bernasnews – Malam Jumat menjadi salah satu waktu yang dimanfaatkan banyak umat Islam untuk memperbanyak ibadah.
Sejumlah amalan seperti membaca shalawat Nabi, Surat Yasin, Surat Al Kahfi, dzikir, hingga memanjatkan doa memohon ampunan menjadi bagian dari ibadah yang dianjurkan untuk dilakukan demi meraih pahala, keberkahan, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Selain itu, malam Jumat juga menjadi momen untuk mendoakan keluarga yang telah meninggal dunia sebagai bentuk bakti dan kasih sayang kepada orang tua maupun kerabat yang telah wafat.
Dzikir sendiri merupakan ibadah yang memiliki makna menyucikan dan mengagungkan Allah SWT. Dalam pengertian terminologi, dzikir dipahami sebagai cara seorang hamba mengingat, menyebut, serta mengagungkan nama Allah SWT sebagai bentuk pendekatan diri kepada-Nya. Karena itu, memperbanyak doa dan dzikir pada malam Jumat menjadi salah satu amalan sunnah yang banyak diamalkan umat Islam.
Shalawat Nabi Menjadi Amalan Pembuka Dzikir Malam Jumat
Salah satu amalan yang dianjurkan pada malam Jumat adalah memperbanyak membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Membaca shalawat termasuk ibadah sunnah yang memiliki keutamaan besar sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW.
Berikut bacaan shalawat yang umum diamalkan pada malam Jumat:
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى (إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى) آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ اللَّهُمَّ بَارِكْ (فِي رِوَايَةٍ: وَ بَارِكْ) عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى (إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى) آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad kama shallaita ‘ala Ibrahim wa ‘ala ali Ibrahim innaka hamid majid Allahumma barik ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad kama barakta ‘ala Ibrahim wa ‘ala ali Ibrahim innaka hamid majid.
Artinya: “Ya, Allah. Berilah (yakni, tambahkanlah) selawat (sanjungan) kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberi sholawat kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia. Ya, Allah. Berilah berkah (tambahan kebaikan) kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberi berkah kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia.”
Membaca Surat Yasin dan Al Kahfi pada Malam Jumat
Selain memperbanyak shalawat, umat Islam juga dianjurkan membaca Surat Yasin. Surat yang terdiri dari 83 ayat ini disebut sebagai jantung Al-Qur’an berdasarkan hadis yang diriwayatkan Al Bazzar.
Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya segala sesuatu itu ada jantungnya, dan jantung Al-Qur’an adalah Yasin. Aku ingin surah Yasin itu ada dihati setiap umatku.” (HR. Al-Bazzar).
Keutamaan membaca Surat Yasin pada malam Jumat juga dijelaskan dalam hadis berikut:
وروي عنه رضي الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه و سلم من قرأ سورة يس في ليلة الجمعة غفر له رواه الأصبهاني
Artinya: “Barangsiapa membaca Yasin di hari dan malam Jumat dengan mengharap rida Allah, diampuni dosanya.” (HR Asbahaani).
Amalan lain yang juga sangat dianjurkan adalah membaca Surat Al Kahfi. Karena jumlah ayatnya cukup panjang, pembacaannya dapat dibagi menjadi beberapa waktu, yakni malam Jumat, setelah Subuh, dan setelah Zuhur pada hari Jumat.
Keutamaan Surat Al Kahfi dijelaskan dalam hadis riwayat Abu Sa’id Al-Khudri RA:
“Barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, maka akan ada cahaya yang meneranginya di antara dua Jumat.” (HR. Al Hakim dan Baihaqi).
Bacaan Dzikir yang Dianjurkan Setelah Membaca Al-Qur’an
Setelah membaca shalawat, Surat Yasin, dan Surat Al Kahfi, umat Islam dianjurkan memperbanyak dzikir.
Beberapa bacaan dzikir yang dapat diamalkan meliputi:
- Tasbih: Subhaanal malikil qudduus.
- Tahmid: Alhamdulillah.
- Tahlil: Laailaaha Illallah.
- Istighfar pendek: Astaghfirullah Al Adzim.
- Istighfar panjang: Astaghfirullohal azhim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qoyyum wa atubu ilaih.
- Sayyidul Istighfar: Allahumma anta rabbii laa ilaaha illa anta khalaqtanii wa anaa ‘abduka wa anaa ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika maastatha’tu a’uudzubika min syaramaa shana’tu abuu-u laka bini’matika ‘alayya wa abuu-u bidzanbii faaghfirlii fainnahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.
