bernasnews – Rekrutmen lowongan kerja Kemenkes 2026 kembali dibuka melalui Indonesia Health System Strengthening (IHSS) Project. Kesempatan ini ditujukan bagi tenaga profesional lulusan minimal S1 yang memiliki pengalaman di bidang pengadaan barang dan jasa atau procurement.
Dalam rekrutmen terbaru tersebut, tersedia dua posisi untuk penempatan di Central Project Unit (CPU), yakni Procurement Officer CPU dan Procurement Assistant CPU.
Pembukaan lowongan kerja Kemenkes 2026 melalui IHSS Project menjadi salah satu peluang bagi profesional yang ingin bergabung dalam proyek penguatan sistem kesehatan Indonesia.
Proyek tersebut didukung oleh sejumlah lembaga pembiayaan internasional sehingga kandidat yang memiliki pengalaman dalam proyek yang didanai lembaga pembangunan multilateral atau Multilateral Development Bank (MDB) menjadi salah satu kualifikasi yang dibutuhkan.
Bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan, pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi IHSS Project.
Dua Posisi Lowongan Kerja Kemenkes 2026 untuk Penempatan di Central Project Unit
Dalam rekrutmen kali ini, IHSS Project membuka dua formasi yang berkaitan dengan bidang pengadaan barang dan jasa. Kedua posisi tersebut ditempatkan di Central Project Unit (CPU).
Formasi yang tersedia terdiri atas:
- Procurement Officer CPU
- Procurement Assistant CPU
Kedua posisi tersebut diperuntukkan bagi kandidat yang memiliki latar belakang pendidikan serta pengalaman kerja yang sesuai dengan kebutuhan proyek. Pengalaman profesional dalam pengadaan barang dan jasa menjadi salah satu persyaratan utama yang harus diperhatikan oleh calon pelamar.
Kesempatan ini dapat menjadi pilihan bagi tenaga profesional yang memiliki pengalaman dalam pengadaan, khususnya mereka yang pernah terlibat dalam proyek pembangunan atau proyek yang mendapatkan pendanaan dari lembaga pembiayaan multilateral.
Syarat Lowongan Kerja Kemenkes 2026 yang Harus Dipenuhi Pelamar
Pelamar yang berminat mengikuti seleksi lowongan kerja Kemenkes 2026 melalui IHSS Project harus memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditentukan. Salah satu persyaratan utama adalah memiliki pendidikan minimal sarjana atau Bachelor’s Degree.
Berikut persyaratan yang harus dipenuhi:
- Lulusan minimal S1 (Bachelor’s Degree) dari jurusan Supply Chain, Manajemen, atau bidang lain yang relevan.
- Memiliki pengalaman kerja minimal 4 tahun untuk posisi Procurement Officer atau minimal 2 tahun untuk posisi Procurement Assistant, khususnya di bidang pengadaan barang dan jasa atau proyek yang didanai Multilateral Development Bank (MDB).
- Memiliki pengalaman mengelola hibah atau pinjaman internasional, terutama proyek World Bank di sektor kesehatan, menjadi nilai tambah.
- Memahami sistem SPSE/LKPP maupun sistem World Bank STEP akan menjadi keunggulan.
- Mampu mengoperasikan komputer, termasuk Microsoft Office dan Google Workspace.
- Memiliki kemampuan bahasa Inggris lisan dan tulisan yang baik.
- Pelamar dengan sertifikat TOEFL minimal 550 atau IELTS minimal 6,5 akan diprioritaskan.
Persyaratan tersebut menunjukkan bahwa posisi yang ditawarkan ditujukan bagi kandidat dengan kemampuan profesional dan pengalaman yang relevan dengan pengadaan barang dan jasa. Selain pengalaman kerja, pemahaman terhadap sistem pengadaan nasional dan sistem pengadaan yang digunakan dalam proyek World Bank juga menjadi nilai tambah bagi pelamar.
