News  

Perbedaan Jadwal Daftar Antrian KJP Online, Tersedia 2 Link Resmi

Ilustrasi antrian KJP 2026 online, ada perbedaan jadwal daftar antrian. (Freepik.com)

bernasnews – Program Pangan Bersubsidi 2026 kembali dibuka oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Simak perbedaan jadwal daftar antrian KJP 2026 dan link yang bisa diakses.

Salah satu penerima manfaat utama dalam program ini adalah peserta Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus. Melalui kerja sama dengan Perumda Pasar Jaya, pendaftaran antrian pengambilan sembako kini dilakukan secara online dengan sistem yang lebih teratur.

Menariknya, pada 2026 Perumda Pasar Jaya menyediakan dua link resmi pendaftaran antrian KJP yang dibedakan berdasarkan waktu pendaftaran, yakni pagi dan sore hari. Perbedaan jadwal ini sekaligus memengaruhi mekanisme pengambilan sembako oleh penerima manfaat.

Harga Sembako Pasar Jaya 2026

Melalui program Pangan Bersubsidi, masyarakat penerima manfaat KJP Plus dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar. Berikut daftar harga sembako Pasar Jaya 2026:

  • Beras: Rp 30 ribu per pack/5 kg
  • Daging ayam: Rp 8 ribu per 1 ekor
  • Daging sapi: Rp 35 ribu per 1 kg
  • Susu: Rp 30 ribu per 1 karton (24 pcs @200 ml)
  • Ikan kembung: Rp 13 ribu per 1 kg
  • Telur ayam: Rp 10 ribu per 1 tray

Harga tersebut menjadi salah satu daya tarik utama program ini karena sangat membantu memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga.

Dua Link Resmi Antrian KJP Pasar Jaya 2026

Perumda Pasar Jaya membuka dua link pendaftaran antrian KJP Online 2026 yang dibedakan berdasarkan waktu pendaftaran. Pendaftaran pagi dimulai pukul 07.00 WIB, sedangkan pendaftaran sore dibuka mulai pukul 14.00 WIB.

Selain perbedaan waktu, kedua link tersebut juga memiliki perbedaan pada proses pengambilan sembako. Pada pendaftaran pagi, sembako baru bisa diambil pada H+1 setelah registrasi berhasil dilakukan. Sementara itu, pendaftaran sore memungkinkan pengambilan sembako dilakukan pada hari yang sama sesuai jadwal yang tertera.

Khusus pendaftaran sore, peserta diwajibkan mengisi kode OTS (on the spot) yang diperoleh langsung dari gerai lokasi pengambilan sembako. Hal ini menjadi pembeda utama dibandingkan pendaftaran pagi.

Daftar Link Antrian KJP Pasar Jaya 2026

Adapun dua link resmi pendaftaran antrian KJP Pasar Jaya 2026 adalah sebagai berikut:

Masyarakat diimbau untuk selalu memastikan menggunakan link resmi agar terhindar dari kesalahan pendaftaran.

Cara Daftar Antrian KJP Pasar Jaya 2026 Online

Pendaftaran antrian KJP Pasar Jaya 2026 dilakukan secara daring melalui browser di komputer maupun ponsel. Untuk pendaftaran pagi, akses dibuka mulai pukul 07.00 WIB. Sementara pendaftaran sore dimulai pukul 14.00 WIB dengan batas waktu pengambilan sembako hingga pukul 17.00 WIB.

Berikut langkah-langkah pendaftarannya:

  1. Buka laman antrian KJP Pasar Jaya 2026 sesuai waktu pendaftaran yang dipilih, pagi atau sore.

  2. Lakukan registrasi tiket antrian dengan mengisi data berikut:

    • Pilih wilayah pengambilan

    • Pilih toko lokasi pengambilan

    • Cek status sisa kuota pada hari tersebut

    • Masukkan nomor Kartu Keluarga (KK)

    • Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KK

    • Masukkan nomor kartu ATM

    • Isi tanggal lahir penerima manfaat

    • Masukkan angka yang tertera pada CAPTCHA

    • Isi kode OTS (khusus pendaftaran sore)

    • Centang pernyataan bahwa data sudah benar

    • Klik tombol Simpan

  3. Registrasi dinyatakan selesai jika penerima manfaat memperoleh tiket antrian. Tiket tersebut wajib diunduh, ditangkap layar, atau dicetak sebagai syarat pengambilan sembako.

  4. Apabila tiket antrian hilang atau terhapus, penerima manfaat dapat mencetak ulang QR dengan memasukkan nomor KK, NIK, atau nomor ATM, kemudian klik menu “Cari” hingga tiket muncul kembali.

Dengan memahami perbedaan jadwal dan mekanisme pendaftaran ini, peserta KJP Plus diharapkan dapat memilih waktu yang paling sesuai agar tetap memperoleh manfaat program Pangan Bersubsidi 2026 secara optimal. (anp)