News  

Olimpiade Musim Dingin 2026 Apakah Ada Perwakilan Indonesia? Ini Daftar Peserta Asia Tenggara

Ilustrasi Olimpiade Musim Dingin 2026 apakah ada perwakilan Indonesia? (Pixabay.com)

bernasnews – Olimpiade Musim Dingin 2026 yang secara resmi bernama XXV Winter Olympic Games atau Milano Cortina 2026 dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 22 Februari 2026. Apakah ada perwakilan Indonesia dalam Olimpiade Musim Dingin 2026?

Ajang olahraga musim dingin terbesar dunia ini akan digelar di Italia, dengan pusat penyelenggaraan berada di wilayah Lombardy serta kawasan timur laut negara tersebut. Informasi ini sebagaimana dikutip dari TBS News.

Perhelatan empat tahunan ini akan mempertemukan atlet-atlet terbaik dunia dalam berbagai cabang olahraga es dan salju. Olimpiade Musim Dingin 2026 sekaligus menjadi edisi ke-25 sejak pertama kali diselenggarakan, dan kembali menarik perhatian publik global, termasuk dari Indonesia.

Milano Cortina 2026 Digelar di Dua Kota

Italia terpilih sebagai tuan rumah Olimpiade Musim Dingin 2026 setelah memenangkan pemungutan suara Komite Olimpiade Internasional (IOC), mengungguli sejumlah kandidat lain. Edisi kali ini mencatat sejarah karena untuk pertama kalinya Olimpiade Musim Dingin diselenggarakan di dua kota utama, yakni Milan dan Cortina d’Ampezzo.

Milan berperan sebagai pusat metropolitan dan lokasi utama upacara pembukaan, sementara Cortina d’Ampezzo yang berada di kawasan Pegunungan Dolomite menjadi ikon olahraga musim dingin dengan lintasan salju alaminya. Selain itu, beberapa pertandingan juga digelar di wilayah Valtellina dan Val di Fiemme.

Jadwal Lengkap Olimpiade Musim Dingin 2026

Olimpiade Musim Dingin 2026 akan berlangsung selama lebih dari dua pekan. Meski upacara pembukaan baru digelar pada 6 Februari 2026, sejumlah cabang olahraga sudah memulai babak kualifikasi lebih awal.

Berikut rangkaian jadwal Olimpiade Musim Dingin 2026:

  • Babak kualifikasi awal: 4-5 Februari 2026
  • Upacara pembukaan: 6 Februari 2026
  • Kompetisi dan perebutan medali: 7-21 Februari 2026
  • Upacara penutupan: 22 Februari 2026

Partisipasi Global Olimpiade Musim Dingin 2026

Berdasarkan data resmi Komite Olimpiade Internasional (IOC) per 4 Februari 2026, tercatat 93 Komite Olimpiade Nasional (NOC) telah mengonfirmasi keikutsertaan mereka. Lebih dari 2.900 atlet akan bersaing untuk memperebutkan total 195 medali emas yang diperebutkan sepanjang perhelatan Milano Cortina 2026.

Skala partisipasi ini menunjukkan betapa luasnya keterlibatan global dalam Olimpiade Musim Dingin, meskipun ajang ini berlangsung di tengah dinamika geopolitik internasional yang terus berkembang.

Apakah Indonesia Ikut Olimpiade Musim Dingin 2026?

Pertanyaan mengenai keikutsertaan Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026 cukup sering muncul di kalangan masyarakat. Namun, Indonesia dipastikan tidak ambil bagian dalam ajang yang digelar di Milan dan Cortina d’Ampezzo tersebut.

Indonesia memang secara konsisten berpartisipasi di Olimpiade Musim Panas, tetapi hingga kini belum pernah tampil di Olimpiade Musim Dingin sejak ajang tersebut pertama kali diselenggarakan.

Absennya Indonesia dari Olimpiade Musim Dingin 2026 tidak terlepas dari sejumlah kendala mendasar, antara lain minimnya fasilitas dan infrastruktur latihan.

