Doa Halal Bihalal Singkat dan Panjang Lengkap Arab Latin Artinya

Ilustras bacaan doa halal bihalal versi pendek dan panjang. (Freepik.com)

bernasnews – Momentum halal bihalal setelah Idulfitri bukan sekadar tradisi berkumpul, tetapi juga menjadi waktu terbaik untuk mempererat silaturahmi dan saling memaafkan.

Dalam suasana penuh kehangatan tersebut, membaca doa halal bihalal menjadi pelengkap yang sarat makna, karena berisi permohonan ampun, harapan kebaikan, serta doa agar hubungan antarsesama kembali harmonis.

Berikut ini adalah kumpulan bacaan doa halal bihalal lengkap dalam bahasa Arab, latin, dan artinya. Susunannya telah dirapikan agar mudah dipahami dan dapat digunakan dalam berbagai acara, baik formal maupun keluarga.

Doa Halal Bihalal Utama (Paling Sering Digunakan)

Doa ini adalah yang paling populer dibaca saat momen saling bersalaman dan memaafkan.

Arab:

أَللّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنَّا وَمِنْكُمْ صِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَصَلِّينَا وَسِيَامَكُمْ وَقِيَامَكُمْ

Latin:

Allahumma taqabbal minna wa minkum, shiyamana wa qiyamana wa shalatina wa siyamakum wa qiyamakum.

Artinya:

“Ya Allah, terimalah dari kami dan dari kalian puasa, shalat, dan amal ibadah yang telah kalian lakukan.”

Doa ini biasanya diucapkan secara singkat namun penuh makna, terutama saat berjabat tangan dalam acara halal bihalal.

Doa Halal Bihalal Versi Panjang

dari buku Doa-Doa Dalam Acara Resmi, Keagamaan dan Kemasyarakatan karya Ali Chasan Umar, berikut bacaan doa halal bihalal:

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلَّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ سَيِّدِ الْأَوَّلِينَ وَالْآخِرِينَ وَسَلَّمْ وَرَضِيَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى عَنْ سَادَاتِنَا وَعَنْ أَصْحَابِ رَسُوْلِ اللَّهِ أَجْمَعِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ . اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَقِرَاءَتَنَا وَزَكَاتَنَا وَصَدَقَاتِنَا بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ . اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْعَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَخَطَايَانَا أَنْتَ وَلِيُّنَا فَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الْغَافِرِينَ. وَاجْعَلْنَا يَا اللَّهُ مِنَ الْعَائِدِينَ وَالْفَائِزِينَ وَالْمَقْبُوْلِينَ وَالْمَغْفُورِينَ وَادْخِلْنَا فِي زُمْرَةِ عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ، رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Allāhumma ṣalli wa sallim ‘alā sayyidinā Muḥammad, sayyidil-awwalīna wal-ākhirīn wa sallim, wa raḍiyallāhu tabāraka wa ta’ālā ‘an sādatinā wa ‘an aṣḥābir-Rasūlillāhi ajma’īn. Wal-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn. Allāhumma taqabbal minnā ṣalātanā wa ṣiyāmanā wa qiyāmanā wa qirā’atanā wa zakātanā wa ṣadaqātanā, biraḥmatika yā arḥamar-rāḥimīn. Allāhumma ighfir lanā dhunūbanā wa kaffir ‘annā sayyi’ātinā wa khaṭāyānā, anta waliyyunā faghfir lanā warḥamnā wa anta khayrul-ghāfirīn. Waj’alnā yā Allāhu minal-‘āidīn wal-fāizīn wal-maqbūlīn wal-maghfūrīn, wa adkhilnā fī zumrati ‘ibādikaṣ-ṣāliḥīn. Rabbana taqabbal minnā innaka antas-samī’ul-‘alīm, wa tub ‘alainā innaka antat-tawwābur-raḥīm. Wal-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn.

Artinya: “Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan atas junjungan kami Nabi Muhammad, penghulu orang-orang dahulu dan terkemudian, semoga Allah melimpahkan keridhaan, keberkahan dan kesejahteraan junjungan kita dan semua sahabat Rasulullah. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Ya Allah, terimalah salat kami, puasa kami, ibadah kami, bacaan Al-Qur’an kami, zakat kami dan sedekah kami dengan limpahan rahmat-Mu wahai sebaik-baik Penyayang dari para penyayang. Ya Allah ampunilah dosa-dosa kami, hapuskanlah kejelekan serta kesalahan kami, Engkaulah yang memimpin kami, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkaulah Pemberi ampun yang sebaik-baiknya.

Jadikanlah kami ya Allah, menjadi golongan orang-orang yang kembali pada kesucian, berbahagia diterima (segala amalnya), dan diampuni dosa-dosanya, serta masukkanlah kami dalam golongan para hamba-Mu yang saleh-saleh. Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Dan terimalah tobat kami, sesungguhnya Engkaulah yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. Dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam.”

Membaca doa halal bihalal bukan hanya sebagai pelengkap acara, tetapi juga menjadi sarana memperdalam makna Idulfitri. Lewat doa-doa ini, umat Islam diajak untuk kembali bersih, memperbaiki hubungan dengan sesama, dan meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah.

Anda dapat memilih salah satu doa di atas sesuai dengan kebutuhan acara. Untuk suasana santai, doa singkat sudah cukup. Namun, untuk acara resmi atau penuh kekhusyukan, doa versi panjang akan terasa lebih mendalam dan menyentuh hati. (anp)