparat kepolisian kini berupaya mengumpulkan seluruh barang bukti dan keterangan yang diperlukan untuk mengidentifikasi sekaligus memburu pelaku. (ef linangkung)