Komunitas ISEI Jogja: Jalan Sehat Susur Kampung Njeron Beteng

Peserta foto bersama dengan latar belakang hiasan Dwi Naga Tunggal Rasa, sengkala tahun berdirinya Kraton Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

bernasnews — Komunitas ISEI Cabang Yogyakarta menggelar event Jalan Sehat Susur Kampung, di wilayah Kelurahan Panembahan, Kemantren Kraton, Kota Yogyakarta, dengan mengambil Start dan Finish bertempat di Resto Joglo Njeron Beteng, Kampung Siliran, Kelurahan Panembahan, Kemantren Kraton, Yogyakarta, Sabtu pagi (25/4/2026).

Kegiatan diikuti oleh 40 orang, yang mewakili komunitas jalan kaki ISEI Jogja, BI DIY, OJK DIY, Perbankan DIY, KADIN DIY, KAFEGAMA DIY, PIISEI, serta warga setempat.

“Rute jalan sehat sekitar 5 km dan dtempuh dengan waktu 90 menit. Peserta melewati beberapa bangunan cagar budaya termasuk Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat,” kata Ketua Pokdarwis Panembahan Gumregah, Y. Sri Susilo, dalam keterangan tertulisnya.

Selepas start peserta begerak ke arah utara dan menyusuri bangunan Benteng Baluwarti sebelah timur. Setelah sampai Kawasan Gudeg Wijilan peserta belok kanan masuk Kawasan Museum Sonobudoyo Unit 2 (Ndalem Condrokiranan).

“Setelah menyusuri kampung kemudian peserta jalan sehat masuk Kawasan Kraton, tepatnya Kamandungan Lor atau Keben. Setelah sempat beristirahat sambi berfoto bersama dan peserta melanjutkan jalan kaki menuju Ndalem Pakuningratan,” terang Susilo.

Kemudian masuk Kawasan Kraton melalui Magangan Kulon. Setelah berfoto di Kamandungan Kidul peserta menyusuri Kampung Suryoputran. Sempat berhenti sejenak di Ndalem Tisnawan (Rumah Hilman Tisnawan) di Jalan Pesindenan, Suryoputran. Kemudian peserta menuju tempat finish di Resto Joglo Njeron Beteng.

Foto bersama di depan pintu gerbang atau regol masuk ke Setinggil Kraton Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

Selaku tuan rumah event ini adalah Hilman Tisnawan, Mantan Kepala Perwakilan BI DIY yang sekarang menjadi Presiden Direktur PT. Hadir. Juga ikut giat jalan kaki, antara lain Didi Achjari, Ketua ISEI Cabang Yogyakarta; Edy Suandi Hamid, Rektor UWM; Hermanto, Deputi Kepala Perwakilan BI DIY; Dorothea Wahyu Ariani, Guru Besar FE UMBY; Dwi Yanto, Perbarindo DIY, dan Y. Sri Susilo, Ketua Pokdarwis Panembahan Gumregah.

“Kegiatan jalan sehat atau gowes susur kampung Njeron Beteng sebaiknya diselenggarakan secara berkala,” harap Edy Suandi Hamid. Menurut Edy, dalam event ini kita berolahraga sambil melihat bangunan cagar budaya yang bersejarah. Udara di kawasan kampung Njeron Beteng di pagi hari juga masih cukup nersih dan segar.

“Paket jalan sehat dan gowes Njeron Beteng layak dikemas menjadi paket wisata unggulan di Kawasan Jeron Beteng,” ungkap Hermanto. Dengan dikemas menarik disertai branding dan promosi yang menarik maka jalan sehat dan gowes dapat dijual sebagai paket wisata unggulan.

Menurut Hermanto, pengurus Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) dan Kamwis (Kampung Wisata) dapat berkolaborasi dengan pemangku kepentingan untuk mempromosikan paket wisata tersebut.

“Paket jalan sehat atau gowes Njeron Beteng dapat diseuaikan jarak tempuhnya,” jelas Y. Sri Susilo selaku Ketua Pokdarwis Panembahan Gumregah.

Menurut Susilo, wilayah Kemantren Kraton yang meliputi tiga kelurahan yaitu Panembahan, Kadipaten dan Patehan cukup luas sehingga rute dan jarak dapat dibuat fleksibel sesuai permintaan wisatawan.

“Ke depan yang diperlukan adalah promosi yang efektif agar dapat menjaring wisatawan mancanegara maupun Nusantara,” ujar Susilo, yang hobi gowes dan kuliner.

Acara jalan sehat diakhiri dengan sarapan bersama dan pembagian door prize. Hadiah door prize diberikan oleh Bank Indonesia DIY, Bank BPD DIY, dan YSS Production. “Untuk grand prize berupa dua buah smartwatch diberikan oleh Keluarga Himan Tisnawan,” ujar Y. Sri Susilo. (*/ ted)