News  

Bupati Gunungkidul Tinjau Tes Tuberkulosis Serentak, Pemkab Targetkan Eliminasi TBC pada 2030

Bupati Gunungkidul meninjau pelaksanaan skrining tuberkulosis di Puskesmas Karangmojo II dalam kegiatan Hari Tuberkulosis Sedunia 2026. (Ist)

bernasnews – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menggelar tes tuberkulosis (TB) serentak di 32 puskesmas dalam rangka peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia, Kamis, 9 April 2026.

Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, saat meninjau pelaksanaan skrining di Puskesmas Karangmojo II.

Kunjungan Bupati dilakukan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan deteksi dini penyakit menular, khususnya tuberkulosis, yang masih menjadi salah satu persoalan kesehatan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Endah menegaskan bahwa pelayanan kesehatan harus dilakukan secara aktif dengan menjangkau masyarakat secara langsung.

“Pemerintah tidak boleh menunggu rakyat datang berobat. Justru dalam acara-acara seperti yang diinisiasi Puskesmas hari ini, kita menunjukkan bahwa pemerintah harus aktif mendatangi, mendeteksi, dan merangkul masyarakat agar mau memeriksakan kesehatannya,” ujar Endah.

Skrining TB Digelar di 32 Puskesmas

Pelaksanaan skrining tuberkulosis dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Gunungkidul melalui 32 puskesmas yang berada di masing-masing kapanewon. Program tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam memperluas deteksi dini guna menekan penyebaran TB di masyarakat.

Saat berada di Puskesmas Karangmojo II, Bupati meninjau langsung proses pemeriksaan warga. Ia juga berdialog dengan pasien serta tenaga medis yang bertugas dalam kegiatan skrining tersebut.

Dalam kunjungannya, Endah mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia dan tidak menunda pemeriksaan apabila mengalami gejala gangguan kesehatan.

“Manfaatkan fasilitas di Puskesmas terdekat tanpa rasa takut, mengingat deteksi dini adalah kunci kesembuhan total,” katanya.

Menurut pemerintah daerah, kegiatan skrining serentak tersebut menunjukkan kesiapan fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama dalam mendukung penanganan tuberkulosis secara menyeluruh di wilayah Gunungkidul.

Target Eliminasi TBC Tahun 2030

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menargetkan eliminasi tuberkulosis dapat tercapai pada 2030. Target tersebut menjadi bagian dari upaya jangka panjang pemerintah dalam menekan angka kasus TBC melalui pencegahan, deteksi dini, serta pengobatan yang terjangkau bagi masyarakat.

Pemkab menilai pencapaian target itu memerlukan sinergi antara pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan masyarakat dalam menjalankan program pencegahan maupun penanganan penyakit.

Kehadiran Bupati dalam kegiatan skrining juga disebut sebagai bentuk dukungan terhadap inisiatif puskesmas dalam melakukan edukasi kesehatan dan pemeriksaan mandiri kepada masyarakat.

Selain itu, tenaga kesehatan menilai dukungan pemerintah daerah menjadi penguatan moral dalam pelaksanaan program kesehatan di lapangan, terutama dalam meningkatkan kesadaran warga untuk melakukan pemeriksaan sejak dini.

Pemerintah memastikan setiap warga dapat mengakses layanan pengobatan TBC secara berkualitas dan tanpa biaya melalui fasilitas kesehatan yang tersedia.

Pelaksanaan skrining serentak di seluruh puskesmas tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperluas cakupan pemeriksaan serta mempercepat penanganan kasus tuberkulosis di tingkat masyarakat.

Melalui kegiatan itu, Pemkab Gunungkidul menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat dan menekan angka penyebaran TBC sebagai bagian dari target menuju wilayah bebas tuberkulosis pada 2030. (Eln)