News  

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap 2 Dibuka Sampai Kapan?

Ilustrasi Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap 2 Kemnaker. (Magnific)

bernasnews – Pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap 2 dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi dibuka hingga 9 Juni 2026 melalui portal SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker.

Program pelatihan gratis ini ditujukan untuk memperluas akses peningkatan keterampilan kerja masyarakat di berbagai daerah dengan target mencapai 30.000 peserta di seluruh Indonesia.

Pelatihan tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia dan meningkatkan daya saing tenaga kerja nasional.

Program ini juga dirancang agar masyarakat dapat mengikuti pelatihan lebih dekat dengan domisili masing-masing tanpa terkendala jarak maupun akses lokasi.

Jadwal Lengkap Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap 2

Kemnaker telah menetapkan tahapan pelaksanaan Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap 2 mulai dari pendaftaran hingga orientasi peserta.

Pendaftaran peserta berlangsung sampai 9 Juni 2026 melalui platform SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker. Setelah masa pendaftaran ditutup, proses seleksi peserta akan dilaksanakan mulai 10 Juni hingga 17 Juni 2026.

Selanjutnya, pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 18 Juni 2026. Peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti kick off dan orientasi program pada 22 Juni 2026.

Peserta Mendapat Pelatihan Gratis dan Sertifikat BNSP

Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh berbagai fasilitas selama mengikuti pelatihan. Selain mendapatkan pelatihan secara gratis, peserta juga akan menerima makan siang gratis setiap hari pelaksanaan.

Kemnaker turut menyediakan bantuan transportasi bagi peserta untuk mendukung kelancaran selama mengikuti kegiatan pelatihan. Selain itu, peserta akan mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan yang mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Tidak hanya itu, peserta juga memperoleh sertifikat pelatihan dan sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikat tersebut diharapkan dapat menjadi nilai tambah bagi peserta saat memasuki dunia kerja.

Bagi peserta yang memenuhi kriteria tertentu, Kemnaker juga menyediakan fasilitas asrama selama masa pelatihan berlangsung.

Pelatihan Digelar di Berbagai Daerah Indonesia

Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap 2 dilaksanakan melalui berbagai unit pelatihan kerja di bawah Kemnaker maupun pemerintah daerah.

Pelaksanaan program dilakukan melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP), Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), Satuan Pelayanan (Satpel), serta Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).

Jaringan penyelenggara dari Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) Kemnaker meliputi BBPVP Bandung, Bekasi, Makassar, Medan, Semarang, dan Serang.

Selain itu, pelatihan juga diselenggarakan melalui BPVP Ambon, Banda Aceh, Bandung Barat, Bantaeng, Banyuwangi, Belitung, Kendari, Lombok Timur, Padang, Pangkep, Samarinda, Sidoarjo, Sorong, Surakarta, dan Ternate.

Program ini turut didukung oleh Satpel Bengkulu, Lampung, Sofifi, Kupang, Bantul, Jambi, Lubuk Linggau, Majene, Mamuju, dan Palu. Di samping itu, UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) di berbagai daerah juga terlibat dalam pelaksanaan pelatihan.

BBPVP dan BPVP Kemnaker bertindak sebagai unit pelaksana teknis pembina teknis dalam program tersebut.

Lulusan SMA dan SMK Jadi Prioritas Peserta

Kemnaker memprioritaskan peserta dari kalangan lulusan SMA dan SMK sederajat dengan usia minimal 17 tahun. Program ini diharapkan dapat membantu generasi muda meningkatkan kompetensi dan kesiapan memasuki pasar kerja.

Pelatihan vokasi yang diselenggarakan secara gratis ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk membuka akses keterampilan kerja yang lebih luas bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Dengan adanya Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap 2, pemerintah berharap kualitas tenaga kerja nasional semakin meningkat dan mampu bersaing di dunia industri maupun sektor usaha lainnya.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker. Peserta perlu menyiapkan akun serta melengkapi data diri sesuai persyaratan yang ditentukan.

Masyarakat yang berminat mengikuti program ini disarankan segera mendaftar sebelum batas akhir pada 9 Juni 2026 agar dapat mengikuti seluruh tahapan seleksi yang telah dijadwalkan. (anp)