News  

Viral Suara Kuntilanak di Makam Jetis Bantul, Polisi Amankan Dua Remaja yang Bikin Warga Resah

Warga Jetis resah suara hantuk Kuntilanak di makam, ternyata ulah remaja. (bernasnews)
Warga Jetis resah suara hantuk Kuntilanak di makam, ternyata ulah remaja. (bernasnews)

bernasnews – Suasana malam di kawasan pemakaman wilayah Jetis, Bantul, mendadak geger setelah suara menyeramkan mirip kuntilanak terdengar nyaring dari area makam pada Sabtu, 9 Mei 2026 malam. Suara tersebut memicu kepanikan warga dan pengendara yang melintas di sekitar lokasi.

Rekaman suara itu terdengar melalui pengeras suara di tengah kondisi jalan yang minim penerangan. Beberapa pengendara motor disebut sempat mempercepat laju kendaraan karena mengira terjadi kejadian mistis di area pemakaman.

Peristiwa itu cepat menyebar di media sosial. Video suasana makam yang gelap disertai suara melengking menyeramkan ramai dibagikan warga hingga Minggu pagi.

Polisi Temukan Sound System dan Rekaman Suara

Di tengah keresahan masyarakat, polisi akhirnya mengungkap sumber suara misterius tersebut.

Aparat memastikan suara yang viral itu bukan berasal dari hal gaib, melainkan rekaman efek suara kuntilanak yang sengaja diputar dua remaja menggunakan perangkat sound system portable.

Kasus itu bermula setelah warga melaporkan suara aneh dari area makam kepada Bhabinkamtibmas Terong, Aiptu Gangsal Wirajati.

Petugas kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi pemakaman untuk mencari sumber suara yang membuat warga takut keluar rumah pada malam hari.

Saat patroli dilakukan, polisi menemukan dua remaja laki-laki sedang berboncengan sepeda motor di area sekitar makam.

Dari pemeriksaan di lokasi, petugas mendapati perangkat pengeras suara yang terhubung dengan aplikasi efek suara di telepon genggam salah satu remaja tersebut.

Mereka mengaku sengaja memutar rekaman suara kuntilanak hanya untuk mencoba kualitas audio sound system di area terbuka yang dianggap sepi.

Namun aksi iseng itu justru membuat suasana sekitar makam berubah mencekam.

Warga Sempat Ketakutan Melintas di Area Makam

Beberapa warga sekitar mengaku sempat mengira ada kejadian mistis karena suara terdengar cukup keras dan menggema dari dalam area pemakaman.

Dalam video yang beredar, suara melengking terdengar berulang kali di tengah suasana jalan yang gelap.

Kondisi itu membuat warga yang melintas memilih tidak berhenti terlalu lama di sekitar lokasi.

Di media sosial, sejumlah komentar bermunculan sejak Sabtu malam. Ada yang mengaku merinding saat mendengar rekaman video, ada pula yang awalnya percaya suara tersebut benar-benar berasal dari area makam.

Situasi baru mereda setelah polisi memberikan penjelasan bahwa suara itu hanyalah rekaman audio yang diputar menggunakan pengeras suara.

Polisi Pilih Pembinaan Persuasif

Polisi kemudian membawa kedua remaja tersebut untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Karena dinilai sebagai kenakalan remaja dan tidak mengarah pada tindak pidana berat, aparat memilih langkah pembinaan secara persuasif.

Orang tua kedua remaja dipanggil untuk diberikan edukasi agar kejadian serupa tidak terulang.

Polisi juga mengingatkan pentingnya menggunakan media sosial dan perangkat audio secara bijak agar tidak memicu keresahan masyarakat.

Aiptu Gangsal Wirajati menegaskan aksi iseng di ruang publik tetap bisa berdampak luas jika menimbulkan kepanikan warga.

Ia meminta remaja tidak membuat konten sensasi yang mengganggu ketertiban umum hanya demi viral di media sosial.

Fenomena konten ekstrem demi perhatian publik belakangan memang semakin sering muncul di berbagai platform digital. Dalam beberapa kasus, aksi yang awalnya dianggap candaan justru memicu keresahan masyarakat luas.

Banyak masyarakat berharap kejadian serupa tidak kembali terulang, terutama di lokasi yang identik dengan suasana sepi dan minim penerangan pada malam hari. (eln)