Tabel KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Cicilan Pinjaman Rp1 Juta untuk Modal UMKM

Ilustrasi KUR BRI 2026 (Pixabay.com)

bernasnews – Tabel KUR BRI Juli 2026 menjadi salah satu informasi yang paling banyak dicari oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membutuhkan tambahan modal.

Melalui simulasi angsuran Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI, calon debitur dapat mengetahui besaran cicilan bulanan berdasarkan jumlah pinjaman dan pilihan tenor sebelum mengajukan pembiayaan.

Mengetahui estimasi cicilan sejak awal menjadi langkah penting agar pelaku usaha dapat menyusun perencanaan keuangan secara lebih matang. Dengan demikian, kewajiban membayar angsuran setiap bulan dapat disesuaikan dengan kemampuan usaha sehingga arus kas tetap terjaga selama masa kredit berlangsung.

Dalam simulasi ini, perhitungan angsuran menggunakan acuan suku bunga sekitar 6 persen efektif per tahun dengan pilihan jangka waktu atau tenor mulai dari 12 bulan hingga 60 bulan.

Simulasi Cicilan KUR BRI Juli 2026 Berdasarkan Nominal Pinjaman

Besaran angsuran KUR BRI akan berbeda sesuai jumlah pinjaman yang diajukan serta tenor yang dipilih. Semakin panjang jangka waktu kredit, semakin ringan cicilan yang harus dibayarkan setiap bulan, meski total pembayaran menjadi lebih besar dibanding tenor yang lebih singkat.

Berikut rincian simulasi angsuran KUR BRI Juli 2026.

Pinjaman KUR BRI Rp1 Juta

  • Tenor 12 bulan: Rp86.527 per bulan
  • Tenor 18 bulan: Rp58.685 per bulan
  • Tenor 24 bulan: Rp44.773 per bulan
  • Tenor 36 bulan: Rp30.877 per bulan
  • Tenor 48 bulan: Rp23.946 per bulan
  • Tenor 60 bulan: Rp19.801 per bulan

Pinjaman KUR BRI Rp5 Juta

  • Tenor 12 bulan: Rp432.634 per bulan
  • Tenor 18 bulan: Rp293.425 per bulan
  • Tenor 24 bulan: Rp223.863 per bulan
  • Tenor 36 bulan: Rp154.385 per bulan
  • Tenor 48 bulan: Rp119.731 per bulan
  • Tenor 60 bulan: Rp99.006 per bulan

Pinjaman KUR BRI Rp10 Juta

  • Tenor 12 bulan: Rp865.267 per bulan
  • Tenor 18 bulan: Rp586.850 per bulan
  • Tenor 24 bulan: Rp447.726 per bulan
  • Tenor 36 bulan: Rp308.771 per bulan
  • Tenor 48 bulan: Rp239.462 per bulan
  • Tenor 60 bulan: Rp198.012 per bulan

Pinjaman KUR BRI Rp20 Juta

  • Tenor 12 bulan: Rp1.730.535 per bulan
  • Tenor 18 bulan: Rp1.173.700 per bulan
  • Tenor 24 bulan: Rp895.452 per bulan
  • Tenor 36 bulan: Rp617.542 per bulan
  • Tenor 48 bulan: Rp478.925 per bulan
  • Tenor 60 bulan: Rp396.024 per bulan

Pinjaman KUR BRI Rp30 Juta

  • Tenor 12 bulan: Rp2.595.802 per bulan
  • Tenor 18 bulan: Rp1.760.550 per bulan
  • Tenor 24 bulan: Rp1.343.177 per bulan
  • Tenor 36 bulan: Rp926.313 per bulan
  • Tenor 48 bulan: Rp718.387 per bulan
  • Tenor 60 bulan: Rp594.036 per bulan

Pinjaman KUR BRI Rp40 Juta

  • Tenor 12 bulan: Rp3.461.070 per bulan
  • Tenor 18 bulan: Rp2.347.399 per bulan
  • Tenor 24 bulan: Rp1.790.903 per bulan
  • Tenor 36 bulan: Rp1.235.084 per bulan
  • Tenor 48 bulan: Rp957.850 per bulan
  • Tenor 60 bulan: Rp792.048 per bulan

Pinjaman KUR BRI Rp50 Juta

  • Tenor 12 bulan: Rp4.326.337 per bulan
  • Tenor 18 bulan: Rp2.934.249 per bulan
  • Tenor 24 bulan: Rp2.238.629 per bulan
  • Tenor 36 bulan: Rp1.543.855 per bulan
  • Tenor 48 bulan: Rp1.197.312 per bulan
  • Tenor 60 bulan: Rp990.060 per bulan

Simulasi angsuran memberikan gambaran mengenai besarnya kewajiban yang harus dipenuhi setiap bulan. Informasi tersebut dapat membantu calon debitur menentukan nominal pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan modal sekaligus kemampuan pembayaran.

Selain itu, pemilihan tenor juga menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan. Tenor yang lebih panjang menawarkan cicilan bulanan yang lebih ringan, sedangkan tenor lebih pendek membuat pinjaman lebih cepat lunas meskipun nominal angsuran setiap bulan lebih besar.

Karena itu, pelaku UMKM disarankan menghitung kebutuhan modal usaha secara cermat sebelum mengajukan KUR.

Perencanaan yang baik akan membantu menjaga kelancaran operasional usaha tanpa mengganggu kemampuan memenuhi kewajiban kredit selama masa pembiayaan berlangsung.

Dengan mengacu pada tabel KUR BRI Juli 2026, calon debitur dapat membandingkan berbagai pilihan nominal pinjaman mulai dari Rp1 juta hingga Rp50 juta sesuai kebutuhan.

Simulasi tersebut menjadi acuan awal untuk menentukan kombinasi plafon kredit dan tenor yang paling sesuai dengan kondisi keuangan usaha. (anp)