News  

Lansia Hilang di Hutan Sanglor Gunungkidul Ditemukan Selamat, Dua Hari Menegangkan Berakhir Haru

Lansia Hilang di Hutan Sanglor Gunungkidul/Tim SAR

bernasnews– Setelah menghilang selama hampir dua hari, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Mbah Kliwon (80) dalam kondisi selamat, Sabtu (13/6/2026) pagi. Penemuan tersebut sekaligus mengakhiri operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur penyelamat dan relawan di wilayah Gunungkidul.

Mbah Kliwon, seorang petani warga Hutan Sanglor 1, Girisuko, Panggang, hilang setelah berjalan menuju kawasan Hutan Sanglor 1 pada Kamis pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, ia mengenakan kemeja putih dan celana pendek hitam.

Kepergian pria lanjut usia tersebut awalnya tidak menimbulkan kecurigaan. Namun, seiring berjalannya waktu, keluarga mulai merasa khawatir karena Mbah Kliwon tak kunjung pulang. Kekhawatiran itu semakin besar mengingat korban memiliki riwayat pikun.

Pencarian pun segera dilakukan. Keluarga bersama warga menyisir sejumlah lokasi yang biasa korban datangi. Namun, upaya itu belum membuahkan hasil. Kondisi tersebut mendorong operasi pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

Hari pertama pencarian berlangsung penuh tantangan. Medan hutan cukup luas dengan kontur berbukit. Memasuki hari kedua operasi, Tim SAR Gabungan meningkatkan intensitas pencarian. Strategi penyisiran diperluas agar peluang menemukan korban semakin besar.

Koordinator Pos Basarnas Gunungkidul, Sulis Haryanto, menjelaskan bahwa tim membagi personel ke dalam lima Search and Rescue Unit (SRU). Empat SRU bergerak melakukan penyapuan darat dengan radius pencarian mencapai 700 meter dari lokasi kejadian.

Lalu, satu SRU lain memanfaatkan teknologi drone termal untuk memantau area Kali Ngetok dari udara. Langkah tersebut terbukti efektif. Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Mbah Kliwon dalam keadaan selamat.

“Pada pukul 08.25 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi survivor dalam keadaan selamat. Selanjutnya, korban dibawa ke Puskesmas Panggang I untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut,” ujar Sulis Haryanto.

Proses evakuasi berlangsung lancar. Tim memastikan kondisi korban stabil sebelum membawanya menuju fasilitas kesehatan untuk menjalani pemeriksaan medis.

Meski sempat hilang selama hampir dua hari, korban selamat sehingga menjadi kabar menggembirakan bagi keluarga maupun tim penyelamat.

Keberhasilan operasi ini juga menunjukkan pentingnya sinergi berbagai unsur penyelamat. Tim SAR Gabungan yang terdiri dari berbagai instansi dan relawan bahu-membahu melakukan pencarian sejak laporan kehilangan.

Basarnas berharap kejadian serupa tidak kembali terulang. Masyarakat harus meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga lanjut usia, terutama mereka yang memiliki riwayat pikun atau mudah mengalami disorientasi.

Peristiwa Mbah Kliwon yang hilang di Hutan Sanglor sekaligus menjadi pengingat bahwa kelompok lansia membutuhkan perhatian ekstra dari keluarga. (ef linangkung)