bernasnews — Situasi pasar yang kompetitif dan daya beli masyarakat yang semakin terbatas, menuntut para pelaku usaha utamanya yang tergolong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) harus semakin berjibaku membidik pasar secara jitu agar semua produk yang dijual bisa laku, dan roda kehidupan bisnisnya bisa berjalan.
Memang untuk memulai usaha juga tidak mudah, hal ini juga terkait dengan lokasi, produk yang dijual dan dana (modal) yang tersedia. Semua butuh pemikiran yang cermat, dalam bahasa marketing juga butuh riset pasar/ konsumen yang masih potensial dapat dimasuki.
Namun semua itu juga tergantung dari mental sang pelaku usaha yang harus tangguh dan jeli menemukan titik pasar potensial yang masih ada. Salah satu contoh, di Pasar Kranggan, Jalan P. Diponegoro Yogyakarta, Lantai 2, saat ini telah muncul kedai baru bagi pencinta kopi, bernama “Callme Coffee Corner“.
Kedai ini merupakan tempat yang ke-4, karena yang pertama kedai kopi Call Me telah ada beberapa tahun lalu di Perumahan Kalinegoro, Magelang, Jawa Tengah. Kemudian muncul yang kedua dan ketiga di Stasiun KA Kebonpolo Magelang bernama Intimade by Call Me.
Menurut Vera pengelola Callme Coffee Corner di Pasar Kranggan Yogyakarta, ia menyadari bahwa beberapa kedai kopi telah banyak muncul di sekitar lokasi, namun semua tentu punya cita rasa yang berbeda.
“Melalui perbedaan ini tentu konsumenlah yang nantinya mampu membedakan mana kopi yang sesungguhnya enak dan pas sesuai dengan selera dan kantongnya,” ungkap Vera pada bernasnews, Kamis (7/5/2026).
Menyoal tentang produk yang terkait dengan minuman (kopi) memang masing- masing individu punya pilihan yang berbeda. Yang jelas apapun jenis usahanya para pelaku bisnis harus semakin jeli dan cerdas untuk membidik pasarnya.
Terlebih yang terkait dengan keramahan pelayanan dan harga menjadi unsur yang tidak boleh diabaikan begitu saja. Yang pasti para pelaku UMKM harus semakin giat dan tetap semangat berjuang terus demi kelangsungan usahanya dan menjadi adalan dalam ikut menumbuhkan ekonomi yang semakin lebih baik. (zbd)












