bernasnews – Momentum Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari menjadi momentum refleksi dan kenangan bagi kalangan wartawan dan media pers. Termasuk penulis yang pernah menjadi Pengurus PWI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam tiga periode di masa lalu.
Salah satu kenangan itu adalah memiliki arsip pers, khususnya saat menjadi pengurus PWI DIY. Ada Piagam HPN 1994 DIY yang kami tujukan kepada Sri Paduka Paku Alam VIII sebagai Pelindung Peringatan Hari Pers Nasional 1994 di Yogyakarta. Piagam yang sudah berumur 32 tahun itu saya tandatangani bersama Ketua Panitia Drs. Muidin.
Persatuan Wartawan Indonesia, disingkat PWI, adalah organisasi profesi wartawan Indonesia yang didirikan di Solo, Jawa Tengah, 9 Februari 1946. Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985 hari jadi Persatuan Wartawan Indonesia tanggal 9 Februari ditetapkan sebagai HARI PERS NASIONAL.
Penulis sebagai Anggota Biasa PWI sejak tahun 1981, pernah menjadi Pengurus PWI DIY sebagai berikut : Tahun 1978 – 1992 sebagai Seksi Wartawan Pariwisata, Tahun 1992 – 1996 sebagai Sekretaris, dan Tahun 1996 – 2000 sebagai Biro Pendidikan. Hingga kini penulis masih aktif sebagai wartawan dan anggota PWI Pusat di DIY.
Pada tanggal 9 Februari 1981 atau lima tahun setelah menjadi wartawan, penulis menerima Piagam Penghargaan dari PWI Cabang Yogyakarta sebagai peserta Sayembara Mengarang PWI.
Piagam dalam rangka HUT ke-35 PWI itu ditandatangani oleh Ketua Panitia HUT PWI Soegijono, SH, Sekretaris Nali A. Siregar, dan Ketua PWI Cabang Yogyakarta Jussac MR Wirosoebroto.
“Semoga pada masa-masa yang akan datang dapat memberikan prestasi yang lebih besar lagi untuk kemajuan pembangunan bangsa,” demikian tulis piagam itu.
Dua piagam berikutnya diberikan oleh Gubernur Kepala Daerah Istimewa Yogyakarta yang diwakili Sekretaris Wilayah Daerah Drs Suprastowo tertanggal 13 Februari 1993. Yakni atas partisipasi penulis dalam Pekan Pariwisata DIY tanggal 6 – 13 Februari 1993 sebagai Panitia dan Yuri Lomba Karya Tulis Pariwisata.
Selanjutnya pada tanggal 9 Februati 1994, penulis sebagai Sekretaris Hari Pers Nasional 194 Daerah Istimewa Yogyakarta bersama Ketua Drs Muidin mengeluarkan Piaam kepada para Pendamping dan Atlet Portwanas V Tahun 193 PWI Cabang Yogyakarta.
Setahun kemudian, tepatnya tanggal 25 Februari 1995, penulis menerima Piagam sebagai Moderator Sarasehan Pariwisata 1995 dengan Wartawan Seksi Pariwisata DIY. Piagam diberikan oleh Ketua Pelaksana 1 Panitia Pekan Pariwisata DIY Drs KMT Sosrohadiningrat.
Kemudian mewakili Harian Bernas dan PWI Cabang Yogyakarta, penulis menerima piagam dari Kepala BP-7 DIY Drs Samirin tertanggal 7 Februari 1996. Piagam diberikan sebagai peserta dialog/sarasehan Peningkatan Pembudayan Pancasila dalam rangka memperingati Hari Pers Nasiohal 1996. BP-7 adalah singkatan dari Badan Pembinaan Pendidikan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila.
Pada tanggal 21 April 1996, penulis menerima Piagam Penghargaan PWI Cabang Yogyakarta yang ditandatangani Ketua Drs Oka Kusumayudha dan Seksi Organisasi /Hukum selaku Panitia Pelaksana KLW Masduki Attamami.
Penulis sebagai Pengurus PWI Cabang Yogyakarta waktu itu menjadi moderator dalam Karya Latihan Wartawan (KLW) Tahun 1996 dengan agenda Promosi Keanggotaan PWI dari Anggota Muda ke Anggota Madya di kampus UPN “Veteran”Yogyakarta, tanggal 20-21 April 1996. Penulis sudah menjadi Anggota Biasa PWI sejak tahun 1981.
Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2026. Media pers terus berjuang menyajikan informasi dalam kebenaran, kemanusiaan, dan peradaban. (Y.B. Margantoro, Wartawan bernasnews)











