News  

Sederhana Namun Sarat Makna, Gelaran Syawalan 1447 H Warga RT 37 Suryoputran

Suasana acara Syawalan – Halalbihal 1447 H/ 2026, di RT 37 Suryoputran, RW 10, Kelurahan Panembahan, Kemantren Kraton, Yogyakarta. (Foto: Kiriman Amntono)

bernasnews – Telah menjadi agenda rutin tahunan kegiatan Syawalan – Halalbihal bagi Pengurus RT 37 Suryoputran dan segenap warganya. Acara Syawalan 1447 h/ 2026 ini diberi tajuk “Dari Maaf Menuju Ma’ruf, Membangun Budaya Kebaikan Bersama”, berlangsung di Rumah Suryoputran (Pendapa Walet Putih), Kelurahan Panembahan, Kemantren Kraton, Yogyakarta, Minggu (19/4/2026).

Acara yang dikemas sederhana namun penuh makna ini dihadiri 162 warga setempat. Juga tamu undangan, diantaranya Ketua Kampung Suryoputran, Ketua RW 10 Suryoputran, serta perwakilan tokoh warga dan Ketua RT 35, RT 36, dan RT 38 se-RW 10 Suryoputran.

Dalam sekapur sirihnya, Ketua RT 37 Suryoputran, Tri Murdani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga dan tamu undangan yang hadir dalam acara Syawalan 1447 H. Menurutnya, penyelenggaraan acara dilaksanakan pada hari-hari terakhir bulan Syawal agar semua warga dapat hadir dan nyengkuyung agenda tahunan ini.

“Kami juga mengucapkan terima kasih pada warga dengan semangat gotong royongnya acara Syawalan dapat terlaksana. Sebagai pribadi, keluarga dan segenap pengurus RT 37 mohon maaf lahir dan batin. Semoga tali silaturahmi di antar kita semua semakin erat dan kuat,” tutur Tri Murdani.

Warga RT 37 Suryoputran dan para tamu yang hadir saling bersalaman untuk bermaaf-maafkan. (Foto: Kiriman Amtono)

Sementara itu, Ketua Kampung Suryoputran H. Bandrio Utomo, SE dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada segenap pengurus RT 37 dan segenap warganya. Menurutnya, gotong royong, kekompakan dan kolaborasi patut menjadi contoh bagi pengurus dan warga lainnya di lingkup wilayah kampung Suryoputran.

“Sebuah acara atau event apabila telah diagendakan secara rutip setiap tahunnya ditambah dengan kegiatan-kegiatan non rutin lainnya membuktikan, bahwa hal itu menjadi indikator kesehatan keuangan RT yang bersangkutan. Juga bukti nyata kreatifitas dan keguyuban warga dalam mengelola kegiatan-kegiatan yang telah direncanakan,” ujar H. Bandrio Utomo, yang juga Ketua Takmir Masjid Wiworojati Suryoputran.

Pada bagian lain, Ustad Zainuri Afandi dalam tausyiah singkatnya menegaskan pentingnya mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan keguyuban serta gotong royong antar warga secara umum.

Menurutnya, selain Islam, agama apapun yang ada di bumi pertiwi Indonesia semua mengajarkan tentang silaturahmi, kebaikan-kebaikan dan bagi yang kuat membantu yang lemah. “Penuh rahmat, Cinta Kasih, dan Welas Asih substansinya adalah sama yakni untuk kebaikan,” jelasnya.

Acara Syawalan 1447 Hditutup dengan acara saling berjabat tangan salam salaman. Kemudian kembul bujono makan siang bersama, dengan sajian masakan dari usaha catering milik warga, yang merupakan salah satu potensi UMKM yang dimiliki wilayah RT 37 Suryoputran, RW 10, Kelurahan Panembahan. (ted)