Ada Hikmah dalam Pengundian Grandprize Umroh di Acara Reuni Emas Pawitikra’79 Tahun 2026, Berikut Faktanya

Prof. Ova Emilia menyerahkan hadiah Grandprize Paket Umroh kepada Roso peserta reuni dari Kelas 3F. (Tedy Kartyadi/ bernasnews)

bernasnews — Penyelenggaraan acara Reuni Emas Pawitikra’79 untuk Merayakan 50 Tahun Persahabatan bisa disebut telah berlangsung dengan lancar dan sukses. Acara tersebut dihadiri oleh 160 lebih peserta yang merupakan alumni SMP Negeri 5 Yogyakarta, Angkatan Tahun 1979.

“Total peserta yang hadir telah menciptakan rekor baru, berkat totalitas teman-teman Klas 3B yang sangat semangat menjadi host sehingga acara Reuni Emas Pawitikra’79 berlangsung sangat meriah,” kata Purnawan Hardiyanto selaku Ketua Umum Pawitikra’79, saat ditemui di Aula SMPN 5 Yogyakarta, Senin (23/3/2023).

Dikatakan Wawan, dalam pengundian puluhan doorprize dari hadiah hiburan, barang-barang elektronik, emas batangan hingga grandprize berupa Paket Umroh dilakukan secara obyektif dan transparan dihadapan seluruh peserta yang hadir.

Ada yang menarik dalam pengundian grandprize Paket Umroh dibandingkan dengan pengundian serupa, pada penyelenggaraan Reuni Pawitikra’79, memperingati 40 tahun persahabatan, yang didelar di sebuah hotel bintang di Jalan Mayjend Sutoyo, Yogyakarta, pada tanggal 7 Juni 2019 silam.

Di mana pengundian Paket Umroh pada event tujuh tahun silam para peserta yang hadir dan beruntung mendapatkan langsung dapat menerimanya. Sangat berbeda sekali dengan pengundian Paket Umroh dalam penyelenggaraan reuni tahun 2026 ini, tampak “tangan Tuhan” ikut berperan.

Dalam pengundian Paket Umroh sumbangan dari alumni Pawitikra’79, Prof. Ova Emilia, yang juga sebagai Rektor UGM, para peserta yang hadir mendapatkan hikmah langsung tentang keberuntungan, kejujuran dan kesempatan atau “panggilan” ke tanah suci oleh Tuhan.

Pasalnya pengundian Paket Umroh itu dilakukan hingga empat kali, pengundian pertama jatuh pada peserta yang telah pulang saat pengundian sehingga dianulir oleh panitia. Kemudian pengundian yang kedua jatuh pada Endang (Klas 3J) lantaran yang bersangkutan pernah melaksanakan umroh, maka grandprize tersebut diminta untuk diundi ulang.

Selanjutnya dilakukan proses pengundian yang kali ke tiga, jatuh pada peserta Bambang (Klas 3A). Dan yang mengejutkan meskipun ia belum pernah umroh, Bambang pun minta agar hadiah grandprize umroh untuk diundi kembali, proses pengundian yang ke empat jatuh pada peserta atas nama Roso (Klas 3F).

Seperti diketahui bahwa umroh yang juga disebut “haji keci” di tanah suci ini, banyak yang meyakini sebagai misteri “panggilan” langsung dari Allah. Meskipun seseorang mampu secara finansial dan mampu secara kesehatan dan kesempatan jika belum mendapatkan izin atau hidayahNya maka tak akan terlaksana.

Menurut sumber, umroh adalah ibadah haji yang dilakukan di luar musim haji, yaitu pada bulan-bulan selain bulan Dzulhijjah. Umroh dapat dilakukan kapan saja sepanjang tahun, kecuali pada waktu-waktu tertentu seperti saat pelaksanaan haji.

Juga disebut “haji kecil” karena ritualnya mirip dengan haji, seperti tawaf, sai, dan tahallul. Dilakukan di tempat yang sama, yaitu Mekah. Namun, umroh tidak memiliki kewajiban seperti wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan melempar jumrah seperti pada haji. (ted)