bernasnews – Simak informasi jadwal one way, contraflow dan ganjil genap saat musim arus mudik lebaran 2026. Lonjakan kendaraan saat arus mudik dan arus balik Idulfitri 2026, pemerintah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas di ruas Tol Trans Jawa.
Tahun ini, kebijakan pengaturan lalu lintas diperkirakan lebih intens dibandingkan periode mudik sebelumnya. Salah satu perubahan yang cukup signifikan adalah perluasan penerapan sistem satu arah atau one way yang diberlakukan lebih panjang dari tahun lalu.
Kebijakan ini diharapkan mampu memperlancar distribusi kendaraan dari wilayah Jabodetabek menuju berbagai kota di Pulau Jawa.
Selain sistem satu arah, pemerintah juga menyiapkan skema contraflow serta aturan ganjil genap pada sejumlah ruas tol strategis. Seluruh kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) yang diterbitkan oleh beberapa instansi pemerintah.
SKB Pengaturan Lalu Lintas Mudik Lebaran 2026
Pengaturan lalu lintas selama masa angkutan Lebaran 2026 ditetapkan melalui kerja sama antara Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, dan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Ketentuan tersebut tercantum dalam beberapa nomor regulasi, yaitu SKB Nomor KP-DRJD 854 Tahun 2026, HK.201/1/21/DJPL/2026, Kep/43/II/2026, dan 20/KPTS/Db/2026.
Tujuan diterbitkannya kebijakan ini adalah untuk memastikan keselamatan pengguna jalan, menjaga ketertiban lalu lintas, serta mengoptimalkan kapasitas jalan tol dan jalan nasional selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Dengan adanya pengaturan ini, diharapkan perjalanan masyarakat menuju kampung halaman dapat berlangsung lebih lancar dan aman.
Perluasan Sistem One Way di Tol Trans Jawa
Salah satu langkah utama yang dilakukan aparat adalah memperpanjang jalur pemberlakuan sistem satu arah. Pada mudik tahun sebelumnya, rekayasa one way diberlakukan dari kilometer 70 hingga kilometer 188.
Namun pada mudik Lebaran 2026, penerapan tersebut diperpanjang hingga kilometer 236. Perpanjangan jalur ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan yang diperkirakan meningkat signifikan.
Dengan jalur yang lebih panjang, arus kendaraan dari wilayah Jakarta dan sekitarnya diharapkan dapat mengalir lebih cepat menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Selain pengaturan jalur, Korlantas Polri juga memanfaatkan teknologi digital guna memantau kondisi lalu lintas secara real time. Sistem ini digunakan untuk menghitung jumlah kendaraan yang melintas di beberapa titik strategis di jalan tol.
Teknologi traffic counting tersebut memungkinkan petugas mengambil keputusan berbasis data, bukan sekadar perkiraan kondisi lapangan.
Sebagai contoh, jika jumlah kendaraan yang melintas di titik kilometer 47 mencapai sekitar 5.500 unit dalam satu jam, maka petugas akan mulai menerapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow satu lajur.
Apabila dalam dua jam berturut-turut volume kendaraan meningkat hingga sekitar 6.400 unit, maka contraflow akan diperluas menjadi dua lajur. Dengan sistem pemantauan ini, kebijakan pengaturan lalu lintas bisa diterapkan secara fleksibel sesuai kondisi kepadatan di lapangan.
Jadwal Sistem One Way Mudik Lebaran 2026
Berikut jadwal pemberlakuan sistem satu arah di Tol Trans Jawa selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Arus Mudik
Ruas tol yang menerapkan sistem one way:
- Tol Jakarta-Cikampek
- Tol Semarang-Solo KM 421
Waktu pelaksanaan:
- Selasa, 17 Maret 2026 pukul 12.00 WIB
- Berlaku hingga Jumat, 20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
Kebijakan ini bertujuan mempercepat pergerakan kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabodetabek menuju berbagai kota di Pulau Jawa.
