bernasnews – Fenomena gerhana bulan total yang terjadi pada Selasa, 3 Maret 2026, bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Peristiwa alam ini menjadi momen penting bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah dan memperbanyak doa.
Berdasarkan informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gerhana bulan total dimulai pada pukul 18.03.56 WIB dan mencapai puncaknya pada pukul 18.33.39 WIB.
Momentum tersebut dapat dimanfaatkan umat Islam untuk menunaikan shalat sunnah gerhana bulan atau shalat khusuf. Selain shalat, khutbah gerhana juga menjadi bagian penting dalam rangkaian ibadah yang sarat dengan pesan ketakwaan dan penguatan ukhuwah Islamiyah.
Jadwal Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026
BMKG telah mengumumkan secara resmi waktu terjadinya gerhana bulan total pada 3 Maret 2026. Berdasarkan hasil pengamatan:
- Gerhana mulai: 18.03.56 WIB
- Puncak gerhana: 18.33.39 WIB
Umat Islam dianjurkan menyesuaikan pelaksanaan shalat khusuf dengan fase gerhana yang terlihat di wilayah masing-masing. Shalat ini dapat dilakukan secara berjamaah maupun sendiri, namun apabila dilaksanakan berjamaah, maka setelahnya disunahkan penyampaian dua khutbah oleh imam.
Anjuran Shalat Khusuf Saat Gerhana
Gerhana bulan bukan sekadar fenomena astronomi, tetapi juga menjadi pengingat kebesaran Allah Swt. Dalam tradisi Islam, ketika terjadi gerhana, Rasulullah saw. menganjurkan umatnya untuk melaksanakan shalat sunnah gerhana.
Shalat khusuf dilaksanakan dua rakaat dengan tata cara khusus. Seusai shalat, imam menyampaikan khutbah yang berisi ajakan untuk memperbanyak istighfar, meningkatkan ketakwaan, memperbanyak sedekah, serta memperkuat persaudaraan sesama Muslim.
Tema ukhuwah Islamiyah menjadi salah satu pesan utama dalam khutbah gerhana Ramadan 2026. Pesan ini relevan untuk mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kepedulian terhadap sesama, terutama kepada saudara seiman yang sedang menghadapi ujian dan musibah.
Khutbah I
اَلْـحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي وَحَّدَ قُلُوْبَ الْمُؤْمِنِيْنَ بِالْإِيْمَانِ، وَحَذَّرَهُمْ مِنَ الْفُرْقَةِ وَالْخُصُوْمَةِ وَالْعُدْوَانِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، شَهَادَةً تُنَجِّي قَائِلَهَا يَوْمَ الْمِيْزَانِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الْمَبْعُوْثُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ وَإِمَامًا لِلْمُتَّقِيْنَ وَقُدْوَةً لِلْإِخْوَانِ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ الَّذِيْنَ أَقَامُوا الدِّيْنَ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ، اَمَّا بَعْدُ. فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللّٰهِ وَقَدْ قَالَ: وَاعْتَصِمُوْا بِحَبْلِ اللّٰهِ جَمِيْعًا وَّلَا تَفَرَّقُوْا ۖوَاذْكُرُوْا نِعْمَتَ اللّٰهِ عَلَيْكُمْ اِذْ كُنْتُمْ اَعْدَاۤءً فَاَلَّفَ بَيْنَ قُلُوْبِكُمْ فَاَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهٖٓ اِخْوَانًاۚ
Para jamaah yang dirahmati Allah,
Segala puji hanya milik Allah Swt. atas limpahan nikmat kesehatan sehingga kita dapat menunaikan salat gerhana bulan pada malam ini. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad saw., keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.
Gerhana yang menyelimuti cahaya bulan malam ini hendaknya menjadi pengingat agar kita segera kembali kepada Allah dengan taubat yang sungguh-sungguh. Kegelapan yang tampak di langit mengajarkan bahwa hati pun bisa gelap apabila dipenuhi kebencian dan permusuhan.
Allah Swt. telah menegaskan dalam Al-Qur’an bahwa orang-orang beriman adalah bersaudara.
اِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ اِخْوَةٌ فَاَصْلِحُوْا بَيْنَ اَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ
Artinya: “Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah kedua saudaramu (yang bertikai) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu dirahmati.”
Persatuan akan memperkuat umat, sedangkan perpecahan hanya membawa kelemahan. Rasulullah saw. bersabda:
“Perumpamaan seorang mukmin seperti tanaman (biji-bijian seperti padi, jelai, dan semisalnya), angin selalu menggoyang-goyangkannya, dan seorang Mukmin senantiasa mengalami cobaan; sedangkan perumpamaan orang munafik seperti pohon aras yang kuat tidak pernah tidak bergoyang (karena diterpa angin) sampai masuk waktu dipanen.” (HR Muslim)
Momentum gerhana ini menjadi waktu yang tepat untuk mempererat tali persaudaraan, mendoakan saudara-saudara seiman yang tertimpa musibah, serta memperbanyak amal kebajikan demi meraih ridha Allah Swt.
Khutbah II
الْحَمْدُ لِلّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّاللهُ وَحْدَه لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّهُمّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلى سيدنا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِه وِأَصْحَابِه وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلى يَوْمِ الدّيْن. اَمَّا بَعْدُ فَيَا اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوا اللهَ تَعَالى وَذَرُوا الْفَوَاحِشَ مَاظَهَرَ وَمَا بَطَنْ، وَحَافِظُوْاعَلى الطَّاعَةِ وَحُضُوْرِ الْجُمُعَةِ وَالْجَمَاعَةِ. وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهَ اَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَنّى بِمَلاَئِكَةِ قُدْسِهِ، فَقَالَ تَعَالى وَلَمْ يَزَلْ قَائِلاً عَلِيْمًا: اِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَه يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِيّ يَاَ يُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا اَللّهُمَّ صَلِّ عَلى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلى سيدنا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلى آلِ سيدنا إِبْرَاهِيْمَ، وَبَارِكْ عَلى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلى سيدنا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلى آلِ سيدنا إِبْرَاهِيْمَ،فى العالمين إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اللّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمسْلِمَاتِ وَالمؤْمِنِيْنَ وَالمؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ ، اللّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنَ البَرَصِ وَالجُنُونِ والجُذَامِ وَسَيِّءِ الأسْقَامِ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا, اللّهُمَّ إنَّا نَسْأَلُكَ الهُدى والتُّقَى والعَفَافَ والغِنَى، رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ وَصَلَّى اللهُ عَلى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِه وَصَحْبِه و َمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ عِبَادَ اللهِ، إنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبى ويَنْهى عَنِ الفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ وَاللهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ.
Demikianlah contoh naskah khutbah gerhana Bulan yang berlangsung hari ini, 3 Maret 2026. Semoga membantu para khatib. (anp)












