Arsip Pustaka : Dari Tajuk Rencana, Litbang Koran, Sampai Tak Tik Bisnis

Tiga buku karya Harian BERNAS tahun 2000 dan 2001. (Foto : Humas bernasnews)

bernasnews – Salah satu tradisi yang dilakukan oleh media massa, termasuk Harian “BERNAS” pada masanya, adalah mendokumentasikan karya tulis di koran bersangkutan dalam bentuk buku. Dengan adanya penerbitan buku itu “nafas” kehidupan media bersangkutan lebih panjang.

Buku diyakini bukan hanya sebagai mahkota wartawan, namun juga mahkota media. Sesuai istilahnya, mahkota adalah identik dengan atribut raja. Mahkota ibarat puncak perjuangan seseorang di bidang masing-masing.

Salah satu isi media yang sering dibukukan adalah tulisan opini. Lazimnya adalah kumpulan artikel atau esai. Ada juga kumpulan karikatur. Bentuk tulisan opini yang dapat dibukukan, meski tidak terlalu sering, yakni tajuk rencana atau editoral. Tajuk adalah suara atau pendapat redaksi tentang satu hal yang terjadi di masyarakat. Baik skala lokal, daerah, nasional, maupun global.

Buku bertajuk “Dialog Demokrasi dan Keadilan” dengan pengantar H.R. Subadhi dan Editor Y.B. Margantoro (Penerbit PT Muria Baru Offset dan Harian BERNAS, 2001) berisi aneka topik yakni : Agama, Bernas, Budaya, Ekonomi, Luar Negeri, Olahraga, Pendidikan, Pers, Sosial Politik, dan Umum. Untuk topik Umum paling banyak, ada 29 item, disusul Pendidikan 18 item dan Pers 17 item. Untuk topik Bernas ada lima item, empat diantaranya tentang wartawan Udin yang dibunuh karena berita.

Dari tulisan tajuk kita tahu kebijakan, arah dan kepedulian media. Harian BENAS yang di masanya sering dianggap berani dalam menyajikan informasi atau gagasan cukup tajam dan visioner dalam memilih pendapat dalam buku ini. Ada cukup banyak masalah di masa lalu, 25 tahun silam, yang terjadi dan masih relevan hingga kini.

Buku kedua, “Litbang Koran” (2000), yang diberi pengantar Drs. Ashadi Siregar dan Editor Y.B. Margantoro, menyampaikan kiprah salah satu unit kerja di redaksi yakni litbang atau penelitian dan pengembangan. Buku ini menyajikan delapan bab yakni esai Menyajikan Kebenaran Secara Benar, Polling Kasus Udin, Kerjasama,Milenium, Buku, Opini dan Lampiran.

Meski bukan buku teori, namun buku tentang dinamika kerja unit ini, sudah dapat memberikan gambaran kegiatan Litbang bagi sebuah media massa khususnya koran. Bahwa kegiatan keredaksian, baik di kantor atau di lapangan, sepatutnya mendapat dukungan dari unit litbang dalam menyajikan informasi atau suara redaksi.

Buku ketiga adalah “71 Tak Tik Bisnis BERNAS” dengan pengantar Basu Swastha Dharmmesta, SE., MBA, PhD. dan editor Y.B. Margantoro, Z. Bambang Darmadi, dan Sugeng Prayitno. Buku ini terbitan AMP YKPN berkerja sama dengan Harian BERNAS tahun 2000.

Rubrik Tak Tik Bisnis di BERNAS termasuk materi unggulan di koran ini. Selain penulisan para kontributor tentang bisnis dalam penulisan, juga diadaan kegiatan road show ke lapangan. Diyakini oleh awam, bahwa tanpa taktik, strategi tidak dapat diterima untuk mencapai tujuan bisnis, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. (mar)