Arus Balik
Ruas tol yang diberlakukan sistem one way:
- Tol Semarang-Solo KM 421
- Hingga Tol Jakarta-Cikampek KM 70
Waktu pelaksanaan:
- Senin, 23 Maret 2026 pukul 12.00 WIB
- Sampai Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
Pada periode ini, sistem satu arah diterapkan untuk memperlancar kendaraan yang kembali menuju Jakarta dan sekitarnya setelah merayakan Lebaran.
Jadwal Contraflow Tol Jakarta-Cikampek dan Jagorawi
Selain sistem one way, pemerintah juga memberlakukan rekayasa contraflow atau lajur pasang surut di beberapa ruas tol.
Arus Mudik – Tol Jakarta Cikampek
Lokasi penerapan:
KM 47 (Karawang Barat) – KM 70 (Cikampek)
Periode pertama:
- 17 Maret 2026 pukul 14.00 WIB
- Hingga 20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
Periode kedua:
- 21 Maret 2026 pukul 12.00-20.00 WIB
- 22 Maret 2026 pukul 09.00-18.00 WIB
Arus Balik – Tol Jakarta Cikampek
Ruas:
KM 70 – KM 47
Waktu:
- 23 Maret 2026 pukul 14.00 WIB
- Sampai 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
Contraflow Tol Jagorawi
Lokasi:
KM 21 (Gunung Putri) – KM 8 (Cipayung)
Waktu pemberlakuan:
24 Maret 2026 pukul 14.00-19.00 WIB
29 Maret 2026 pukul 14.00-19.00 WIB
Pengaturan ini bertujuan mengurai kepadatan kendaraan yang menuju dan keluar dari wilayah Jabodetabek.
Jadwal Ganjil Genap Mudik Lebaran 2026
Selain one way dan contraflow, pemerintah juga menerapkan sistem ganjil genap untuk mengatur jumlah kendaraan yang melintas di jalan tol selama masa mudik.
Ganjil Genap Arus Mudik
Ruas yang terkena aturan:
- Tol Jakarta-Cikampek KM 47 – Tol Semarang-Batang KM 414
- Tol Tangerang-Merak KM 31 – KM 98
Waktu berlaku:
- 17 Maret 2026 pukul 14.00 WIB
- Hingga 20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
Ganjil Genap Arus Balik
Ruas yang diterapkan aturan:
- Tol Semarang-Batang KM 414 – Tol Jakarta-Cikampek KM 47
- Tol Tangerang-Merak KM 98 – KM 31
Waktu pelaksanaan:
- 23 Maret 2026 pukul 00.00 WIB
- Sampai 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
Dengan sistem ini, kendaraan dengan nomor pelat tertentu hanya diperbolehkan melintas pada tanggal tertentu sesuai angka terakhir pada pelat nomor.
Kendaraan yang Tidak Terkena Aturan Ganjil Genap
Beberapa jenis kendaraan tetap diperbolehkan melintas tanpa mengikuti aturan ganjil genap. Kendaraan tersebut antara lain mobil pemadam kebakaran, ambulans, kendaraan angkutan umum dengan pelat kuning. Kemudian, kendaraan yang digunakan penyandang disabilitas dengan tanda khusus
Pengecualian ini diberikan karena kendaraan tersebut berkaitan dengan layanan darurat dan kebutuhan masyarakat.
Bagi masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mudik melalui Tol Trans Jawa, penting untuk memperhatikan jadwal rekayasa lalu lintas yang telah ditetapkan pemerintah. Pemudik juga disarankan untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang, mulai dari kondisi kendaraan, bahan bakar, hingga memilih waktu perjalanan yang tepat.
Selain itu, memantau informasi terbaru mengenai kondisi lalu lintas juga sangat penting agar perjalanan menuju kampung halaman dapat berlangsung lebih aman dan nyaman.
Dengan berbagai strategi pengaturan lalu lintas seperti one way, contraflow, dan ganjil genap, diharapkan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih tertib dan lancar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. (anp)












