News  

Bus Pariwisata Tidak Boleh Melintas di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Berikut Tempat Parkir Khusus yang Disediakan Pemkot

Suasana Tempat Khusus Parkir (TKP) di Ngabean, Kota Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

bernasnews – Pemerintah Kota Yogyakarta melakukan uji coba bus pariwisata tidak boleh masuk ke Tempat Khusus Parkir (TKP) Senopati, di kawasan Titik Nol, Kota Yogyakarta, mulai Sabtu 14 Maret 2026. Larangan ini agar bus-bus pariwisata tidak melintas di simpang Titik Nol Kilometer, yang menjadi area pusat sumbu filosofi serta untuk mengurangi kepadatan lalu lintas.

Untuk itu Pemerintah Kota Yogyakarta sudah menyiapkan dua TKP guna mengalihkan parkir bus pariwisata yang berkunjung ke kawasan Malioboro dan Keraton Yogyakarta.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengungkapkan, bahwa bus pariwisata tidak boleh masuk TKP Senopati di Jalan Panembahan Senopati. Namun ia memastikan kendaraan bermotor roda empat kecil masih diperbolehkan masuk ke TKP Senopati. Pada tahap awal akan dilakukan uji coba untuk bus pariwisata tidak boleh masuk TKP Senopati.

“Akan saya kondisikan untuk uji coba. Uji coba tapi sambil kita evaluasi, itu mulai tanggal 14 (Maret) Sabtu. Bus tidak masuk di Senopati,” kata Hasto, dilansir dari Portal Berita Pemerintah Kota Yogyakarta.

“Pemkot Yogyakarta sudah menyiapkan TKP Ngabean dan eks Menara Kopi di Jalan Abu Bakar Ali untuk mengalihkan parkir bus pariwisata yang biasanya masuk TKP Senopati. Kendaraan bermotor roda empat kecil masih diperbolehkan masuk TKP Senopati,” lanjutnya.

Pihaknya juga menjelaskan bus-bus pariwisata tidak boleh masuk ke TKP Senopati baik dari barat maupun timur. Bus pariwisata dari barat akan diarahkan masuk ke TKP Ngabean. Sementara bus dari timur maupun selatan jika akan masuk TKP Ngabean diarahkan melewati Pojok Beteng Wetan ke barat lalu Pojok Beteng Kulon ke utara lalu masuk TKP Ngabean.

Sedangkan bus pariwisata dari timur diarahkan masuk ke TKP di eks Menara Kopi di Jalan Abu Bakar Ali dari simpang empat Gondomanan. “Selama Lebaran ini kita mengkondisikan Malioboro hanya bisa dimasuki dari Jalan Mataram supaya tidak terjadi crowded. Bus parkir dulu di Menara Kopi atau Ngabean,” ujar Hasto.

Menurutnya, bus tidak boleh masuk di TKP Senopati agar tidak ada bus-bus pariwisata besar yang melewati simpang Titik Nol Kilometer. Pasalnya hal tersebut menjadi cita-cita Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Pemda DIY yaitu tidak ada bus lewat Titik Nol Kilometer. Juga sebagai upaya mengurangi beban lalu lintas di pusat Kota Yogyakarta.

“Saya kira peluang parkir masih cukup banyak dalam bentuk roda empat tapi kecil bukan bus. Sehingga cita-cita untuk supaya bus itu tidak melintas di Titik nol itu insya Allah bisa kita laksanakan mulai tanggal 14 ini (Maret),” ucap orang nomor satu di Pemkot Yogyakarta.

Pihaknya menyatakan pengunjung Taman Pintar yang menggunakan bus pariwisata bisa melakukan reservasi kunjungan dengan memanfaatkan layanan pembelian tiket secara online. Pendaftaran dilakukan 2-3 hari sebelumnya, sehingga pengelola Taman Pintar bisa menyiapkan penjemputan di lokasi parkir misal di TKP Ngabean.

“Pemkot Yogyakarta memiliki 4 bus kecil bisa digunakan untuk menjemput wisatawan rombongan Taman Pintar yang mengendarai bus pariwisata,” terang Hasto Wardoyo.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Agus Arif Nugroho mengungkapkan, bahwa uji coba bus pariwisata tidak boleh masuk TKP Senopati mulai 14 Maret 2026 juga menjadi bagian dari operasi Ketupat 2026.  Parkir bus-bus pariwisata disediakan di TKP Ngabean dan eks Menara Kopi.

Pihalnya juga menyatakan Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta sudah memasang rambu-rambu untuk mengarahkan bus pariwisata parkir di kedua TKP itu. “Kita uji coba. Nanti temuan-temuan di lapangan kita jadikan bahan evaluasi,” ujar Agus Arif Nugroho. (*/ ted)