bernasnews – Rencana pembukaan ruas Tol Solo-Yogyakarta dan Tol Yogyakarta-Bawen secara fungsional saat arus mudik dan balik Lebaran 2026 menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat.
Kehadiran dua ruas tol tersebut diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas yang selama ini kerap terjadi di jalur nasional, sekaligus mempercepat mobilitas kendaraan menuju Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan wilayah sekitarnya.
Yogyakarta dan Jawa Tengah dikenal sebagai daerah tujuan utama pemudik maupun wisatawan saat musim libur Lebaran. Lonjakan volume kendaraan hampir selalu terjadi setiap tahun. Oleh karena itu, pengoperasian tol fungsional menjadi salah satu solusi strategis untuk menciptakan perjalanan yang lebih lancar dan efisien.
Tol Solo-Yogyakarta Diproyeksikan Pangkas Waktu Tempuh
Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Achmad Purwanto, menjelaskan bahwa pengoperasian Tol Solo–Yogya segmen Prambanan-Purwomartani akan memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi waktu perjalanan menuju Yogyakarta.
“Perjalanan dari Klaten menuju Yogyakarta yang biasanya bisa memakan waktu hingga 45 menit, diproyeksikan dapat dipangkas menjadi sekitar 20 menit,” ujar Rivan dikutip dari Instagram @humasjogja, 5 Februari 2026.
Ruas tol sepanjang 11,48 kilometer tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Dengan waktu tempuh yang jauh lebih singkat, pemudik diharapkan dapat menikmati perjalanan yang lebih nyaman dan tidak terjebak kemacetan panjang.
Peninjauan Kesiapan Tol Fungsional
Kesiapan pengoperasian tol secara terbatas telah ditinjau langsung oleh PT Jasa Marga bersama Korlantas Polri dan Kementerian Perhubungan. Peninjauan dilakukan pada 22-23 Januari 2026 untuk memastikan seluruh aspek keselamatan dan kelancaran lalu lintas telah terpenuhi.
Meski hanya dibuka secara fungsional, pengoperasian ruas Tol Solo-Jogja segmen Prambanan-Purwomartani akan disertai dengan pengaturan lalu lintas yang ketat. Pengawasan intensif juga diterapkan guna menjamin keamanan pengguna jalan selama periode mudik dan balik Lebaran 2026.
Fasilitas Keselamatan Telah Disiapkan
Untuk mendukung operasional tol fungsional, berbagai fasilitas keselamatan telah dipasang. Sejumlah CCTV dan sistem pemantauan lalu lintas disiapkan guna memantau kondisi jalan secara real time. Selain itu, rambu dan marka sementara juga telah dipasang untuk memandu pengendara selama melintas di ruas tol tersebut.
Pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati dan mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku. Kecepatan kendaraan dibatasi maksimal 40–60 kilometer per jam demi menjaga keselamatan bersama.
Tol Jogja-Bawen Perkuat Akses dari Arah Utara
Selain Tol Solo-Jogja, akses menuju Yogyakarta dari arah utara juga diperkuat melalui rencana pengoperasian Tol Jogja-Bawen Seksi 6 Ambarawa-Bawen sepanjang 4,98 kilometer. Ruas ini diproyeksikan mampu mengalihkan arus kendaraan dari Semarang agar tidak terfokus di jalur nasional menuju Yogyakarta.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyampaikan bahwa kesiapan pembukaan tol fungsional didukung oleh progres pembangunan yang hampir rampung. Hingga awal 2026, pembangunan Tol Jogja-Bawen Seksi 6 telah mencapai 90 persen, sementara Tol Solo-Yogyakarta ruas Prambanan-Purwomartani sudah mencapai 95 persen.
Rekayasa Lalu Lintas Selama Lebaran 2026
Di sisi lain, Korlantas Polri juga menyiapkan sejumlah skenario rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan selama periode mudik dan balik Lebaran 2026. Penerapan sistem “one way” dan “contraflow” akan diberlakukan di titik-titik rawan kepadatan guna menjaga kelancaran arus lalu lintas.
Meski ruas tol dibuka secara fungsional, pengguna jalan tetap diminta waspada dengan mengikuti rambu dan marka sementara yang tersedia. Pengendara juga diimbau memastikan saldo uang elektronik mencukupi agar tidak menghambat arus kendaraan di gerbang tol.
Akses Lebih Cepat ke Kota dan Kawasan Wisata
Keberadaan tol fungsional ini tidak hanya mempercepat akses ke pusat Kota Yogyakarta, tetapi juga membuka jalur yang lebih cepat menuju kawasan wisata favorit, seperti Candi Prambanan. Dengan demikian, pemudik dan wisatawan dapat menghindari kemacetan di jalan nasional yang selama ini kerap menjadi titik padat saat musim libur Lebaran.
Dengan pengoperasian Tol Solo-Yogyakarta dan Tol Yogyakarta-Bawen secara fungsional, perjalanan mudik Lebaran 2026 diharapkan terasa lebih lancar, aman, dan efisien bagi masyarakat. (anp)