Olahraga musim dingin membutuhkan sarana khusus seperti lintasan es, arena bersalju, serta teknologi pendukung berstandar internasional. Infrastruktur semacam ini masih sangat terbatas di Indonesia, sehingga pembinaan atlet sulit dilakukan secara berkelanjutan.

Sebagai negara beriklim tropis, Indonesia tidak memiliki salju alami. Kondisi ini membuat atlet harus menjalani latihan di luar negeri dengan biaya yang besar dan waktu persiapan yang panjang. Dengan keterbatasan sumber daya, Indonesia memilih memfokuskan pembinaan atlet pada cabang olahraga yang sesuai dengan kondisi alam dan telah terbukti menghasilkan prestasi di tingkat internasional.

Daftar Negara Peserta Olimpiade Musim Dingin 2026

Sebanyak 93 negara peserta Olimpiade Musim Dingin 2026 berasal dari berbagai kawasan dunia. Berikut pengelompokannya:

Zona Eropa: Albania, Andorra, Armenia, Austria, Azerbaijan, Belgia, Bosnia & Herzegovina, Bulgaria, Kroasia, Siprus, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Georgia, Jerman, Yunani, Hungaria, Islandia, Irlandia, Israel, Italia, Kosovo, Latvia, Liechtenstein, Lithuania, Luksemburg, Malta, Moldova, Monako, Montenegro, Belanda, Makedonia Utara, Norwegia, Polandia, Portugal, Rumania, San Marino, Serbia, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, Swiss, Turki, Ukraina, Britania Raya.

Zona Amerika: Argentina, Bolivia, Brasil, Kanada, Chili, Kolombia, Ekuador, Haiti, Jamaika, Meksiko, Peru, Puerto Riko, Trinidad & Tobago, Amerika Serikat, Kepulauan Virgin AS.

Zona Asia: Tiongkok, Hong Kong, India, Iran, Jepang, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Lebanon, Mongolia, Pakistan, Korea Selatan, Taiwan (Chinese Taipei), Uzbekistan.

Zona Oseania: Australia, Selandia Baru, Samoa Amerika.

Zona Afrika: Eritrea, Ghana, Kenya, Madagaskar, Maroko, Nigeria, Afrika Selatan.

Wakil Asia Tenggara di Olimpiade Musim Dingin 2026

Meski dikenal sebagai kawasan tropis, Asia Tenggara tetap menunjukkan eksistensinya di Olimpiade Musim Dingin 2026. Beberapa negara ASEAN tercatat mengirimkan atlet, di antaranya:

  • Thailand yang tampil konsisten di cabang ski alpen dan cross-country
  • Filipina berpartisipasi pada cabang Alpine Skiing
  • Malaysia melanjutkan tradisi keikutsertaan di cabang ski alpen sejak debut 2018
  • Timor-Leste hadir melalui atlet ski alpen naturalisasi
  • Singapura mencatat partisipasi di cabang short track dan figure skating

Hingga menjelang pembukaan Februari 2026, Indonesia belum mengirimkan atlet. Meski Indonesia telah resmi menjadi anggota Federasi Ski Internasional pada pertengahan 2025, keterbatasan waktu kualifikasi membuat debut Indonesia masih harus ditunda, dengan peluang terbuka pada Olimpiade Musim Dingin 2030.

Cara Menonton Olimpiade Musim Dingin 2026

Olimpiade Musim Dingin 2026 akan mempertandingkan berbagai cabang olahraga di atas es dan salju, seperti ski, seluncur es, hoki es, dan snowboarding. Ribuan atlet dari seluruh dunia akan bersaing di puluhan nomor pertandingan.

Untuk penonton di Indonesia, hingga kini belum ada informasi resmi terkait pemegang hak siar. Sejumlah penggemar memilih mengakses layanan streaming luar negeri seperti Peacock, NBC Olympics, BBC, Discovery+, NRK, dan HBO Max, dengan penyesuaian wilayah siaran. (anp)