bernasnews – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, tradisi berbagi uang baru kembali menjadi momen yang dinanti masyarakat. Layanan tukar uang baru difasilitasi melalui program resmi dari Bank Indonesia, yakni Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) teramasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Salah satu titik penukaran yang paling banyak dicari adalah di Masjid Agung Sleman pada 24 Februari 2026. Lalu, tukar uang baru di Masjid Agung Sleman 24 Februari 2026 jam berapa dan apa saja syarat yang harus dibawa? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Setiap Ramadan, kebutuhan uang pecahan baru meningkat tajam. Uang tersebut biasanya dibagikan kepada anak-anak, keponakan, serta keluarga saat momen silaturahmi Idul Fitri.
Melihat tingginya antusiasme ini, Bank Indonesia rutin menggelar program SERAMBI untuk memastikan distribusi uang Rupiah berjalan tertib, aman, dan merata. Program ini juga bertujuan mengurangi antrean panjang serta praktik penukaran tidak resmi dengan biaya tambahan.
Jam Layanan Tukar Uang Baru di Masjid Agung Sleman
Untuk menghindari antrean, penukaran dilakukan melalui sistem pemesanan online di situs PINTAR BI. Dengan sistem ini, masyarakat bisa:
- Memilih lokasi penukaran
- Menentukan tanggal kedatangan
- Melihat ketersediaan kuota
- Mengatur jumlah paket penukaran
Perlu diketahui, kuota penukaran bersifat terbatas dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi di lapangan. Karena itu, masyarakat disarankan segera melakukan pendaftaran begitu periode dibuka.
Dalam program SERAMBI, penukaran dilakukan dalam bentuk paket dengan batas maksimal total Rp5.300.000 per orang. Berikut rincian maksimal setiap pecahan:
- Rp50.000 maksimal 50 lembar = Rp2.500.000
- Rp20.000 maksimal 50 lembar = Rp1.000.000
- Rp10.000 maksimal 100 lembar = Rp1.000.000
- Rp5.000 maksimal 100 lembar = Rp500.000
- Rp2.000 maksimal 100 lembar = Rp200.000
- Rp1.000 maksimal 100 lembar = Rp100.000
Penukar dapat memilih minimal satu jenis pecahan hingga maksimal satu paket lengkap sesuai ketentuan.
Berdasarkan jadwal layanan Kas Keliling BI wilayah Yogyakarta, penukaran uang baru di Masjid Agung Sleman dilaksanakan pada hari Selasa, 24 Februari 2026 pukul 09.00 – 12.00 WIB.
Masyarakat diimbau datang tepat waktu sesuai jadwal yang tertera dalam bukti pemesanan. Jika hadir di luar jam yang ditentukan, penukaran berpotensi tidak dapat dilayani karena sistem mengikuti kuota dan waktu yang telah ditetapkan.
Syarat Tukar Uang Baru di Masjid Agung Sleman
Agar proses berjalan lancar, berikut dokumen dan ketentuan yang wajib dipenuhi:
1. Membawa KTP Asli
Penukar wajib menunjukkan KTP asli yang masih berlaku.
Satu NIK hanya bisa digunakan untuk satu kali pemesanan dalam satu hari di lokasi yang sama.
2. Memiliki Bukti Pemesanan
Warga harus sudah mendaftar melalui aplikasi atau situs PINTAR BI. Bukti pemesanan dapat ditunjukkan dalam bentuk cetak maupun digital. Tanpa bukti tersebut, petugas tidak dapat memproses penukaran.
3. Datang Sesuai Jadwal
Pastikan hadir sesuai tanggal dan jam yang tertera di bukti pemesanan. Jika terlambat atau datang di luar jadwal, sistem bisa menolak transaksi karena kuota telah habis.
4. Membawa Uang Pas dan Layak Edar
Masyarakat dianjurkan membawa uang tunai sesuai nominal yang akan ditukar. Uang harus dalam kondisi rapi dan layak edar agar mempercepat proses verifikasi oleh petugas.
Jadwal dan Lokasi Tukar Uang Baru Jogja Februari 2026
Selain Masjid Agung Sleman, berikut jadwal lengkap layanan tukar uang baru di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta:
- Senin, 23 Februari 2026: Masjid Syuhada
- Selasa, 24 Februari 2026: Masjid Agung Sleman
- Selasa, 24 Februari 2026: Masjid Agung Kulonprogo
- Rabu, 25 Februari 2026: Masjid Agung Bantul
- Kamis, 26 Februari 2026: Masjid Agung Wonosari
Masyarakat dapat memilih lokasi yang paling dekat dengan domisili masing-masing saat melakukan pemesanan secara online.
Bagi warga Sleman dan sekitarnya, layanan tukar uang baru di Masjid Agung Sleman pada 24 Februari 2026 dibuka pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Pastikan sudah melakukan pemesanan melalui PINTAR BI, membawa KTP asli, bukti reservasi, serta uang tunai yang akan ditukar.
Dengan mengikuti prosedur resmi dari Bank Indonesia, masyarakat dapat menyiapkan uang pecahan baru untuk Lebaran 2026 dengan aman, tertib, dan tanpa antre panjang. (anp)












