bernasnews – Doa Novena Roh Kudus hari keempat berfokus pada permohonan karunia Roh Nasihat, yang diyakini membantu umat beriman dalam mengambil keputusan yang benar sesuai kehendak Tuhan.
Doa ini menjadi bagian penting dalam rangkaian novena yang didaraskan selama sembilan hari, biasanya menjelang perayaan Pentakosta, dengan tujuan memohon bimbingan ilahi dalam kehidupan sehari-hari.
Pada hari keempat, umat Katolik secara khusus memohon kehadiran Roh Nasihat agar mampu membedakan yang baik dan yang jahat.
Dalam doa ini, umat meminta tuntunan agar setiap pilihan hidup sejalan dengan kehendak Tuhan serta mengarah pada kehidupan kekal yang didambakan.
Berikut doa Novena Roh Kudus hari keempat yang dapat didaraskan:
Urutan Lengkap Doa Novena Roh Kudus Hari Keempat
Agar pelaksanaan novena berjalan tertib dan khusyuk, berikut susunan doa yang dapat diikuti:
1. Tanda Salib
Sebagai pembuka doa, umat memulai dengan tanda salib sebagai simbol iman.
2. Saya Mengaku
Pengakuan dosa dilakukan sebagai bentuk pertobatan sebelum memulai doa.
3. Doa Pembuka
“Datanglah Roh Kudus, penuhilah hati umat-Mu dan nyalakanlah di dalamnya api cinta-Mu.
Utuslah Roh-Mu, maka semuanya akan dijadikan lagi dan Engkau akan membarui muka bumi.”
4. Doa Novena Hari Keempat (Roh Nasihat)
“Datanglah dan penuhilah kami, O Roh Nasihat. Bantu dan tuntunlah kami dalam segala cara, supaya kami selalu melakukan kehendak-Mu yang suci. Tuntunlah hati kami untuk memilih hanya yang baik; palingkan dari semua yang jahat, dan arahkanlah kami lurus kepada perintah-perintah-Mu menuju hidup kekal yang selama ini kami rindukan. Amin.”
Doa Penyerahan kepada Roh Kudus
Dalam bagian ini, umat menyerahkan seluruh hidupnya kepada Roh Kudus sebagai sumber kekuatan dan terang:
“Di hadapan para saksi surgawi, kami persembahkan diri kami, jiwa dan raga kami kepada-Mu, Roh Abadi Allah. Kami memuji kecemerlangan kemurnian-Mu, keadilan-Mu, dan cinta tak terbatas-Mu. Engkaulah kekuatan dan terang jiwa kami. Di dalam Engkaulah kami hidup dan menjadi diri kami.
Kami bertekad tidak akan mengecewakan-Mu dengan ketidaksetiaan, dan kami berdoa dengan segenap hati kami meminta pertolongan untuk menghindari dosa terkecil pun terhadap Engkau.
Jagalah dengan belas kasih-Mu setiap pikiran kami, dan berilah agar kami selalu mengarahkan diri pada cahaya-Mu, mendengarkan suara-Mu, dan mengikuti kehendak-Mu. Kami bergantung kepada-Mu, menyerahkan diri kami sepenuhnya kepada-Mu, dan memohon kebaikan-Mu untuk menjaga kami dalam kelemahan kami.
Kami memohon kepada-Mu, ya Roh terpuji, penolong dalam kelemahan kami, agar Engkau senantiasa menjaga kami dalam rahmat-Mu dan mengaruniakan kepada kami tekad yang kuat untuk membangun Gereja yang bahagia, menginspirasi, dan menyejahterakan.
Berilah kami, ya Roh Kudus, Roh Allah dan Putra, agar kami dapat berkata kepada-Mu selalu dan di mana saja: “Berbicaralah Tuhan sebab hamba-Mu mendengarkan.” Amin.”
Doa Mohon Karunia Roh Kudus
Doa ini berisi permohonan tujuh karunia Roh Kudus yang menjadi fondasi kehidupan iman:
“O Tuhan Yesus Kristus, sebelum naik ke surga, Engkau berjanji mengutus Roh Kudus untuk menyelesaikan pekerjaan-Mu di bumi.
Berikanlah Roh Kudus yang sama agar jiwa kami dikuduskan dan bertumbuh dalam kasih-Mu.
Berilah kami Roh Kebijaksanaan supaya kami membenci hal-hal yang sia-sia di dunia ini dan menginginkan hal-hal yang abadi.
Berilah kami Roh Pengertian untuk mencerahkan pikiran kami dengan cahaya kebenaran ilahi-Mu.
Berilah kami Roh Nasihat agar kami dapat selalu memilih cara yang paling pasti untuk menyenangkan Engkau dan mendapatkan surga.
Berilah kami Roh Keperkasaan agar kami dapat memikul salib kami bersama-Mu dan memiliki keberanian untuk menghadapi semua rintangan yang menghalangi keselamatan kami.
Berilah kami Roh Pengenalan agar kami dapat mengenal Allah dan mengenal diri kami sendiri serta bertumbuh dalam kekudusan.
Berilah kami Roh Kesalehan agar kami boleh menemukan bahwa pelayanan kepada Allah adalah membahagiakan.
Berilah kami Roh Takut akan Allah supaya kami dipenuhi dengan rasa hormat penuh kasih sayang terhadap Allah dan takut untuk tidak menyenangkan-Nya dengan cara apa pun.
Bantulah kami, ya Tuhan, untuk menjadi salah satu dari murid-murid sejati-Mu dan hidupkanlah Roh-Mu dalam segala hal pada diri kami. Amin.”
Rangkaian doa novena hari keempat ditutup dengan doa penutup dan tanda salib sebagai simbol iman dan pengharapan.
Dengan mendaraskan doa ini secara rutin dan penuh penghayatan, umat diharapkan semakin mampu membedakan kehendak Tuhan dalam setiap aspek kehidupan serta dikuatkan dalam menjalani panggilan iman sehari-hari. (anp)











