bernasnews– Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan Wonosari–Baron, tepatnya di wilayah Dusun Tegalsari, Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari, Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.
Peristiwa tersebut melibatkan sebuah sepeda motor Yamaha Mio Fino bernomor polisi AB-2083-EM dengan sebuah truk tronton Hino bernomor polisi Z-9080-MO.
Akibat kecelakaan itu, pengendara sepeda motor mengalami cedera serius dan harus menjalani penanganan medis di RSUD Wonosari.
Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Gunungkidul, Ipda Sugiyanto, membenarkan adanya laporan kecelakaan lalu lintas pihaknya pada Jumat dini hari.
Petugas langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak terkait.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan bermula ketika truk tronton Hino melaju dari arah utara atau Wonosari menuju arah selatan menuju kawasan Baron. Dadang Mulyadi, warga Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengemudikan truk itu.
Setibanya di wilayah selatan Simpang Empat Tegalsari, pengemudi truk menghentikan kendaraannya di sisi kiri bahu jalan.
Namun, sebagian roda kendaraan, khususnya roda sebelah kanan, masih berada di badan jalan.
Pada saat bersamaan, dari arah yang sama melaju sepeda motor Yamaha Mio Fino milik Doni Setiawan, warga Dusun Karangasem, Kalurahan Mulo, Kapanewon Wonosari.
Situasi jalan yang masih gelap pada dini hari serta jarak yang sudah terlalu dekat membuat Doni tidak mampu mengendalikan laju sepeda motor secara optimal.
Dalam hitungan detik, sepeda motor menghantam bagian belakang truk tronton yang sedang berhenti tersebut.
Benturan keras tidak terhindar. Bagian depan sepeda motor mengalami kerusakan akibat menghantam badan truk.
Korban pengendara sepeda motor selanjutnya dievakuasi menuju RSUD Wonosari guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Hasil pemeriksaan tim medis menunjukkan bahwa Doni Setiawan mengalami cedera kepala sedang, luka sobek pada lutut kaki kanan, serta luka pada kaki kiri.
Meski mengalami sejumlah cedera, korban berada dalam kondisi sadar saat menjalani pemeriksaan.
Sementara itu, pengemudi truk tronton, Dadang Mulyadi, tidak mengalami luka. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa yang bersangkutan berada dalam kondisi sehat jasmani maupun rohani setelah kejadian berlangsung.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara pada dini hari.
Jalur Wonosari–Baron sendiri merupakan salah satu ruas jalan strategis di Kabupaten Gunungkidul.
Selain menjadi penghubung antarkawasan permukiman, jalur tersebut juga menjadi akses utama menuju berbagai destinasi wisata pantai.
Kecelakaan yang terjadi di jalan Wonosari–Baron ini menjadi bukti bahwa kelalaian sekecil apa pun dapat berujung pada peristiwa yang membahayakan keselamatan jiwa. (ef linangkung)












