bernasnews.com – Rekaman kamera pengawas atau CCTV kembali menjadi saksi bisu sebuah kecelakaan lalu lintas yang mengundang perhatian masyarakat. Sebuah video yang merekam detik-detik benturan antara mobil Mitsubishi Pajero putih dan sepeda motor Honda Supra X 125 di Simpang Titik Nol Kilometer Alun-alun Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 15.28 WIB, viral di berbagai media sosial.
Peristiwa yang berlangsung hanya dalam hitungan detik itu memicu beragam tanggapan. Banyak warga mengaku terkejut setelah melihat rekaman CCTV yang memperlihatkan kerasnya benturan di salah satu persimpangan tersibuk di pusat Kota Wonosari tersebut.
Berdasarkan rekaman CCTV milik Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gunungkidul, sebuah sepeda motor Honda Supra X 125 berwarna biru-hitam melaju dari arah timur menuju barat. Sepeda motor tersebut dikendarai dua perempuan yang tampak melintas dengan kecepatan sedang.
Saat memasuki area tengah persimpangan, pengendara sepeda motor diduga hendak berbelok ke kanan menuju arah utara. Pada saat yang hampir bersamaan, dari arah barat melaju sebuah mobil Mitsubishi Pajero berwarna putih yang bergerak lurus melintasi simpang.
Jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat benturan tidak lagi dapat dihindarkan.
Suara benturan keras langsung mengundang perhatian warga yang berada di sekitar Alun-alun Wonosari. Tubuh kedua perempuan yang mengendarai sepeda motor terpental dan terjatuh di badan jalan. Sementara itu, mobil Pajero putih berhenti beberapa meter setelah titik benturan.
Suasana di lokasi berubah seketika. Sejumlah warga, pengendara yang melintas, hingga petugas yang berada tidak jauh dari lokasi langsung berhamburan memberikan pertolongan kepada para korban. Beberapa orang berupaya menenangkan kedua perempuan yang tampak syok akibat kecelakaan tersebut.
Dokumentasi setelah kejadian memperlihatkan bagian depan sepeda motor Honda Supra X 125 mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan. Pecahan komponen kendaraan berserakan di sekitar lokasi kejadian, menjadi bukti kerasnya tabrakan yang terjadi di tengah persimpangan.
Meski mengalami benturan cukup keras, kedua perempuan tersebut dilaporkan masih dalam kondisi sadar. Warga segera mengevakuasi keduanya ke tepi jalan agar mendapatkan pertolongan pertama sembari menunggu penanganan lebih lanjut dari petugas.
Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan bahwa mobil Mitsubishi Pajero putih tersebut dikemudikan oleh anggota DPRD Gunungkidul, Dwi Wahyu Asmorowati.
Sesaat setelah benturan terjadi, kendaraan tersebut juga sempat tersenggol atau terdorong oleh sebuah truk yang berada tepat di belakangnya. Namun hingga kini, rangkaian peristiwa yang melibatkan truk tersebut masih menunggu hasil penyelidikan dan penjelasan resmi dari kepolisian. Polisi masih mendalami apakah kendaraan berat itu memiliki keterkaitan langsung dalam kecelakaan atau hanya terdampak akibat benturan awal.
Tidak lama setelah menerima laporan, personel Satlantas Polres Gunungkidul langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, mendokumentasikan posisi kendaraan, serta mengatur arus lalu lintas yang sempat melambat akibat banyaknya warga yang memadati lokasi kejadian.
Keberadaan CCTV di simpang tersebut menjadi salah satu alat penting bagi penyidik dalam mengungkap kronologi kecelakaan. Rekaman video akan dipadukan dengan keterangan para saksi serta hasil pemeriksaan di lapangan untuk mengetahui secara utuh penyebab terjadinya benturan.
Persimpangan Titik Nol Kilometer Alun-alun Wonosari selama ini memang menjadi salah satu titik dengan arus kendaraan yang cukup padat. Pada jam-jam aktivitas masyarakat, kendaraan dari berbagai arah bertemu di simpang tersebut sehingga setiap pengendara dituntut lebih berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta memastikan kondisi benar-benar aman sebelum melintas maupun berbelok.
Hingga berita ini diturunkan, Satlantas Polres Gunungkidul masih melakukan penyelidikan. Polisi terus mengumpulkan keterangan para saksi, memeriksa rekaman CCTV dari berbagai sudut, serta mendalami seluruh rangkaian peristiwa untuk memastikan penyebab kecelakaan dan menentukan pihak yang bertanggung jawab sesuai dengan hasil penyidikan.
Sementara itu, video rekaman CCTV yang beredar luas di media sosial terus menjadi perhatian masyarakat. Banyak warganet mengingatkan pentingnya meningkatkan kewaspadaan saat melintasi persimpangan, terutama di kawasan padat kendaraan seperti Titik Nol Kilometer Alun-alun Wonosari. Di balik viralnya rekaman tersebut, peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa satu keputusan dalam hitungan detik di jalan raya dapat berujung pada kecelakaan yang mengubah keadaan dalam sekejap.(ef linangkung)












