Cerpen, Cerkak dan Geguritan di Sastra Bulan Purnama

bernasnews – Karya sastra ada yang ditulis menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa. Dalam Bahasa Indonesia ada cerita pendek, atau yang sering disingkat cerpen, puisi dan novel. Karya sastra dalam Bahasa Jawa, ada geguritan, yang dalam Bahasa Indonesia disebut puisi. Ada cerkak, atau cerita cekak, yang dalam Bahasa Indonesia disebut cerpen.

Sastra Bulan Purnama (SBP) edisi 173 akan diisi peluncuran buku cerita pendek (cerpen), cerita cekak (cerkak) dan geguritan. Ada empat buku yang akan diluncurkan, dua buku geguritam dan cerkak karya Komunitas Melati Rinonce.

Buku geguritan berjudul ‘Pandongaku Tumeka Biyung’, kumpulan cerkak berjudul ‘Saka Papan Wingit Nganti Nalika Nunggu Terange Udan’. Dua buku lainnya karya Sriyanti S. Sastroprayitno. Buku geguritan berjudul “Kluwung Ing Langit Prambanan’ dan kumpulan cerpen berjudul ‘Ketika Musim Mangga Berbunga’.

Agenda . bertajuk Sastra Bulan Purnama ‘Melati Rinonce Ruwahan Sastra di Bulan Purnama’.
ini akan diselenggarakan di Museum Sandi Jalan Faridan M Noto No.21, Kotabaru, Yogyakarta Sabtu (14/2/2026) pukul 15.30 WIB.

Dari 60 orang anggota Komunitas Melati Rinonce, 39 diantaranya menulis dalam empat buku yang diluncurkan, dan tinggal di kota berbeda-beda. Mereka adalah: Anny Rochmayanti-Gunung Kidul/Asih Istie-Wonosobo/Awesti Tunggo Ari-Yogyakarta/Nury Ebs-Kediri/Dhiyah Endarwati-Kendal/Christina Sri Purwanti-Yogyakarta.

Selanjutnya Ekapti Lenda Aneta-Surabaya/Emi Sudarwati-Bojonegoro/Endang Wahyuningsih-Yogyakarta/Ety Wuryani-Kuwait/Eyang Nani-Purbalingga/Ika Zardy Saliha-Kulonprogo/Lidya-Semarang/Ngatinah-Sleman/Ninuk Retno Raras-Sleman/Novi Indrastuti-Yogya/Nyai Dewi Bardal Dersonolo-Kulonprogo/Ruruaksa-Sukoharjo.

Kemudian Nurrohmah Puji Astuti-Nganjuk/Prapti Ciprut-Banyumas/Rini Tri Puspoharsini-Salatiga/Saras Septy Latifah-Bantul/Setyaningtyas Adi-Magelang/Sri Asih-Pasuruan/Sriyanti SSP-Semarang/Sudinem-Bantul/Sulis Bambang-Semarang/Suprihatin-Bantul/Suratmini-Salatiga/Teguh Purwantari-Kulonprogo/Tentrem Lestari-Magelang/Tin Agus D-Pacitan/Tino Jooshe-Sidoarjo/Umi Rokhayani-Ngawi/Ummi Azzura Wijana-Magelang/Widharningsih-Semarang/Windu Setyaningsih-Purbalingga/Yupi-Magelang/Yustina Sri Warsiki-Yogyakarta.

Koordinator SBP Ons Untoro menyampaikan, SBP terbuka terhadap karya sastra yang ditulis menggunakan bahasa lokal, dan bukan hanya Bahasa Jawa. Di Jawa, masih banyak ditemukan penulis sastra yang menulis geguritan dan cerkak, karena itu perlu diberi ruang.

“Dalam kata lain. Sastra Indonesia dan Sastra Jawa mendapat tempat yang sama di Sastra Bulan Purnama,” kata dia.

Sriyanti Sastroprayitno menyebutkan, Melati Rinonce berdiri tanggal 5 Februari 2022, sehingga pada tahun ini ulang tahun ke-4, dengan menerbitkan buku Melati Rinonce#5. Sekaligus dua buku, Kumpulan Geguritan ‘Pandongaku Tumeka Biyung’ dan Kumpulan Cerkak ‘Saka Papan Wingit nganti Terange Udan’. Selama empat tahun ini, Melati Rinonce sudah menerbitkan 11 buku sastra.

“Melati Rinonce diprakarsai oleh empat penulis: Ninuk Retno Raras, Windu Setyaningsih, Endang Wahyuningsih dan Sriyanti S. Sastroprayitno (yang kemudian menjadi koordinator). Hingga menginjak tahun ke-lima ini, anggotanya kurang lebih 60-an orang,” kata dia. (*/mar)

toto togel

situs togel

togel online

toto togel

situs slot

link togel

slot online

togel online

toto togel

situs togel

situs toto

toto togel

situs toto

kawijitu

situs toto

kawijitu

toto slot

situs toto

toto online

situs slot

situs toto

slot gacor

kawijitu

kawijitu

kawijitu

slot gacor