bernasnews – Doa Rosario untuk Selasa, 5 Mei 2026, menggunakan rangkaian Peristiwa Sedih yang mengajak umat merenungkan penderitaan Yesus Kristus hingga wafat di kayu salib.
Panduan ini dapat digunakan secara pribadi maupun dalam doa bersama, dimulai dari Tanda Salib hingga penutup, lengkap dengan urutan doa dan ujud permohonan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Pembukaan Doa Rosario: Tanda Salib hingga Kemuliaan
Doa Rosario diawali dengan Tanda Salib sebagai tanda iman, dilanjutkan dengan doa Aku Percaya yang menegaskan keyakinan kepada Allah Tritunggal.
Setelah itu, umat mendaraskan doa Kemuliaan, Bapa Kami, serta tiga doa Salam Maria yang memiliki makna khusus:
- Salam Putri Allah Bapa
- Salam Bunda Allah Putra
- Salam Mempelai Allah Roh Kudus
Rangkaian pembuka ditutup dengan doa Kemuliaan dan seruan “Terpujilah nama Yesus, Maria dan Yosef”.
Peristiwa Sedih I: Yesus Berdoa di Taman Getsemani
- 1 Bapa Kami
- 10 Salam Maria
- 1 Kemuliaan
- Terpujilah
- Doa Fatima
Peristiwa Sedih II: Yesus Didera
Peristiwa Sedih III: Yesus Dimahkotai Duri
Peristiwa Sedih IV: Yesus Memanggul Salib
Peristiwa Sedih V: Yesus Wafat di Salib
Ujud Doa Rosario 5 Mei 2026
Sebagai bagian penting dari doa Rosario, berikut 5 ujud doa yang dapat didoakan:
- Untuk Keluarga
Semoga setiap keluarga diberkati dengan kasih, kesetiaan, dan keharmonisan, serta mampu menjadi tempat bertumbuhnya iman dan harapan. - Untuk Anak-anak Sekolah dan Generasi Muda
Semoga anak-anak dan pelajar diberi semangat belajar, kebijaksanaan, serta perlindungan dalam setiap langkah mereka. - Untuk Orang Sakit
Semoga mereka yang menderita sakit diberi kekuatan, kesabaran, dan kesembuhan sesuai kehendak Tuhan. - Untuk Mereka yang Mengalami Kesulitan Hidup
Semoga Tuhan memberikan jalan keluar, penghiburan, dan harapan baru bagi mereka yang sedang menghadapi persoalan hidup. - Untuk Perdamaian Dunia
Semoga dunia dijauhkan dari konflik, perang, dan perpecahan, serta dipenuhi dengan semangat persaudaraan dan damai sejahtera.
Doa Rosario bukan sekadar rutinitas, tetapi sarana refleksi mendalam atas kehidupan Yesus Kristus. Melalui Peristiwa Sedih, umat diajak memahami makna pengorbanan, kesetiaan, dan kasih tanpa batas.
Dengan mendaraskan Rosario secara rutin, baik sendiri maupun bersama, umat dapat memperkuat iman serta menemukan ketenangan di tengah dinamika kehidupan sehari-hari. (anp)












