bernasnews – Bulan Mei dalam tradisi Gereja Katolik dikenal sebagai Bulan Rosario yang didedikasikan secara khusus kepada Bunda Maria.
Pada Jumat, 22 Mei 2026, umat Katolik dapat kembali menjalankan devosi doa Rosario dengan merenungkan Peristiwa Mulia sebagai bagian dari pendalaman iman dan penghormatan kepada Maria.
Doa Rosario tidak hanya menjadi bentuk doa pribadi, tetapi juga sarana refleksi atas kehidupan Yesus Kristus melalui rangkaian doa, renungan, dan bacaan Kitab Suci.
Dalam kalender devosi umat Katolik, Bulan Rosario menjadi momentum penting untuk memperkuat kehidupan rohani. Mei sering dikaitkan dengan simbol kehidupan, keindahan, dan kesuburan, sehingga Gereja mengkhususkan bulan ini sebagai waktu penghormatan kepada Maria sebagai Bunda kehidupan.
Melalui doa Rosario, umat diajak merenungkan perjalanan keselamatan Yesus Kristus sekaligus meneladani iman Maria dalam kehidupan sehari-hari.
Pada Jumat, 22 Mei 2026, umat Katolik dapat mendaraskan doa Rosario dengan Peristiwa Mulia. Peristiwa ini berfokus pada kemuliaan Yesus setelah kebangkitan-Nya dan kemuliaan Maria di surga.
Peristiwa Mulia mengajak umat untuk memperkuat harapan akan kehidupan kekal, kemenangan atas dosa, serta iman kepada kuasa kebangkitan Kristus. Selain itu, permenungan ini juga menjadi pengingat agar umat tetap setia dalam menjalani kehidupan sesuai ajaran Gereja.
Tata Cara Membaca Doa Rosario
Panduan doa Rosario berikut dikutip dari dokumen Tata Doa Rosario Katedral Purwokerto. Umat dapat mengikuti urutan doa secara berurutan mulai dari pembuka hingga penutup.
Pembukaan Doa Rosario
Doa dimulai dengan Tanda Salib:
“Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Amin.”
Setelah itu dilanjutkan dengan doa Aku Percaya sebagai pengakuan iman umat Katolik kepada Allah Tritunggal, Yesus Kristus, Roh Kudus, Gereja Katolik, hingga kehidupan kekal.
Kemudian dilanjutkan dengan doa Kemuliaan:
“Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus, Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.”
Umat juga mendaraskan doa Terpujilah:
“Terpujilah nama Yesus, Maria dan Yosef, sekarang dan selama-lamanya. Amin.”
Urutan Doa Awal Rosario
Setelah pembukaan, doa dilanjutkan dengan Bapa Kami yang menjadi doa utama yang diajarkan Yesus kepada para murid-Nya.
Berikutnya umat mendaraskan tiga Salam Maria dengan intensi berbeda, yakni:
- Salam Putri Allah Bapa
- Salam Bunda Allah Putra
- Salam Mempelai Allah Roh Kudus
Masing-masing doa diakhiri dengan permohonan:
“Santa Maria, bunda Allah, Doakanlah kami yang berdosa ini Sekarang dan waktu kami mati. Amin.”
Setelah itu kembali didaraskan doa Kemuliaan dan Terpujilah sebelum memasuki renungan peristiwa Rosario.
Lima Peristiwa dalam Doa Rosario
Dalam Rosario, terdapat lima peristiwa yang direnungkan secara berurutan. Pada setiap peristiwa, umat membaca:
- Renungan dan bacaan singkat
- Satu kali Bapa Kami
- Sepuluh kali Salam Maria
- Satu kali Kemuliaan
- Doa Terpujilah
- Doa Fatima
Doa Fatima yang dibacakan berbunyi:
“Ya Yesus yang baik, ampunilah dosa-dosa kami. Selamatkanlah kami dari api neraka, Dan hantarlah jiwa-jiwa ke surga, Terlebih jiwa-jiwa yang sangat membutuhkan kerahiman-Mu. Amin.”
Urutan tersebut diulang hingga lima peristiwa selesai direnungkan.
Penutup dengan Doa kepada Santo Yusuf
Setelah seluruh peristiwa selesai didoakan, Rosario ditutup dengan doa kepada Santo Yusuf sebagai pelindung keluarga dan Gereja.
Doa tersebut berbunyi:
“Salam, Penjaga Sang Penebus, Mempelai Santa Perawan Maria. Kepadamu, Allah mempercayakan Putra-Nya yang Tunggal.”
Doa kemudian ditutup kembali dengan Tanda Salib:
“Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Amin.”
Waktu yang Dianjurkan untuk Membaca Rosario
Doa Rosario dapat dilakukan secara pribadi maupun bersama keluarga dan komunitas gereja. Umat biasanya mendaraskan Rosario pada sore atau malam hari agar suasana doa lebih tenang dan khusyuk.
Selama Bulan Mei 2026, banyak gereja dan lingkungan umat Katolik juga mengadakan doa Rosario bersama sebagai bentuk devosi kepada Bunda Maria.
Selain menjadi tradisi iman, doa Rosario juga dipandang sebagai sarana memperdalam relasi spiritual dengan Tuhan melalui perantaraan Maria.
Demikian panduan doa Rosario hari Jumat, 22 Mei 2026 lengkap dengan tata cara, urutan doa, dan makna Peristiwa Mulia yang dapat menjadi pedoman umat Katolik selama Bulan Rosario. (anp)












