News  

KADIN DIY Akan Menggelar Business Dialog & Charity Golf Tournament, Dihadiri 20 Duta Besar

Ilustrasi Turnamen Golf. (Foto: Dok.bernasnews)

bernasnews — Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DIY akan menghelat acara Business Dialog & Charity Golf Tournament, merupakan event sport diplomacy yang rencananya diselenggarakan pada, tanggal 5-6 Juni 2026 mendatang.

Acara ini selain menjadi ajang memperkuat jejaring kerja sama, juga untuk memperluas berbagai potensi investasi pada pasar yang selama ini belum terbuka.

Hal ini dikemukakan oleh Wakil Ketua Umum Koordinator 3 KADIN DIY Bidang Industri, Infrastruktur, Energi, Lingkungan Hidup, Agribisnis, dan Sumber Daya Maritim, Hermawan Ardiyanto, usai bersilaturahmi dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Jumat (8/5/2026).

Menurut Hermawan dilansir dari jogjaprov.go.id, Sultan HB X memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini, namun juga menitipkan pesan penting terkait pengadaan investasi di DIY.

“Pak Gubernur tadi menekankan, intinya investasi yang berbasis lingkungan, investasi yang tidak merusak lingkungan. Bukan industri berat, tetapi industri yang green energy. Keberpihakan atau faktor menjaga lingkungan jadi perhatian utama,” ungkapnya.

“Hal itu sudah disampaikan berkali-kali juga oleh pemerintah melalui Pak Gubernur, jangan sampai merusak lingkungan,” imbuh Hermawan.

Kata Hermawan, sampai saat ini jumlah duta besar yang terkonfirmasi akan hadir, yakni sebanyak 10 duta besar. Namun, pihaknya memperkirakan kegiatan ini akan dihadiri oleh berkisar 15-20 dubes. Mereka adalah para dubes yang tergabung dalam ambassador golf club di KADIN Indonesia.

“Adapun yang sudah konfirmasi akan hadir, antara lain dari Australia, New Zealand, Arab Saudi, Meksiko, Hungaria, dan Kuba. Sementara yang lainnya masih dalam proses konfirmasi. Yang memang aktif dalam ambassador golf club ini ada 22 dubes. Perkirakan kami akan hadir 15 sampai 20 dubes,” beber Hermawan.

Lebih lanjut Hermawan menjelaskan, kegiatan ini rutin digelar setiap tahun dan kali ini DIY menjadi tuan rumah. Agenda Business Dialog dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 5 Juni, sedangkan  Charity Golf Tournament berlangsung, pada tanggal 6 Juni 2026.

“Para duta besar yang hadir kan mewakili potensi ekonomi masing-masing. Nanti dalam forum Business Dialogue itu akan dipresentasikan potensi investasi, tourism, dan perdagangan dari Jogja ke duta besar-duta besar yang hadir,” ujarnya.

Jadi nanti potensi-potensi investasi pasar yang belum terbuka bisa diambil oleh pengusaha-pengusaha Yogyakarta. Juga potensi wisata serta investasi yang ada di Yogyakarta bisa lebih dikenal oleh pengusaha-pengusaha dari negara-negara yang datang,” tandas Hermawan.

Menanggapi pesan Sultan HB X mengenai investasi berbasis lingkungan, Hermawan mengatakan, bahwa pihaknya pun akan menawarkan potensi investasi di DIY yang mengarah ke renewable energy. Seperti sumber energi terbarukan meliputi kincir angin, solar panel, dan sebagainya.

“Investasinya kita arahkan green investment. Investasi yang tidak masif, investasi yang tidak padat, yang tidak polutif, Ini menurut saya penting sekali, karena Yogyakarta itu modalnya kan budaya dan lingkungan yang juga terkait pariwisata,” ujar Hermawan.

“Jadi kalau salah satu rusak, tentu saja akan berperan besar sekali ya. Kebetulan Dubes Arab Saudi akan hadir dan investor dari Arab Saudi sangat masif lah untuk investasi di renewable energy ini,” lanjutnya.

Hermawan juga memaparkan, bahwa kegiatan terkait pelaksanaan Charity Golf Tournamen akan bertempat di Cangkringan, Kabupaten Sleman. Sultan HB X pun juga berkenan hadir baik dalam agenda Business Dialog maupun Charity Golf Tournament. (*/ ted)