bernasnews – Masih dalam rangka peringatan Hari Kartini 2026 dan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13, yang jatuh pada tanggal 27 April 2026 mendatang, segenap pengurus Bank Sampah Surya Indah RW 08 Suryoputran mengenkan busana kebaya bagi pengurus putri saat menggelar penimbangan sampah anorganik.
Kegiatan tersebut berlangsung di basecamp Bank Sampah Surya Indah (BSSI) RW 08 Suryoputran, di Jalan Pesindenan, Kampung Suryoputran, Kelurahan Panembahan, Kemantren Kraton, Kota Yogyakarta, pada Jumat pagi (24/4/2026).
Ketua BSSI RW 08 Suryoputan, Leonarda Pinahayu menyampaikan, bahwa berbusana kebaya bagi empat pengurus yang kebetulan wanita berdasar kesepakatan bersama. Menurutnya, untuk ikut mangayubagya Hari Kartini sebagai bentuk penyemangat pengurus dan para nasabah yang hadir yang notabene juga para kaum perempuan.
“Selain itu, juga momentum menyambut HUT ke-13 BSSI RW 08 Suryoputran, yang jatuh pada tanggal 27 April 2026 mendatang,” ungkap Pipin, sapaan akrab Lenonarda Pinahayu.
Ibu berputra semata wayang ini juga berharap, mengingat para pengurusnya telah berkatagori lansia atau berusia 60 tahun lebih dan secara faktual yang aktif hanya tinggal empat orang saja.
Pihaknya minta tolong pada pengampu wilayah, baik Ketua Kampung, Pengurus RW 08 Suryoputran serta jajaran Pengurus RT sewilayah untuk mencarikan kader-kader pengurus.
“Pasalnya keberadaan bank sampah kini merupakan program pemerintah maka bagaimana pun pengampu wilayah juga harus memikirkan program kaderasi kepengurusannya. Juga berharap BSSI RW 08 Suryoputran yang telah dirintis selama 13 tahun ini dapat tetap eksis, serta semakin berkembang,” pungkas Pipin.
Seperti telah diketahui, Bank Sampah Surya Indah (BSSI) RW 08 Suryoputran ini resmi berdiri pada tanggal 27 April 2013, yang dirintis oleh sekelompok ibu-ibu anggota PKK. Hingga kini masih eksis melayani puluhan nasabah yang khususnya warga RW 08 Suryoputran, meskipun kini hanya buka setiap bulan sekali, terkait teknis dan kesamaan waktu para pengurusnya.
BSSI RW 08 Suryoputran juga pernah tercatat sebagai bank sampah berpredeikat Kategori Emas oleh LSM Persada Unilever, berksiar pada tahun 2015an. (ted)












