bernasnews – Ratusan jemaat yang terdiri dari para Romo, Suster, Frater, Bruder, keluarga dan saudara dari enam Frater (Fr) ordo Congregatio Sanctissimi Redemptoris (CSsR) hadir mengikuti misa secara selebran dalam Pengikraran Kaul Kekal, di Gereja St. Alfonsus Maria de Liguori Nandan, Kabupaten Sleman, DIY, Jumat (30/1/2026).
Keenam Frater tersebut adalah Fr. Heribertus K. Taman CSsR, Fr. Yakubus Sahang CSsR, Fr. Antonius B Tolok CSsR, Fr. Frandiskus X Renda CSsR, Fr. Heribertus Lada CSsR dan Fr. Fransiskus Leway CSsR.
Pengikraran Kaun Kekal dari keenam Frater mengambil tema “Allah turut bekerja dalam segala sesuatu” (Roma 8:28), dipimpin oleh Romo Yakubus Umbu Warata CSsR selaku Provinsial Redemptoris Indonesia.
Dalam homilinya Romo Yakubus Umbu Warata, CSsR mengungkapkan, bahwa ada penderitaan dan ketakutan namun Allah hadir dalam peristiwa hidup kita. Dan penderitaan dapat melahirkan kemuliaan. Penderitaan ditempatkan pada cahaya kehidupan, melalui penderitaan dapat melahirkan pemikiran yang kreatif untuk beriman.
“Kristus hadir meskipun diam dan tidur, dan ketakutan muncul karena besarnya masalah dalam hidup, dan Tuhan mendidik supaya para murid- muridNya lebih percaya, maka yakinlah janji yang disampaikan, Tuhan akan mendampinginya,” tutur Romo Yakubus Umbu.
“Bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu mempunyai makna Tuhan tetap menyertai mereka, termasuk para Frater yang hari ini melakukan pengikraran kaul kekal karena Allah senantiasa bekerja di dalam segala sesuatu. Tuhan juga berkenan memilih orang yang rapuh demi menatap masa depan yang lebih baik,” lanjutnya.
Di akhir pesannya, Romo Yakobus Umbu Warata CSsR mengajak para Frater supaya belajar pada Misionaris Senior agar tetap bertahan guna menompang dan membimbingnya. Juga terima kasih kepada keluarga dari para Frater, para dosen yang membimbingnya, para Paroki asal para Frater.
“Dan semua orang yang mendukung, keberadaan para Frater Rademptoris,” ungkapnya.
Keenam Frater saat pengikraran janji kaul kekal di hadapan Romo Provinsial CSsR dan para Romo selebran tersebut juga disaksikan oleh umat yang hadir. Selanjutnya usai misa dilangsungkan sesi foto bersama dan ramah tamah di Wisma Sang Penebus. (zbd)












