News  

YPPIM dan BAZNAS DIY Perkuat Kapasitas Da’i Sambut Ramadhan 1447 H

Suasana workshop YPPIM dan BAZNAS DIY di Hotel Loman Park Yogyakarta, Minggu 8/2/2026. (Foto : Istimewa).

bernasnews – Menyambut Ramadhan 1447 Hijriah, Yayasan Pusat Pengembangan Islam Mataram (YPPIM) Yogyakarta bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan Workshop “Revitalisasi dan Relevansi Metodologi Dakwah Masa Kini: Teori dan Praktik”, di Hotel Loman Park, Yogyakarta, Minggu (8/2/2026).

Workshop ini diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas para da’i, penyuluh agama, dan praktisi dakwah agar mampu menyampaikan pesan-pesan keislaman secara relevan, humanis, dan berdampak, sejalan dengan dinamika perkembangan masyarakat dan teknologi saat ini.

Peserta kegiatan sebanyak 74 orang yang berasal dari berbagai unsur, antara lain Kantor Urusan Agama (KUA), penyuluh agama, Kementerian Agama se-DIY, unsur YPPIM dan BAZNAS, perwakilan Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama, PCM, kalangan akademisi perguruan tinggi, serta para ustadz dan da’i dari berbagai wilayah di DIY dan sekitarnya.

YPPIM Yogyakarta merupakan yayasan yang dibentuk oleh para anggota panitia MTQ Nasional Tahun 1991 di DIY yang bergerak dalam bidang sosial dan pendidikan keagamaan. Salah satu programnya adalah kerja sama penyelenggaraan Sekolah Islam Al Azhar 31 jenjang KB, TK, dan SD yang berlokasi di kawasan Ring Road Utara, Yogyakarta.

Sambutan acara workshop diisi oleh laporan ketua panitia dr. Choirul Anwar, M.Kes., dilanjutkan ketua YPPIM Ir. Sutrisno, MES, dan Ketua BAZNAS DIY yang diwakili oleh Dr. KH. Munjahid.

Rangkaian workshop menghadirkan empat narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi dakwah dengan perspektif yang saling melengkapi. Narasumber pertama, Ustadz H. Edy Musoffa, S.Ag., M.HI, Wakil Katib Syuriah PWNU DIY sekaligus Komisi Dakwah MUI DIY, menyampaikan materi “Dakwah Nabi sebagai Model Metodologi Dakwah Transformatif”. Materi ini menegaskan pentingnya keteladanan Rasulullah SAW dalam berdakwah secara bijaksana, bertahap, dialogis, dan berorientasi pada perubahan perilaku umat.

Materi kedua disampaikan oleh Ustadz Dr. KH. Munjahid, pakar dakwah komunitas sekaligus Wakil Ketua BAZNAS DIY, dengan topik “Implementasi Dakwah Humanis dan Berbasis Komunitas”. Ia menekankan bahwa dakwah ideal tidak berhenti pada penyampaian pesan, tetapi harus hadir sebagai gerakan sosial yang memberdayakan dan memperkuat kohesi umat.

Selanjutnya, Ustadz Prof. Dr. Slamet Riyadi, M.Sc, pakar dakwah kontemporer dan praktisi Artificial Intelligence (AI), memaparkan materi “Dinamika Dakwah Masa Kini dan Rekayasa Artificial Intelligence (AI)”. Materi ini mengajak peserta memahami peluang pemanfaatan teknologi digital dan AI secara bijak sebagai sarana dakwah yang kreatif, adaptif, dan bertanggung jawab.

Materi keempat disampaikan oleh Ustadz Drs. H.D. Iriyanto, M.M., CPC, CHt, praktisi coaching dan hypnomotivation dari YPPIM Yogyakarta, dengan tema “Metode Coaching dan Hypnomotivation dalam Pendekatan Dakwah”, yang membekali peserta dengan teknik komunikasi empatik, persuasif, dan menyentuh kesadaran batin jamaah.

Melalui workshop ini, YPPIM dan BAZNAS DIY berharap terbangun dakwah Islam yang inklusif, adaptif, dan berdampak sosial, sebagai bagian dari ikhtiar kolektif membangun umat yang berbudaya dan berkeadaban. (*/mar)

toto togel

situs togel

togel online

toto togel

situs slot

link togel

slot online

togel online

toto togel

situs togel

situs toto

toto togel

situs toto

kawijitu

situs toto

kawijitu

toto slot

situs toto

toto online

situs slot

situs toto

slot gacor

kawijitu

kawijitu

kawijitu

slot gacor