Dzikir Malam Jumat yang Diamalkan oleh Kaum Wanita
Dalam tradisi amalan malam Jumat juga dikenal bacaan dzikir yang secara khusus diamalkan oleh kaum wanita.
Berikut bacaannya:
Allahumma yaa daaimal fadli ‘alal bariyyah yaa baasithal yadaini bil’athiyyah yaa shaahibal mawahibissaniyyah sholli ‘alaa sayyidina Muhammadin khoiral waraa sajiyyah waghfir lii yaadzal ‘ulaa fii haadzihil ‘asyiyyah.
Selain itu, umat Islam juga dianjurkan membaca doa memohon ampunan dosa setelah berdzikir.
اَللَّهُمَّ اَنْتَ رَبّي لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ خَلَقْتَنِي وَاَنَا عَبْدُكَ وَابْنُ اَمَتِكَ وَفِي قَبْضَتِكَ وَنَاصِيَتِي بِيَدِكَ اَمْسَيْتُ عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْـتَطَعْتُ اَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ شَـرِّ مَا صَنَعْتُ اَبُوءُ بِنِعْمَتِكَ وَاَبُوءُ بِذُنُوبِى فَاغْفِرْ لِى ذُنُوبِى اِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إلاَّ اَنْتَ
Artinya: “Ya Allah, Engkaulah Tuhanku, tiada Tuhan kecuali Engkau. Engkaulah yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu, putra hamba-Mu dan berada dalam genggaman-Mu dan nasib ku berada di tangan-Mu. Aku memasuki petang ini atas perjanjian kepada-Mu sesuai dengan kemampuanku, aku berlindung dengan rida-Mu dari keburukan perbuatanku, aku kembali kepada-Mu dengan nikmat-Mu dan aku kembali kepada-Mu dengan membawa dosa-dosaku, maka ampuni dosa-dosaku, karena tidak ada yang mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.”
Pada malam Jumat, umat Islam juga dianjurkan mendoakan keluarga, terutama kedua orang tua maupun kerabat yang telah meninggal dunia. Amalan tersebut dapat dilakukan dengan membaca tahlil ataupun berziarah kubur sesuai tuntunan syariat.
Keutamaan Berdzikir pada Malam Jumat Menurut Hadis
Dzikir memiliki banyak keutamaan yang dijelaskan dalam berbagai hadis Nabi Muhammad SAW.
Pertama, dzikir menjadi salah satu sebab datangnya perlindungan Allah SWT. Orang yang senantiasa mengingat Allah diyakini memperoleh penjagaan dari berbagai keburukan serta keselamatan dalam kehidupan dunia dan akhirat.
Kedua, dzikir menjadi jalan untuk semakin dekat kepada Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda:
“Maukah kamu aku tunjukkan perbuatanmu yang terbaik, paling suci di sisi Raja-Mu (Allah), dan paling mengangkat derajatmu; lebih baik bagimu dari infak emas atau perak.” Para sahabat menjawab, “Mau.” Beliau bersabda, “Dzikir kepada Allah Yang Maha Tinggi.” (HR. At-Tirmidzi no. 3377).
Ketiga, memperbanyak dzikir diyakini menjadi salah satu ikhtiar untuk memperoleh kelapangan rezeki, ketenangan hati, kesehatan, kemudahan urusan, serta rasa syukur dalam menjalani kehidupan.
Keempat, orang yang istiqamah mengamalkan dzikir dengan penuh keyakinan mendapatkan kabar gembira berupa janji surga sebagaimana hadis riwayat Imam Bukhari dari Syaddad bin Aus radhiyallahu ‘anhu:
“Barang siapa mengucapkan dzikir ini di siang hari dalam keadaan penuh keyakinan, lalu ia mati pada hari tersebut sebelum sore hari, maka ia termasuk penghuni surga. Dan barangsiapa yang mengucapkannya di malam hari dalam keadaan penuh keyakinan, lalu ia mati sebelum shubuh, maka ia termasuk penghuni surga.” (HR. Bukhari no. 6306).
Melalui amalan doa dan dzikir malam Jumat, umat Islam diharapkan semakin meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak mengingat Allah SWT, serta memanfaatkan malam yang mulia tersebut dengan amalan-amalan yang membawa keberkahan. (anp)












