bernasnews – Harga emas Antam menunjukkan pergerakan yang fluktuatif sepanjang sepekan terakhir, namun berhasil ditutup di zona positif pada akhir periode perdagangan.
Setelah mengalami penurunan selama tiga hari berturut-turut sejak Senin hingga Rabu, harga emas batangan produksi Antam berbalik menguat mulai Kamis dan terus naik hingga Sabtu (4/7/2026). Secara keseluruhan, harga emas naik Rp 25.000 per gram dibandingkan posisi awal pekan.
Berdasarkan data resmi Logam Mulia, harga emas Antam ukuran 1 gram pada Sabtu (4/7/2026) berada di level Rp 2.670.000 per gram. Sementara itu, harga buyback atau harga pembelian kembali emas oleh Logam Mulia juga meningkat menjadi Rp 2.429.000 per gram.
Pergerakan Harga Emas Antam Awal Pekan Didominasi Penurunan
Perjalanan harga emas Antam selama sepekan diawali dengan koreksi pada Senin (29/6/2026). Saat itu, harga emas turun Rp 15.000 per gram menjadi Rp 2.645.000 dari posisi sehari sebelumnya yang berada di Rp 2.660.000 per gram.
Pada hari yang sama, harga buyback juga ikut melemah sebesar Rp 18.000 per gram, dari Rp 2.378.000 menjadi Rp 2.360.000 per gram.
Tekanan terhadap harga emas berlanjut pada Selasa (30/6/2026). Harga emas kembali terkoreksi Rp 15.000 sehingga berada di level Rp 2.630.000 per gram. Sementara harga buyback mengalami penurunan lebih besar, yakni Rp 25.000 per gram menjadi Rp 2.335.000.
Tren pelemahan masih berlanjut pada Rabu (1/7/2026). Harga emas kembali turun Rp 5.000 menjadi Rp 2.625.000 per gram. Di sisi lain, harga buyback juga terkoreksi Rp 15.000 sehingga berada di angka Rp 2.320.000 per gram.
Selama tiga hari berturut-turut tersebut, harga emas Antam telah kehilangan total Rp 20.000 per gram dari posisi awal pekan.
Harga Emas Antam Berbalik Naik Mulai Kamis
Setelah mengalami tekanan selama beberapa hari, harga emas Antam mulai menunjukkan pemulihan pada Kamis (2/7/2026).
Harga emas naik Rp 15.000 per gram menjadi Rp 2.640.000. Kenaikan tersebut juga diikuti oleh harga buyback yang meningkat Rp 25.000 menjadi Rp 2.345.000 per gram.
Penguatan kemudian berlanjut pada Jumat (3/7/2026). Harga emas kembali bertambah Rp 11.000 sehingga mencapai Rp 2.651.000 per gram.
Pada hari yang sama, harga buyback mencatat lonjakan signifikan sebesar Rp 55.000 per gram, dari Rp 2.345.000 menjadi Rp 2.400.000 per gram.
Momentum kenaikan terus berlanjut hingga akhir pekan. Pada Sabtu (4/7/2026), harga emas Antam kembali naik Rp 19.000 per gram menjadi Rp 2.670.000.
Harga buyback juga meningkat Rp 29.000 per gram sehingga mencapai Rp 2.429.000.
Rekap Harga Emas Antam 29 Juni–4 Juli 2026
Berikut perkembangan harga emas Antam ukuran 1 gram selama sepekan:
- Senin (29/6/2026): Rp 2.645.000 per gram
- Selasa (30/6/2026): Rp 2.630.000 per gram
- Rabu (1/7/2026): Rp 2.625.000 per gram
- Kamis (2/7/2026): Rp 2.640.000 per gram
- Jumat (3/7/2026): Rp 2.651.000 per gram
- Sabtu (4/7/2026): Rp 2.670.000 per gram
Sementara itu, perkembangan harga buyback selama periode yang sama adalah sebagai berikut:
- Senin (29/6/2026): Rp 2.360.000 per gram
- Selasa (30/6/2026): Rp 2.335.000 per gram
- Rabu (1/7/2026): Rp 2.320.000 per gram
- Kamis (2/7/2026): Rp 2.345.000 per gram
- Jumat (3/7/2026): Rp 2.400.000 per gram
- Sabtu (4/7/2026): Rp 2.429.000 per gram
Kenaikan Akhir Pekan Menutup Performa Positif Sepekan
Jika dibandingkan dengan posisi pada Senin (29/6/2026), harga emas Antam hingga Sabtu (4/7/2026) mengalami kenaikan bersih sebesar Rp 25.000 per gram, dari Rp 2.645.000 menjadi Rp 2.670.000.
Sementara itu, harga buyback mencatat peningkatan yang lebih besar, yakni Rp 69.000 per gram, dari Rp 2.360.000 menjadi Rp 2.429.000.
Dilihat dari pergerakan harian, penurunan terbesar terjadi pada Senin (29/6/2026) dan Selasa (30/6/2026), ketika harga emas masing-masing turun Rp 15.000 per gram.
Sebaliknya, kenaikan harian tertinggi tercatat pada Sabtu (4/7/2026) dengan lonjakan sebesar Rp 19.000 per gram.
Buyback merupakan harga yang diterima pemilik emas ketika menjual kembali emas Antam ke Logam Mulia. Oleh karena itu, kenaikan harga buyback menjadi salah satu indikator yang turut diperhatikan investor maupun masyarakat yang berencana mencairkan investasi emasnya. (anp)












