News  

Suzuki Karimun Tabrak Tiang Lampu di Karangmojo Gunungkidul, Pensiunan 75 Tahun Alami Luka Ringan

Suzuki Karimun Tabrak Tiang Lampu di Karangmojo/Istimewa

bernasnews– Seorang pengemudi lanjut usia mengalami kecelakaan dan menabrak tiang lampu di ruas Jalan Wonosari–Karangmojo, Sabtu (6/6/2026) siang.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.00 WIB tersebut berlangsung di Dusun Sudimoro, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul.

Berdasarkan laporan pada Unit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul dari Polsek Karangmojo, kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut merupakan Suzuki Karimun Estilo dengan nomor polisi AB-1501-WD.

Tumijono (75), warga Karangmojo, Gunungkidul, mengemudikan mobil itu. Pria yang berstatus pensiunan itu tengah melakukan perjalanan dari arah Wonosari menuju Karangmojo.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul, Ipda Sugiyanto, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika kendaraan melaju di jalan lurus dari arah barat menuju timur.

“Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kendaraan Suzuki Karimun Estilo nomor polisi AB-1501-WD berjalan dari arah Wonosari menuju Karangmojo. Sesampainya di lokasi kejadian yang merupakan jalan lurus, pengemudi diduga mengantuk sehingga kendaraan berjalan oleng ke kiri, keluar dari badan jalan, kemudian menabrak tiang lampu,” ujar Ipda Sugiyanto.

Dugaan pengemudi mengantuk menjadi faktor utama yang menyebabkan kecelakaan tersebut. Kondisi fisik pengemudi yang sudah berusia lanjut diduga turut memengaruhi konsentrasi saat mengemudikan kendaraan.

Ketika kendaraan mulai bergerak ke sisi kiri jalan, pengemudi tidak sempat mengembalikan arah laju mobil ke jalurnya. Dalam beberapa saat, mobil keluar dari badan jalan dan langsung menghantam tiang lampu yang berada di pinggir ruas jalan.

Benturan keras menyebabkan bagian kendaraan mengalami kerusakan. Warga yang berada di sekitar lokasi segera mendatangi tempat kejadian untuk memberikan pertolongan dan memastikan kondisi pengemudi.

Setelah kejadian, petugas medis dari RSI Gunungkidul melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Tumijono mengalami luka lecet pada bagian bibir. Ia mengeluhkan rasa sesak pada dada akibat benturan yang terjadi saat kecelakaan.

Ipda Sugiyanto mengimbau seluruh pengguna jalan untuk memperhatikan kondisi fisik sebelum berkendara, terutama ketika melakukan perjalanan pada siang hari.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri berkendara ketika mengantuk. Jika merasa lelah, sebaiknya berhenti di tempat yang aman untuk beristirahat sejenak demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” tegasnya.

Peristiwa yang terjadi di Karangmojo ini kembali menjadi pengingat bahwa keselamatan berkendara juga sangat bergantung pada kesiapan fisik pengemudi. Satu detik kehilangan konsentrasi dapat berujung pada kecelakaan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain. (ef linangkung)