Pengalaman Proyek Internasional Menjadi Nilai Tambah
Selain memenuhi persyaratan pendidikan dan pengalaman kerja, kandidat dengan pengalaman dalam pengelolaan hibah atau pinjaman internasional memiliki nilai tambah dalam proses seleksi. Pengalaman tersebut terutama berkaitan dengan proyek World Bank di sektor kesehatan.
Kandidat yang memahami sistem SPSE/LKPP dan World Bank STEP juga memiliki keunggulan. Pengetahuan terhadap sistem tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan pekerjaan di bidang procurement dalam proyek yang melibatkan mekanisme pengadaan dan pembiayaan pembangunan.
Kemampuan bahasa Inggris juga menjadi salah satu aspek yang diperhatikan. Pelamar dituntut mampu berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris, baik secara lisan maupun tulisan. Untuk mendukung persyaratan tersebut, pelamar yang memiliki sertifikat TOEFL minimal 550 atau IELTS minimal 6,5 akan diprioritaskan.
Di sisi lain, kemampuan mengoperasikan perangkat komputer juga menjadi persyaratan penting. Kandidat diharapkan mampu menggunakan aplikasi yang umum digunakan untuk mendukung pekerjaan administrasi dan koordinasi, termasuk Microsoft Office dan Google Workspace.
Cara Daftar Lowongan Kerja Kemenkes 2026 Secara Online
Pendaftaran lowongan kerja Kemenkes 2026 melalui IHSS Project dilakukan secara online. Pelamar dapat mengakses laman resmi IHSS Project untuk memperoleh informasi dan mengikuti proses pendaftaran sesuai mekanisme yang telah ditentukan. Link resmi yang bisa diakses: https://ihss.kemkes.go.id.
Selain melalui situs resmi, informasi pendaftaran juga dapat diakses dengan memindai barcode yang tersedia pada postingan akun resmi Instagram @kemenkes_ri.
Pelamar harus memperhatikan batas waktu pendaftaran. Berkas lamaran wajib dikirimkan paling lambat pada 25 Juli 2026 pukul 23.59 WIB.
Dengan demikian, calon pelamar disarankan memastikan seluruh dokumen dan persyaratan yang dibutuhkan telah dipersiapkan sebelum melakukan pendaftaran. Kelengkapan berkas dan kesesuaian kualifikasi menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan sebelum lamaran dikirimkan.
Lowongan Kemenkes 2026 Terbuka bagi Profesional Bidang Procurement
Rekrutmen melalui IHSS Project memberikan kesempatan bagi tenaga profesional yang memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman di bidang pengadaan barang dan jasa untuk bergabung dalam proyek penguatan sistem kesehatan Indonesia.
Dua posisi yang dibuka, yakni Procurement Officer CPU dan Procurement Assistant CPU, memiliki ketentuan pengalaman kerja yang berbeda. Posisi Procurement Officer mensyaratkan pengalaman minimal empat tahun, sedangkan Procurement Assistant membutuhkan pengalaman minimal dua tahun.
Bagi kandidat yang memiliki pengalaman dalam proyek yang didanai Multilateral Development Bank (MDB), pengelolaan hibah atau pinjaman internasional, serta pemahaman terhadap sistem SPSE/LKPP dan World Bank STEP, rekrutmen ini dapat menjadi kesempatan untuk mengembangkan pengalaman profesional di lingkungan proyek strategis.
Calon pelamar yang memenuhi seluruh kualifikasi dapat segera melakukan pendaftaran secara online melalui laman resmi IHSS Project atau mengakses informasi melalui barcode pada postingan akun Instagram resmi @kemenkes_ri. Batas akhir pengiriman berkas lamaran adalah 25 Juli 2026 pukul 23.59 WIB.
Kesempatan tersebut tidak hanya ditujukan bagi pencari kerja yang ingin mendapatkan posisi profesional, tetapi juga bagi kandidat yang ingin berkontribusi dalam proyek penguatan sistem kesehatan nasional melalui IHSS Project. (anp)












