News  

BMKG DIY Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Selasa, Hujan Lebat Berpotensi Disertai Petir dan Angin Kencang

Prakiraan cuaca DIY 20 Januari 2026. (BMKG)

bernasnews – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daerah Istimewa Yogyakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem dan meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, serta angin kencang pada Selasa, 20 Januari 2026.

Peringatan tersebut berlaku selama 24 jam, mulai pukul 07.00 WIB, dan mencakup hampir seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, baik kawasan perkotaan, pegunungan, maupun pesisir.

Pagi Berawan, Potensi Hujan Meningkat Siang Hari

Kondisi cuaca pada pagi hari diprakirakan berawan. Meski relatif stabil, dinamika atmosfer sejak pagi menunjukkan peningkatan pembentukan awan konvektif yang berpotensi berkembang menjadi hujan.

Memasuki siang hingga sore hari, potensi cuaca ekstrem meningkat. Hujan lebat berpeluang terjadi di wilayah Sleman bagian utara, Kulon Progo bagian utara, serta Gunungkidul bagian utara. Sementara itu, hujan ringan hingga sedang diprakirakan turun di Kota Yogyakarta dan Bantul bagian utara.

Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan dampak lanjutan berupa genangan air, potensi pohon tumbang, serta gangguan aktivitas masyarakat, khususnya pada jam-jam dengan mobilitas tinggi.

Hujan Berlanjut Malam hingga Dini Hari

Pada malam hari, potensi hujan ringan masih berlanjut di wilayah Kulon Progo bagian selatan, Bantul bagian selatan, dan Gunungkidul bagian selatan.

Memasuki dini hari, hujan ringan kembali berpeluang terjadi di wilayah selatan DIY. Situasi ini membuat masyarakat yang beraktivitas malam hari, termasuk pengguna jalur wisata dan kawasan pesisir, tetap perlu meningkatkan kewaspadaan.

Kondisi Atmosfer dan Angin

Suhu udara di wilayah DIY berada pada kisaran 21 hingga 31 derajat Celsius dengan kelembapan relatif tinggi antara 70 hingga 96 persen. Kombinasi tersebut mendukung proses pembentukan awan hujan intensif.

Arah angin bertiup dari Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan 5 hingga 25 kilometer per jam. Pola angin ini berpotensi memperkuat intensitas hujan serta meningkatkan peluang terjadinya angin kencang di sejumlah wilayah.

Peringatan Wilayah Perairan

Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang laut di Perairan DIY diperkirakan berada pada kisaran 1,25 hingga 2,5 meter atau dalam kategori sedang. Kondisi ini dapat memengaruhi aktivitas nelayan, pelaku wisata bahari, serta transportasi laut.

Wilayah dalam Peringatan Dini

BMKG DIY menetapkan sejumlah wilayah yang masuk dalam kategori peringatan dini cuaca ekstrem, meliputi Sleman bagian utara, Kulon Progo bagian utara, Kota Yogyakarta, Bantul bagian utara, serta Gunungkidul bagian utara.

Di wilayah tersebut, hujan sedang hingga lebat berpotensi disertai kilat, petir, dan angin kencang yang dapat menimbulkan risiko keselamatan dan gangguan aktivitas.

Imbauan Kewaspadaan

BMKG mengimbau masyarakat untuk menghindari aktivitas di ruang terbuka saat terjadi hujan lebat dan petir, mewaspadai pohon besar serta papan reklame, dan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar. Pemerintah daerah dan instansi terkait juga diminta bersiaga terhadap kemungkinan dampak cuaca ekstrem.

Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Seiring meningkatnya intensitas hujan pada puncak musim penghujan, kewaspadaan dinilai penting untuk meminimalkan risiko bencana hidrometeorologi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. (Eln)